Cara Tanam dan Merawat Anggrek dengan Mudah di Dalam Pot, Cobain Kuy!

  • Bagikan
Tanaman anggrek/IST

Mediatani – Anggrek merupakan tanaman hias yang indah kan guys! Tanaman ini memiliki bunga yang cantik jelita. Pun dengan aneka warnanya yang menawan.

Menanam dan merawat tanaman bunga anggrek dapat menjadi rumit karena memang sangat berbeda dari kebanyakan tanaman hias lainnya.

Namun, dengan sedikit kesabaran, kamu bisa lho melihat bunga-bunga cantik ini bermekaran. Selain menanam langsung di tanah, tanaman anggrek dapat ditanam di dalam pot.

Melansir dari laman Kompas.com, yang juga melansir dari Wiki How, Kamis (27/5/2021), berikut ini adalah cara menanam anggrek di pot serta merawatnya.

Pilih varietas anggrek

Memiliki nama ilmiah Orchidaceae, anggrek juga memiliki banyak varietas lho. Namun, untuk pemula, sebaiknya memilih anggrek cattleya, anggrek moth, atau venus slipper, ya.

Anggrek bisa menjadi tanaman yang rewel dan sulit bertahan hidup. Tetapi, ketiga varietas tersebut relatif mudah kok dalam menanam juga merawatnya.

Pilih pot kecil

Sebaiknya kamu memilih pot plastik atau tanah liat berukuran kecil. Periksa juga apakah ada bilah atau lubang di dalam pot sehingga media tanam akan dikeringkan dengan baik.

Akar harus pas ke dalam pot tanpa perlu ditekuk atau dipelintir dan tidak boleh menyisakan terlalu banyak ruang berlebih.

Perlu diketahui, anggrek mendapatkan sebagian besar strukturnya dari akarnya. Bahkan anggrek tumbuh paling baik di pot berukuran lebih kecil agar sistem akarnya lebih padat.

Pilih media tanam

Ada lebih dari 30 ribu jenis anggrek dan berbagai jenis media tanam. Jenis yang umum, di antaranya adalah kulit pohon cemara, pakis pohon, lumut sphagnum, dan perlit.

Anggrek cattleya lebih menyukai kulit kayu cemara yang kasar, kulit kayu cemara sedang paling baik untuk anggrek moth, dan kulit kayu atau lumut halus cocok untuk anggrek venus slipper.

Isi bagian bawah pot dengan busa

Salah satu aspek terpenting dalam menanam anggrek dalam pot adalah memastikan drainase yang baik.

Gunakan kacang kemasan busa untuk membantu mengalirkan kelebihan air dari akar dan media tanam. Ini juga mencegah busuk akar pada anggrek.

Keluarkan anggrek dari wadah aslinya

Yang kamu lakukan selanjutnya ialah pegang batang anggrek dengan kuat dan goyangkan wadah dengan lembut untuk melonggarkannya.

Saat wadahnya longgar, tarik anggrek dengan hati-hati tanpa merusak akarnya.

Jika sulit, jangan dipaksakan karena dapat membahayakan anggrek. Sebaiknya, gunakan gunting untuk memotong wadah dari tanaman dengan hati-hati.

Pegang anggrek di dalam pot

Pegang anggrek dengan lembut di sekitar batang dan taruh di pot gantung. Pastikan tidak ada akar yang bengkok atau patah agar muat di dalam pot, ya.

Isi pot dengan media tanam

Isi pot secara perlahan dengan media tanam. Hati-hati jangan sampai merusak tanaman dan akarnya. Berhentilah mengisi pot ketika mahkota anggrek berada tepat di bawah media tanam.

Kenakan Cahaya

Biarkan anggrek mendapatkan cahaya selama 12-14 jam per hari. Kenakan pada sinar matahari yang tidak langsung dan cerah. Pilih tempat cerah untuk anggrek seperti ambang jendela yang menghadap ke selatan atau timur.

Siram seminggu sekali

Anggrek merupakan tanaman yang tidak memerlukan banyak air. Kamu juga dapat menyiraminya kira-kira sekali seminggu.

Berikan air secukupnya

Akar anggrek dapat dengan mudah membusuk jika terlalu banyak air karena akar membutuhkan aliran udara yang baik agar dapat berfungsi secara baik.

Cukup pegang pot di bawah air mengalir selama beberapa detik dan biarkan air membasahi media tanam. Pastikan media tanam telah benar-benar kering sebelum kamu menyiraminya kembali.

Letakkan di tempat lembap

Pertahankan tingkat kelembapan 60-80 persen agar anggrek tropis tetap bahagia. Simpan anggrek di tempat yang jauh dari angin dingin dan ventilasi pemanas.

Sebab, tanaman anggrek membutuhkan udara yang hangat dan lembap untuk bertahan hidup. Anggrek cenderung tumbuh dengan baik di kamar mandi yang kelembapannya tinggi atau di dekat perangkat pelembap udara.

Berikan pupuk cair

Berikan pupuk cair pada tanaman anggrek setiap musim panas. Anggrek mekar dengan sangat baik menggunakan pupuk cair yang diberikan setiap dua sampai tiga minggu selama musim tanam.

Usahakan mendapatkan pupuk cair yang dikhususkan untuk anggrek. Jika mendapatkan pupuk umum, gunakan hanya setengah dari jumlah yang disarankan.

Sirami anggrek secara teratur setiap minggu setiap kali Anda tidak menggunakan pupuk cair.

Nah, itu dia cara menanam anggrek di pot. Bagaimana Anda tertarik menanam dan merawat anggrek di pot. (*)

Salurkan Donasi

  • Bagikan
Exit mobile version