Jangan Dibasmi! Beberapa Serangga Ini Jadi Musuh Alami Hama Tanaman

  • Bagikan
Ilustrasi Belalang Sembah, salah satu musuh alami hama tanaman

Mediatani – Kebanyakan hama memang terdiri dari kelompok serangga, namun bukan berarti semua jenis serangga adalah hama. Keberadaan hama memang sangat mengganggu, apalagi jika sampai merusak tanaman yang dirawat.

Biasanya pembasmian hama dilakukan dengan menggunakan pestisida yang mengandung bahan kimia berbahaya, namun tahukah Sobat Mediatani bahwa ternyata di kebun sendiripun ada serangga atau musuh alami yang bisa membasmi para hama secara alami?

Dengan memanfaatkan musuh alami hama tanaman tersebut, maka Sobat tidak perlu lagi menggunakan pestisida kimia. Berikut beberapa musuh alami hama tanaman yang bisa kamu jumpai di sekitar kebunmu.

Laba-Laba

Semua jenis laba-laba adalah musuh alami hama tanaman. Jika Sobat melihat ada laba-laba di lahan pertanian, maka jangan dibunuh.

Jenis laba-laba yang biasa ditemui di lahan pertanian yaitu laba-laba serigala, laba-laba berahang empat, laba-laba bermata jalang, dan lainnya.

Laba-laba bisa memakan hama serangga apa saja, mulai dari kutu daun, kupu-kupu, ulat grayak, wereng, dan lainnya.

Belalang Sembah

Belalang sembah merupakan predator dan pemakan daging. Bahkan sebagian besar diketahui sebagai kanibal yang akan memangsa jenisnya sendiri.

Baca Juga :   Petani Kota Batu Berhasil Ekspor Sayuran ke Taiwan untuk Pertama kali

Belalang sembah adalah predator yang rakus yang membuat belalang sembah sangat efektif jika dimanfaatkan sebagai musuh alami.

Jangkrik

Jangkrik termasuk musuh alami yang efektif untuk membasmi berbagai macam hama. Jangkrik dewasa merupakan pemangsa telur, nimfa dan wereng.

Jenis hama yang termasuk favorit jangkrik adalah telur penggerek batang, penggulung daun, ulat grayak, wereng hijau, wereng batang cokelat, dan sebagainya.

Semut

Terdapat sekitar 12.000 spesies semut yang diketahui. Jenis makanannya pun beragam, mulai dari nektar tanaman, biji-bijian hingga daging. Semut pemburu akan memburu mangsa yang menjadi hama pertanian, seperti ulat, kumbang, kutu dan serangga lain.

Semut api termasuk salah satu jenis semut pemburu. Satu koloni dapat terdiri dari ribuan semut. Mereka biasa membuat sarang di bawah tanah kering dan tempat lain.

Kumbang

Tomcat, kumbang tanah, kumbang macan, kumbang botol merupakan beberapa contoh kumbang yang dapat berperan sebagai musuh alami hama tanaman.

Terdapat lebih dari 350.000 jenis kumbang di dunia. Namun, tidak semua merupakan musuh alami. Banyak pula jenis kumbang yang termasuk hama, dari penggerek batang hingga hama di buah.

Baca Juga :   Berbahan Dasar Beras, Ini Makanan Khas Sulsel Dihari Lebaran

Jenis kumbang macan dapat berperan sebagai predator hama dan terdiri dari 2.600 spesies. Karena itu, perlu diperhatikan dengan cermat mana kumbang yang menyerang tanaman dan mana kumbang yang memakan hama.

Capung

Capung termasuk salah satu predator yang sangat rakus. Seekor capung dewasa dapat mengkonsumsi 30 hingga ratusan wereng dan serangga lain setiap harinya. Ada lebih dari 5.000 spesies capung di dunia, dan sebagian besar hidup di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Capung bisa dimanfaatkan untuk mengendalikan berbagai macam hama, terutama hama di persawahan. Larva capung yang hidup di air akan memangsa wereng yang jatuh ke dalam air atau serangga lain yang ukurannya lebih kecil.

Adapun capung dewasa akan memangsa hama lain di atas permukaan air, seperti wereng.

***

Nah, itulah beberapa jenis serangga yang dapat dimanfaatkan sebagai musuh alami hama tanaman. Jika rekans menemukannya di sekitar kebun atau lahan persawahan, jangan dibunuh ya!

  • Bagikan