Hewan-hewan Ini Kerabat Dinosaurus yang Hidup sampai Sekarang, Ayam Satu Di antaranya ?

  • Bagikan
ilustrasidinosaurus/kompas.com/ist

Mediatani – Meski sang Dinosaurus, hewan yang digambarkan sebagai hewan bertubuh raksasa punah jutaan tahun yang lalu, nyatanya hingga kini masih ada beberapa hewan atau serangga hidup yang memiliki kaitan dengan binatang purba itu. Ya, benar.

Dilansir Selasa (9/2/2021) dari situs berita Kompas.com setidaknya ada sembilan hewan kerabat dinosaurus yang masih hidup sampai sekarang.

Kompas.com yang melansir dari CBC dan Blue Planet Aquarium menyatakan, berikut ialah kesembilan hewan tersebut.

  1. Ayam

Sebagian DNA Tyrannosaurus rex ternyata ada di hewan yang satu ini. Ya, ternak yang sering manusia konsumsi itu. Maka dari itu unggas yang kerap dikonsumsi manusia itu masuk dalam keturunan dinosaurus.

Protein kolagen ditemukan tersembunyi dalam tulang kaki fosil T-rex, menurut dua penelitian yang diterbitkan jurnal Science edisi 13 April 2007 yang dikutip Livescience. Kolagen ialah bahan utama jaringan ikat pada hewan dan ditemukan di tulang rawan, ligamen, tendon, kuku, tulang dan gigi.

Adanya perbandingan struktur kimia protein dengan spesies lain menunjukkan bahwa hubungan evolusi antara T-rex dan ayam, yang memperkuat dugaan bahwa burung berevolusi dari dinosaurus.

  1. Buaya dan aligator masa kini

Bentuk dari hewan alligator ini hampir tak berubah dari nenek moyang mereka di Zaman Kapur (sekitar 145-66 juta tahun yang lalu). Situsweb Blue Planet Aquarium menjelaskan bahwa periode Cretaceous itu dipenuhi buaya raksasa seperti Sarcosuchus, Dryosaurus, Deinosuchus, Shieldroc, dan lain-lain.

  1. Penyu laut

Penyu laut bisa dikatakan sebagai sepupu dari dinosaurus. Hal itu ditengarai karena tujuh spesien penyu yang masih ada sekarang memiliki asal-usul zaman purba. Sekitar 80 juta tahun yang lalu ada penyu Archelon yang berukuran panjang 4 meter dan lebar hampir 5 meter.

Orang dewasa pun bisa masuk ke cangkangnya. Sekarang kerabat terdekat penyu Archelon ialah penyu belimbing.

  1. Hiu

Predator laut ini ternyata telah muncul sekitar 450 juta tahun yang lalu. Dan hiu modern pertama kali ditemukan pada 100 juta tahun lalu.

Hiu terbesar sepanjang masa ialah disebut Megalodon, yang panjangnya bisa mencapai 20 meter dan beratnya dapat mencapai 103 metrik ton. Megalodon hidup setelah era dinosaurus sekitar 23 juta tahun yang lalu, dan punah 2,6 juta tahun lalu.

  1. Kepiting

Kepiting diketahui pertama kali muncul pada periode Jurassic (sekitar 200-146 juta tahun lalu), akan tetapi mereka berkembang biak pada zaman Cretaceous, yang tepat sebelum dinosaurus punah. Salah satu spesies kepiting paling unik adalah Megaxantho Zogue, yang ukurannya lebih besar dari kepiting masa kini.

Meganxantho Zogue juga memiliki capit khusus untuk memecahkan cangkang musuhnya, dan itu ialah langkah evolusi penting bagi kepiting sekarang.

  1. Ular

Fosil ular paling awal yang diketahui tercatat berasal dari reptil ialah antara 167-140 juta tahun yang lalu. Artinya ular sempat hidup berdampingan dengan dinosaurus.

  1. Lebah

Lebah sendiri diyakini muncul pertama kali pada periode Cretaceous yang berkisar waktu yang sama ketika tanaman berbunga pertama kali mekar. Studi lebah kayu pada 2013 yang dikutip Blue Planet Aquarium menuturkan bahwa populasi lebah pula sempat mengalami kepunahan massal.

  1. Lobster

Nenek moyang lobster modern tercatat memiliki enam capit panjang dan empat mata, serta telah eksis di laut lebih dari 500 juta tahun yang lalu, mendahului dinosaurus.

  1. Kecoa

Kecoa sendiri berhasil melewati periode The Great Dying antara periode Permian dan Trias. Serangga ini bahkan salah satu spesies paling dominan selama periode Carboniferous sekitar 360 juta tahun yang lalu, atau 112 juta tahun sebelum dinosaurus.

Dulu ukuran kecoa dua kali lebih besar dari yang sekarang. (*)

  • Bagikan
Exit mobile version