Hadiri Arowana Exhibition, Ketua MPR Bamsoet Kagum dengan Ikan Hias Asli Indonesia

  • Bagikan
Ketua MPR Bambang Soesatyo menghadiri acara Arowana Exhibition Charity and Competition, di Jakarta

Mediatani – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menghadiri kegiatan Iseereds Charity and Champion League: Arowana Competition & Expo 2021 yang diselenggarakan di Pacific Place Mall, Jakarta, sejak 3 Maret kemarin.

Bamsoet (panggilan akrabnya) yang hadir pada hari ketiga kegiatan tersebut menyatakan kekagumannya pada ikan hias arwana jenis Super Red yang dilihatnya secara langsung. Ia kagum dengan adanya ikan asli Indonesia yang bisa dihargai hingga miliaran rupiah tersebut.

Untuk itu, Bamsoet mengajak para pelaku usaha untuk terus kreatif menghadapi pandemi Covid-19. Sebab, menurutnya, selalu ada peluang yang bisa diambil saat terjadi masalah. Seperti yang dialami oleh pelaku usaha budidaya ikan hias, yang justru mencatatkan nilai peningkatan ekspor.

Bamsoet memberikan gambaran, pada 2012, nilai ekspor ikan hias Indonesia tercatat sebesar USD 21 juta. Lalu mengalami peningkatan pesat menjadi USD 33 juta, atau naik sebesar 57,54 persen pada tahun 2019.

Menurutnya, meskipun pada awal masa pandemi nilai ekspor ikan hias sempat mengalami penurunan, namun secara perlahan kembali bangkit dan terus mengalami peningkatan seiring dengan semakin banyaknya negara-negara tujuan ekspor yang mulai melonggarkan kebijakan impor di masa pandemi.

Ketua DPR RI yang ke-20 itu mengatakan, ikan Arwana Super Red adalah salah satu komoditas ekspor ikan hias yang paling menjanjikan dan memberikan kontribusi terbesar pada devisa negara sektor nonmigas.

Baca Juga :   Bibit Ikan Nila Gampang Mati? Ketahui Penyebab dan Solusinya

Meskipun potensi bisnis ekspor ikan hias jenis itu memilki prospek dengan nilai ekonomi tinggi, ikan-ikan endemik Indonesia seperti Arwana harus terus dilestarikan dan dijaga agar jangan sampai punah. Karena itu, ia juga mengajak pelaku usaha untuk melakukan langkah-langkah pembudidayaan yang baik dan benar.

”Saya ucapkan selamat dan turut berbangga atas berlangsungnya acara Iseereds Arowana Competition and Expo yang telah dimulai sejak 4 sampai dengan 7 Maret. Iseereds adalah contoh nyata yang menguatkan argumen bahwa budidaya yang baik dan benar akan memberikan hasil yang optimal. Ini terbukti dari banyaknya kontes yang telah dimenangkan oleh Iseereds,” ujar Bamsoet yang juga penggemar Ikan Arowana Super Red.

Hadir dalam acara tersebut juga turut hadir anggota DPR Robert Kardinal, komunitas Arowana, dan pegiat Iseereds, Edy, Michael, serta Rudiyanto.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia itu juga menerangkan bahwa peminat salah satu jenis ikan hias terbaik di dunia ini sangat banyak dan tersebar ke berbagai negara luar, seperti Singapura, Malaysia, Hongkong, Tiongkok, Jepang dan Filipina. Bahkan, ia menyebut ada arwana yang harga jualnya mencapai Rp 1,5 miliar.

”Satu hal yang membuat saya bangga atas penyelenggaraan event ini adalah adanya charity atau aksi sosial. Di mana Iseereds selaku pihak penyelenggara akan menyumbangkan uang dari hasil kontes dan sponsor ke panti asuhan yang mereka pilih atau instansi penanggulangan Covid-19,” kagum Bamsoet.

Baca Juga :   Puluhan Ekor Ternak Milik Pengungsi Gunung Merapi Dipulangkan

Sementara itu, pendiri Iseereds, Edy menyebutkan kompetisi ini diikuti oleh sebanyak 35 peserta yang terbagi dalam 3 kelas yakni kecil, sedang, dan besar. Menurutnya, semua kontestan yang mengikuti kegiatan ini umumnya bergabung di berbagai komunitas arwana di Tanah Air. Mereka harus melalui seleksi yang cukup ketat untuk dapat terpilih mengikuti kompetisi.

Berbagai ikan yang dikonteskan juga umumnya merupakan pemenang di beragam ajang kompetisi arwana yang pernah ada sebelumnya. Iseereds sendiri yang menjadi penyelenggara tidak menurunkan ikannya agar kompetisi berlangsung fair.

“Kami di sini mengenalkan arwana serta mengedukasi masyarakat. Tidak hanya lomba, kami ingin berbagi lewat kegiatan charity. Jadi para pemenang di event ini akan menyerahkan hasil uang juaranya untuk didonasikan ke panti asuhan yang mereka pilih atau untuk membantu dana penanggulangan Covid ke instansi terkait,” tuturnya.

Selain itu, Edy juga ingin mengikis persepsi bahwa hanya masyarakat lapisan atas yang hobi dengan ikan arwana. Padahal nyatanya, sekarang banyak lapisan bawah dan menengah yang juga mulai beralih ke arwana, karena mengurus ikan ini cukup mudah.

Banner Iklan @a2tani.id
  • Bagikan
Banner Iklan Mediatani
Banner Iklan Mediatani