Bikin Rumahmu Harum, Coba Cara Mudah Tanam Bunga Sedap Malam

  • Bagikan
Tanaman Bunga Sedap malam
Pucuk tanaman Bunga Sedap malam

Mediatani – Tanaman hias atau bunga sedap malam, memiliki aroma yang khas. Bunga ini juga sering ditemui dalam berbagai momen, baik itu resepsi pernikahan bahkan saat lebaran.

Lantas, kalau mau menanam bunga sedap malam ini mudahkah?

Dalam bahasa latin, bunga sedap malam dikenal dengan nama Polianthes tuberosa. Tapi, di Indonesia ia lebih dikenal dengan bunga sedap malam.

Tanaman hias ini diberi nama bunga sedap malam mugkin karena bunga tersebut mampu menebar keharumannya di malam hari.

Untuk siklus hidup tanaman hias ini termasuk tanaman semusim atau setahun, malahan bisa hidup lebih dari setahun, lho. Tapi, kalau pun kamu mau menanam bunga sedap malam di taman atau pekarangan rumahmu sebenarnya tidak sulit, kok.

Untuk kelembapan, bunga sedap malam membutuhkan kondisi iklim cukup lembap. Suhu udara sekitar 13-270 Celcius, dengan curah hujan sekitar 1.900-2.500 mm per tahun, dan yang terpenting penyinaran matahari cukup penuh.

“Pada umumnya tanaman ini ditanam pada dataran tinggi. Idealnya pada ketinggian sekitar 600-1.500 meter di atas permukaan laut. Pada beberapa daerah, tanaman sedap malam bisa hidup di dataran rendah, yakni pada ketinggian 300 meter di atas permukaan laut,” ujar Hieronymus dalam Menebar Aroma Wangi pada Malam Hari Sedap Malam, melansir dari situs Haibunda.com.

Kamu pun harus rajin menyiram dan merawat bunga sedap malam ini. Jikalau tekun merawat, meski menanam di dataran rendah, Kamu sudah bisa memetik bunga sedap malam lebih awal, yaitu pada waktu 5-6 bulan setelah tanam.

Di Indonesia bunga sedap malam sangat sulit menghasilkan biji. Maka dari itu, cara perbanyaknya menggunakan ‘umbi’-nya. Pastikan rumpun tanaman induk berumur 2 tahun, lalu sehat, dan produktif.

“Bongkar rumpun itu, lalu dikumpulkan pada suatu tempat yang teduh. Bersihkan rumpun induk dari akar-akarnya atau tanah yang melekat. Setelah itu, pisah-pisahkan umbi dari rumpunnya. Disimpan dalam wadah secara merata,” ujar Hieronymus.

Langkah selanjutnya ialah, keringkan umbi dengan cara disimpan di tempat yang kering, atau ditarang di atas tungku dapur selama 2-3 bulan.

Jika umbi-umbi tampak bertunas, itu berarti sudah saatnya ditanam. Bunda bisa menanamnya di halaman rumah, atau justru bisa di tanah yang luas apabila bertujuan bisnis.

Dikutip The Spruce, dalam menanam bunga sedap malam, pilih lokasi penanaman yang miliki tanah dengan drainase yang baik di lokasi yang cerah. Apabila tanahnya buruk, perkaya dengan kompos.

Cangkul tanah sedalam 20-30 cm, lalu biarkan kering dengan angin selama 2-4 minggu. Jika sudah,  tambahkan pupuk kandang, dan 2-4 minggu kemudian dapat ditanami.

Kedalaman tanam bunga sedap malam ini konsisten, baik di tanah maupun di dalam pot.

Seberapa dalam menanam sedap malam akan bervariasi tergantung dari ukuran rumpunnya. Umumnya, bunga sedap malam harus ditanam dua kali lebih dalam dari tingginya, kira-kira 2 inci (5 cm).

Setelah ditanam, pastikan untuk menyiram tanaman hias bunga ini dengan baik.

Supaya mekar dengan optimal, tanaman hias bunga sedap malam ini membutuhkan sinar matahari penuh. Tapi, bunga sedap malam tidak suka dipanggang di tanah yang kering.

Bunga sedap malam bisa dipetik 7-8 bulan setelah tanam, atau jika pada setiap tangkai bunga telah mekar sekitar 2-3 kuntum bunga.

Cara petiknya, potonglah pangkal tangkai bunga dengan pisau atau gunting tajam dan bersih.

Kesegaran bunga sedap malam ini bisa bertahan segar 5-7 hari di dalam vas bunga. Harum bunga ini baru menghilang ketika bunganya sudah layu.

Namun, kamu bisa mengawetkan aroma bunga sedap malam dengan beberapa seperti:

– Potong tangkai bunga paling bawah, dengan posisi miring, guna mendapatkan bidang serap yang lebih luas

– Buatkan larutran gula pasir konsentrasi 6%. Caranya, masukkan 6 gram gula pasir ke dalam 100 cc air.

– Masukkan larutan gula pasir itu ke dalam vas bunga secukupnya.

– Selanjutnya masukkan pula tangkai bunga sedap malam ke dalam vas bunga tersebut. (*)

Salurkan Donasi

  • Bagikan
Exit mobile version