Cangkang Telur, Kulit Pisang & Kacang Jangan Dibuang! Jadikan Pupuk, Begini Caranya

  • Bagikan
ILUSTRASI. Pisang/pixabay/IST

Mediatani – Usai menanam, sebaiknya Anda juga harus memperhatikan kesuburan tanaman, misalnya dengan pemupukan. Memberikan nutrisi dengan pemberian pupuk pada tanaman merupakan salah satu cara agar tanaman tumbuh subur dan sehat.

Dilansir Kamis (18/2/2021) dari situs berita kompas.com yang melansir ddari Better Homes & Gardens, Rabu (10/2/2021), ada beragam jenis limbah dapur atau rumah tangga yang bisa dimanfaatkan jadi pupuk yang berguna untuk tanamana seperti bubuk kopi, teh, kulit pisang, kulit jeruk, kulit kacang, cangkang telur.

Mulai sekarang kamu bisa manfaatkan limbah tersebut untuk jadi pupuk organic tanaman kamu. Simak caranya berikut;

  1. Kopi dan teh

Bubuk kopi ialah tambahan yang bagus untuk kompos, dan Anda bisa membuangnya ke tumpukan kompos tanpa rasa khawatir. Ini pula berlaku untuk daun teh bekas, dan kantong teh yang terbuat dari bahan alami.

Karena pembusukan perlu terjadi untuk melepaskan nutrisi yang dapat digunakan oleh tanaman, lebih baik untuk membuat kompos terlebih dahulu daripada menambahkannya langsung ke tanaman.

Jika tidak, mereka kemungkinan akan mendorong pertumbuhan jamur di pot tanaman. Selain daripada itu, jika ditambahkan di lapisan yang terlalu tebal, mereka dapat menghambat penyerapan air.

Lantas, bagaimana jikalau cairan kopi yang disiram atau disemprot langsung ke tanaman? Cairan ini mengandung nutrisi seperti nitrogen yang dibutuhkan tanaman untuk pertumbuhan yang sehat, tetapi harus digunakan dengan kadar yang sedikit.

Sebelum Anda menuangkan kopinya pastikan encerkan dengan jumlah air yang sama dan pastikan hanya menggunakan kopi hitam atau teh dan jangan ditambahkan gula ke dalamnya.

Tunggu untuk menyiram sampai tanah tanaman Anda kering saat disentuh, dan gunakan sisa kopi yang sudah diencerkan itu hanya sekitar sekali sepekan.

Baik kopi maupun teh yang diseduh sedikit asam dan seiring waktu dapat terlalu banyak mengubah kimia tanah di dalam pot Anda. Jika Anda melihat ada yang menguning di ujung daun, artinya tanaman tidak bisa menerima kopi atau teh ini.

  1. Cangkang telur

Kulit telur ayam atau Cangkang telur ini kaya akan kalsium yang dibutuhkan tanaman untuk mengembangkan struktur seluler yang kuat. Cangkang telur juga mengandung sedikit zat besi, fosfor, dan magnesium, yang penting untuk pertumbuhan yang sehat.

Namun, kulit telur pun membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk membusuk dan melepaskan nutrisi ke tanaman, kecuali jika Anda menggilingnya dengan sangat baik.

Cara yang lebih baik untuk memberikan beberapa nutrisi ini ke tanaman hias ini adalah dengan cara menuangkan air mendidih ke atas cangkang lalu biarkan terendam setidaknya selama 24 jam.

Kemudian gunakan air yang dihasilkan untuk menyirami tanaman hias Anda. Beberapa orang suka menggunakan cangkang yang dihancurkan sebagai mulsa di atas tanah pot untuk membantu menahan kelembabannya.

Jika Anda ingin mencobanya, maka pastikan untuk membersihkan cangkang itu dengan baik ke dalam air hangat terlebih dahulu agar terbebas dari telur mentah atau selaput yang mungkin berbau tidak enak atau mengundang jamur.

  1. Kulit pisang

Kulit pisang merupkan salah satu solusi ajaib dari alam untuk masalah tanaman apa pun, seperti mengusir kutu daun dan menghilangkan debu dari tanaman hias.

Beberapa penelitian ilmiah telah menemukan bahwa kulitnya itu dapat menjadi pupuk alami yang efektif, dan ada banyak resep buatan sendiri untuk menjadikan pupuk untuk tanaman.

Jika Anda memutuskan untuk bereksperimen dengan kulit pisang ini, ketahuilah meski tak membahayakan tanaman hias Anda, hama seperti lalat buah menganggapnya cukup menarik.

  1. Kulit jeruk

Kulit jeruk juga merupakan salah satu jenis sisa dapur yang tak disarankan untuk ditambahkan ke tumpukan kompos. Sebaliknya, Anda dapat menggunakan kulit jeruk ini dan buah jeruk lainnya untuk menjauhkan hewan peliharaan dari tanaman hias Anda karena banyak kucing dan anjing yang menghindari baunya.

Potong kulitnya menjadi beberapa bagian sekitar satu inci persegi dan biarkan di permukaan tanah untuk mencegah anjing dan kucing merusak tanaman Anda.

Kulit segar tampaknya memiliki efek paling besar, jadi silakan tambahkan lebih banyak setiap kali Anda menikmati buah jeruk dan sesekali bersihkanlah potongan-potongan yang kering.

  1. Air rebusan sayur

Ketika Anda memasak sayuran atau telur dalam air, beberapa nutrisi direbus ke dalamnya. Setelah air ini mendingin hingga mencapai suhu ruangan, Anda bisa menggunakannya pada tanaman hias kamu, sehingga mereka bisa mendapatkan manfaat dari nutrisi tersebut.

Ini adalah taktik yang sangat hemat di daerah yang mungkin mengalami kondisi kekeringan. Jika Anda ingin menggunakannya, hindari menggunakan air rebusan yang telah diberikan garam atau dibumbui karena air asin akan membakar tanaman.

  1. Kulit kacang

Kulit kacang ternyata dapat pula digunakan untuk membantu drainase tanah. Setelah membilas kulit kacang untuk menghilangkan garam tambahan, lapisi bagian bawah pot tanaman hias Anda dengan kulit kacang untuk membantu air berlebih mengalir dari akar.

Anda pun bisa menggunakan kulit kacang sebagai lapisan mulsa di atas tanah untuk mencegah pengeringan cepat. (*)

Salurkan Donasi

  • Bagikan
Exit mobile version