Mengenal Mangga Thailand dan Cara Mudah Menanamnya

  • Bagikan
Mangga Thailand Kiojay
Mangga Thailand sering juga disebut mangga kiojay

Mediatani – Pernahkah Sobat Mediatani menanam mangga Thailand? Masih banyak orang yang tidak tahu bagaimana tahapan mudah dalam menanam jenis mangga ini. Jika ditelisik, cara menanam mangga ini terbilang mudah.

Mangga ini juga biasa dikenal dengan sebutan mangga kiojay. Mangga jenis ini bisa ditanam menggunakan pot maupun langsung ke tanah. Jika ingin menanam pohon mangga ini, maka di bawah ini adalah beberapa penjelasan yang tepat untuk disimak dan nantinya bisa dicoba.

Langkah-Langkah Mudah Tanam Mangga Thailand

perkebunan mangga kiojay
perkebunan mangga kiojay di awal tanam

Penanaman mangga dimana-mana mungkin hampir sama saja. Namun karena jenis mangganya berbeda, kemungkinan ada beberapa hal yang juga berbeda dalam proses penanamannya. Hal ini juga kemungkinan terjadi pada jenis mangga Thailand.

1. Memilih Bibit Terbaik

Langkah awal yang sangat penting untuk dilakukan adalah memilih bibit yang punya kualitas terbaik. Umumnya ada dua cara yang bisa dipakai untuk mendapatkan bibit mangga kiojay, yakni dengan cara generatif dan cara vegetatif.

Untuk Sobat Mediatani yang memang ingin mempercepat pembuahan mangganya, maka bibit jenis vegetatif bisa jadi pilihan yang lebih tepat. Biasanya hasil buah mangga vegetatif ini juga lebih bisa berkualitas, apalagi untuk kebutuhan dijual di pasaran.

2. Pilih Area Tanam Terbaik

Setelah memilih bibit terbaik, selanjutnya pikirkan juga dimana akan menanam mangga kiojay ini. Memang menurut penelitian, jenis mangga Thailand ini sudah punya kecocokan yang bagus untuk ditanam di tanah Indonesia. Bahkan, di jenis area mana saja mangga ini bisa tumbuh.

Namun, tentu saja ada area-area kondisi tanah yang menjadikan mangga ini bisa tumbuh dan berbuah lebih optimal. Salah satu pilihan tepat adalah dengan menanamnya di jenis tanah dataran rendah. Pilih juga kondisi area yang punya cuaca agak panas.

3. Persiapkan Lubang Lahan Tanam

Beberapa hal yang dibutuhkan untuk pembuatan lubang lahan ini adalah seperti cangkul, pupuk kompos atau kandang, dan sekam. Mulai gali tanah dan buat lubang dengan ukuran kedalaman sekitar 60 cm x 60 cm x 60 cm.

Setelah itu, sekam dan pupuk harus dicampurkan dengan tanah bekas galian. Untuk pupuknya, Sobat Mediatani bisa gunakan ukuran 2 kg. Tanah yang sudah tercampur sekam dan pupuk ini bisa dibiarkan dulu sekitar 3 hingga 4 hari, begitu pula dengan lubang yang sudah dibuat.

4. Menanam Bibit ke Lubang Tanam

Setelah 3 hingga 4 hari, saatnya memindahkan bibit ke lubang tanam yang sudah dibuat dan didiamkan lebih dulu. Mula-mula lepaskan dulu bibit dari polybag tanpa merusak bagian akarnya.

Letakkan bibit tepat di tengah lubang dan kubur menggunakan tanah yang sudah dicampur sekam dan pupuk. Pastikan posisi terkuburnya tidak miring atau bengkok.

5. Rutin Menyiram

Jika penanaman dilakukan saat musim panas, maka penyiraman pohon mangga ini bisa dilakukan minimal sekali sehari. Jika musim hujan, Sobat Mediatani bisa lebih mudah karena tidak perlu terlalu repot menyiram pohon secara manual.

6. Pemupukan Bertahap

Tahap pemupukan bisa menjadi salah satu tahap yang sangat penting demi tumbuh kembang pohon mangga tersebut. Pemupukan bisa dilakukan menggunakan pupuk organik atau pupuk kandang. Pemberiannya harus rutin setidaknya sebulan sekali.

7. Pemeriksaan Lahan Secara Berkala

Tak hanya pemberian pupuk mangga Thailand yang harus dilakukan secara rutin. Pemeriksaan lahan juga sangat penting diperhatikan agar pohon tak mudah terindikasi gagal tumbuh dikarenakan adanya tanaman pengganggu.
Setidaknya, rutin periksa dan bersihkan lahan sebulan sekali. Tak hanya itu, pohon mangga ini juga harus dipastikan mendapatkan sinar matahari yang cukup setiap hari.

***

Bagaimana? Mudah bukan menanam dan merawat mangga Thailand? Untuk menunggu tumbuh kembang pohon mangga ini hingga berbuah, memang dibutuhkan kesabaran. Langkah mudah dalam menanam di atas, bisa Sobat Mediatani coba di rumah untuk kebutuhan budidaya mangga kiojay.

Salurkan Donasi

  • Bagikan
Exit mobile version