Home / Inspiratif

Minggu, 21 Juni 2015 - 14:41 WIB

Petani Sukabumi Panen Perdana Tanaman Kedelai

Panen Kedelai

MediaTani – Petani di Sukabumi yang tergabung dalam gerakan penerapan pengelolaan tanaman terpadu (GP-PTT) sudah mulai melakukan panen perdana untuk tanaman kedelai semenjak minggu lalu. Salah satu kawasan yang sudah melakukan panen perdana kedelai adalah para petani di Desa/Kecamatan Cibitung, pekan lalu. Bahkan panen perdana tersebut sempat dihadiri Bupati Sukabumi Sukmawijaya.

“ Panen ini merupakan salah satu hasil pengembangan gerakan penerapan pengelolaan tanaman terpadu (GP-PTT) kedelai,” ujar Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan (DPTP) Kabupaten Sukabumi, Sudrajat kepada wartawan, Minggu (21/6).

Pengembangan model GP-PTT kedelai yang direncanakan pada tahun ini seluas 5.486 hektare.Sementara, realisasi tanam jauh lebih banyak yakni sebanyak 6.994 hektare. Diharapkan, hasil panen kedelai juga bisa maksimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :   200 Ha Tanaman Melon Di Kudus Gagal Panen

“Kami berharap hasil panen kedelai ini bisa maksimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Juga untuk menggapai target swasembada kedelai dan mengurangi ketergantungan terhadap impor,” tutur dia.

Data DPTP menyebutkan, penanaman kedelai dengan model GP-PTT tersebar di 20 kecamatan. Di antaranya Kecamatan Surade, Jampang Kulon, Jampang Tengah, Lengkong, Cibitung, Sagaranten, Cidadap, Cidolog, dan Palabuhanratu.

“Mayoritas penanaman kedelai ini lokasinya di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi,” imbuh dia.

Langkah tersebut untuk menggapai target swasembada kedelai dan mengurangi ketergantungan terhadap impor.Ketua Kerukunan Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Surade, Sukabumi Sahlan mengatakan, sebagian petani memang sudah beralih menanam kedelai sejak Maret lalu.

Baca Juga :   Legislator: Kenaikan Harga BBM Mengganggu Bidang Pertanian

Diperkirakan, lahan kedelai di wilayah Surade akan memasuki masa panen pada Juli mendatang. Peralihan jenis tanaman ini, terang Sahlan, karena petani khawatir terkait dampak musim kemarau.

Pasalnya, di saat musim kemarau pasokan air untuk areal persawahan dipastikan akan terhambat. Keadaan ini dikarenakan sebagian besar lahan pertanian di selatan merupakan sawah tadah hujan. Terlebih dari data Pemkab Sukabumi menyebutkan, sebanyak 5.200 hektare areal pertanian padi yang terancam gagal panen akibat kekeringan.[Hus/RO]

Share :

Baca Juga

Inspiratif

Mentan: Stok Bawang Merah Aman, Harusnya Harga Normal

Inspiratif

Inspiratif! Anggota Kodim 0707/Wonosobo Berdayakan Masyarakat Melalui Peternakan Kelinci Pedaging

Inspiratif

HS Dillon; Pertanian Di Ambang Keterpurukan

Inspiratif

Erupsi Gunung Merapi Turunkan Produksi Dan Pendapatan Petani

Inspiratif

Beginilah Cara Wakil Walikota Depok Selamatkan Lahan Pertanian

Inspiratif

Cangkang Telur Disulap Jadi Kompos

Inspiratif

Sulawesi Selatan Masih Kekurangan Tenaga Penyuluh Pertanian
panen ikan cupang

Inspiratif

Budidaya Ikan Cupang, Peluang di Tengah Krisis