MediaTani -Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus melakukan upaya pengembangan pangan lokal di daerah setempat. Hal ini  karena keberadaan pangan lokal di tengah pertumbuhan ekonomi yang modern dan teknologi yang kian maju menjadi semakin terjepit.

Gambar Ilustrasi

“Harus ada perhatian yang serius dari pemerintah daerah untuk mengembangkannya,” Ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Sultra, Yesna Suarni, di Kendari, Sabtu (16/5/2015).

Lnjut Yesna menegaskan, upaya tersebut perlu dilakukan karena Sultra memiliki banyak pilihan pangan lokal yang bisa menjadi pengganti beras.

“Sultra memiliki potensi pangan lokal seperti umbi-umbian yang menjadi andalan masyarakat Wakatobi, jagung di Muna, sagu di Konawe dan Kolaka. Karena semua daerah memiliki pangan lokal, sehingga kita tidak sulit untuk mewujudkan swasembada pangan,” tambahnya.

Baca Juga  Cara Mengendalikan Hama Lalat Buah Pada Cabe

Pemerintah daerah di Sultra harus mencari cara untuk menghilangkan ketergantungan warga dari beras, salah satunya dengan memberikan bantuan terhadap petani dalam mengembangkan tanaman pangan lokal.

“Pemerintah memberikan bantuan kepada petani berupa bibit jagung, dan umbi-umbian, serta bantuan fasilitas perluasan atau penggarapan lahan,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here