Home / Nasional

Sabtu, 13 Juni 2015 - 06:20 WIB

Mentan Ingin Harga Bawang Merah Tidak Lebih 17000 Perkilo

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman Di Pasar Terong Makassar beberapa waktu lalu

MediaTani – Menteri Pertanian Amran Sulaiman meminta kepada pedagang bawang merah di Pasar Induk Kramatjati untuk menetapkan harga bawah merah Rp17.000 per kilogram (kg), saat berkunjung di pasar tersebut, sabtu 13/6/2015.

Amran bersama Dirut Badan Urusan Logistik (Bulog) Djarot Kusumayakti meminta hal tersebut saat membuka pasar murah di Pasar Induk Kramatjati. Pantauan pihak Kementerian Pertanian (Kementan), harga bawang merah di pasar tersebut cukup ekstrem.

Baca Juga :   Menteri Pertanian Temui DPR Bahas APBNP dan DAK 2015

“Di dalam harga grosir bawang merah Rp19.500 per kg. Tadi pedagang eceran dari Bogor tawar Rp18.000 per kg. Lalu dari pemerintah minta Rp17.000 per kg,” ungkap Amran saat melakukan operasi pasar bawang merah, di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta.

Amran menekankan Pemerintah selalu hadir bagi masyarakat untuk meringankan harga kebutuhan pokok. Dia juga menekankan bahwa target produksi bawang merah bulan depan sebesar 120.000 ton per bulan.

Baca Juga :   11 Jabatan Eselon Satu Kementerian Pertanian Dilelang

“Bulan ini produksi 140.000 ton per bulan. Bulan depan 120.000 ton per bulan. Sedangkan kebutuhan 90.000 ton per tahun,” katanya.

Setelah menetapkan harga bawang merah di pasar, ia tidak menginginkan adanya pedagang eceran nakal. “Kita juga menjamin kestabilan harga hingga Lebaran,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga:

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menerima kunjungan Menteri Pertanian Brazil Tereza Cristina di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Senin (20/5).

Berita

Resmi, Kran Ekspor Komoditi Pertanian Ke Brazil Terbuka
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (foto: Humas kementan)

Berita

Panen Raya Padi di Kabupaten Parigi Moutong Sulteng, Mentan: Kabupaten Ini Bisa Jadi Lumbung Pangan Sulteng

Nasional

Garam Langka, petani nikmati Manisnya Garam

Berita

Dosen Pertanian Unhas Ajari Santri Jadi Petani Muda
Peserta pelatihan petugas Penilai Usaha Perkebunan (PUP), 21 - 27 April 2019 di LPP Jogjakarta (Foto: Dokumen Kementan)

Berita

Kementan Dorong Pengawalan Kejayaan Usaha Perkebunan Nasional

Nasional

Tengkulak Kesulitan Dapat Garam Dari Petani

Nasional

Petani Nikmati Panen Raya Padi, Moeldoko Bahagia

Berita

Catatan SPI, Pelanggaran HAM Petani Di Indonesia Masih Tinggi