Home / Internasional

Rabu, 2 September 2015 - 03:39 WIB

Kementerian Pertanian Rusia Batasi Hak WNA

MediaTani.com – Kementerian Pertanian mengusulkan untuk membatasi hak-hak pihak asing dalam hal kepemilikan tanah di Rusia.

Menurut layanan statistik negara federal Rosreestr, luas lahan pertanian yang dimiliki atau disewakan kepada pihak asing per Juli 2015 adalah sebesar 12 juta hektar. Hal ini tercatat dalam dokumen Kementerian Pertanian.

Pada saat yang sama, ditambahkan bahwa menurut Pengawas Hewan dan Sanitasi Rusia Rosselkhoznadzor, tanah yang diberikan kepada pihak asing, terutama warga Tiongkok dimanfaatkan secara tidak benar.

Baca Juga :   Unik, Korea Kembangkan Semangka Manis Berukuran Seperti Apel

Menurut Rosselkhoznadzor, sering kali tanah subur bercampur dengan limbah plastik serta penerapan pestisida yang tak terdaftar di Rusia atau melanggar aturan penggunaannya.
Untuk mengatasi hal ini, Kementerian Pertanian mengusulkan untuk membatasi hak-hak pihak asing dalam hal kepemilikan tanah di Rusia. Penyewaan tanah hanya bisa dalam periode tertentu, mulai tiga hingga sepuluh tahun saja. Ukuran maksimum luas lahan pertanian di tiap wilayah kabupaten kota yang dapat digunakan warga asing pun akan dibatasi sebanyak lima persen dari total area.

Baca Juga :   Belum Tuntas Kasus Covid-19, Korsel Kembali Laporkan Kasus Flu Burung Capai 44 Kasus

Pemilik tanah juga diwajibkan melakukan pemeriksaan tanah yang disewakan kepada pihak asing tidak kurang dari sekali dalam setahun.(RBTH)

Share :

Baca Juga:

Berita

Menanam di Luar Angkasa, Sebagai Misi dalam Jangka Panjang

Internasional

Petani Karanganyar Dapat Bantuan Mini Combine Harvester

Berita

Komunitas Internasional Serukan Divestasi Industri Peternakan untuk Cegah Perubahan Iklim

Berita

Petani Vietnam Nekat Bertani di Malam Hari, Ada Apa?

Berita

Tahun 2020, Robot Siap Gantikan Pekerjaan Petani
Kelapa Sawit

Berita

Kelapa Sawit Asal Indonesia Dilarang Masuk di Swiss, Ini Alasannya

Berita

Tembus Pasar Jepang, Jengkol Sumbar Menambah Rentetan Komoditas Ekspor Indonesia

Berita

Mendadak Tajir, Nelayan Miskin Asal Thailand Temukan Mutiara Seharga Rp 4,8 Miliar