Teknik dan Cara Menanam Cabe Dalam Pot

862
views
Teknik dan Cara Menanam Cabe Dalam Pot
Teknik dan Cara Menanam Cabe Dalam Pot

Informasi tentang bagaimana cara menanam cabe dalam pot, tentunya sangat pas untuk Anda yang ingin menyiasati mahalnya harga cabe belakangan ini. Budidaya cabe ini tidak terlalu sulit. karena pada dasarnya tanaman ini dapat ditanam di dataran tinggi atau di dataran rendah. Kisaran ketinggian yang tepat untuk menanam tanaman ini adalah sekitar 0 hingga 2.000 meter di atas permukaan laut. Sedangkan suhu terbaik untuk menanam tanaman ini di dalam pot adalah sekitar 24 hingga 27 derajat Celsius.

Teknik menanam tanaman cabe di dalam pot ini tentunya pas untuk Anda yang tinggal di perkotaan, yang cenderung bingung mencari lahan yang tepat guna menanam aneka tanaman. Karena ditanam di dalam pot maka Anda dapat meletakkan tanaman ini di halaman belakang atau halaman depan rumah, yang penting halaman tersebut terkena sinar matahari. Berikut ini adalah ulasan mengenai bagaimana cara menanam tanaman cabe di dalam pot.

Pemilihan benih

Hal pertama yang dapat Anda lakukan sebelum menanam cabe adalah dengan memilih benih. Di pasaran sendiri varietas cabe cukup banyak, ada yang termasuk jenis hibrida dan ada yang termasuk jenis varietas lokal. Pada dasarnya menanam kedua tanaman ini tidak jauh berbeda, hanya saja ketika Anda menanam cabe dari jenis hibrida, maka Anda perlu mengggunakan beberapa obat tertentu. Jenis varietas hibrida ini banyak didatangkan dari negara tetangga seperti Thailand dan Taiwan, sedangkan jenis lokal, biasanya didatangkan dari Kudus, Rembang, hingga Sumatra Utara, tepatnya dari Tanah Karo.

Ketika Anda menggunakan jenis lokal, sebaiknya pilih bibit yang termasuk kualitas unggulan, hal ini penting dilakukan, agar tanaman yang dihasilkan juga termasuk kualitas unggulan. Jenis cabe hibrida dan jenis cabe lokal memiliki keunggulannya masing-masing. Jika Anda menanam cabe hibrida, maka produktifitas tanamannya jauh lebih tinggi, dibanding cabe lokal. Namun menanam cabe lokal, jauh lebih sederhana dibandingkan dengan cabe hibrida, karena jenis cabe lokal lebih cepat menyesuaikan diri dengan alam sekitarnya.

Penyamaian benih

Cara menanam cabe dalam pot, tentunya tidak langsung, tetapi dilakukan dengan cara menyemai terlebih dahulu. Proses penyemaian ini dilakukan untuk menyeleksi bibit yang baik, cacat, atau bahkan berpenyakit. Ketika bibit sudah memasuki siap tanam, maka bibit akan dipindahkan ke dalam pot. Adapun teknik menyemaian yang dapat Anda lakukan adalah :

–                      Siapkan polibag dengan ukuran 8 x 9 cm, kemudian petakan tanah yang ada menggunakan daun pisang.

–                      Petakan tanah tersebut, sebaiknya sudah dicampur dengan kompos.

–                      Ketika mencampur tanam dengan kompos, sebaiknya aduk tanah sehalus mungkin, agar kelak, ketika proses penyemaian dilakukan, bibit dapat menembus tanah dan mencari nutrisi yang ada di dalam tanah dengan baik.

–                       Ketika dipetakan, usahakan ketebalan tanah sekitar 5 hingga 10 cm.

–                      Taburkan benih cabai ke dalam petakan tanah, kemudian tutup dengan campuran abu dan tanah. Terakhir sirami dengan menggunakan air secukupnya.

–                      Berikutnya tutupi petakan tanah yang berisi semaian cabe, menggunakan karung goni basah selama 3 hingga 4 hari.

–                      Setelah 3 atau 4 hari, maka bibit akan mulai muncul, dan keluar dari dalam tanah. Cabut karung goni yang menutupi bibit, dan ganti dengan naungan buatan untuk melindungi bibit dari sengatan matahari langsung dan air hujan.

–                      Setelah memasuki usia 4 minggu, maka bibit cabe akan mulai memiliki beberapa helai. Ini adalah waktu yang tepat, untuk memindahkan bibit ke pot.

Penyiapan media tanam

Langkah berikutnya dalam cara menanam cabe dalam pot adalah mempersipakan media tanam untuk pot tersebut. Untuk menanam cabe sebaiknya Anda memilih pot yang berukuran 30 cm, penggunaan pot dengan ukuran tersebut, tentunya dapat menopang cabe yang rimbun. Selain pot, Anda juga dapat menggunakan beberapa media tanam lain, seperti aneka wadah bekas tidak terpakai, atau wadah lainnya.

Sebagai media tanam, Anda perlu mempersiapkan tanah, kompos, pupuk kandang, sekam padi arang sekam, dan bahan-bahan lainnya. Komposisi yang sebaiknya digunakan untuk campuran tanah dan kompos dalah 2 : 1, dimana 2 buah gundukan tanah dengan 1 gundukan kompos. Sedangkan untuk pupuk kandang, arang sekam dan yang lainnya menggunakan komposisi seimbang yaitu 1:1:1. Tips ketika Anda menggunakan pupuk kandang, sebaiknya pilih pupuk yang telah matang.

Media tanam yang ada, sebaiknya diayak, agar halus, kemudian tambahkan 3 sdm NPK, ke dalam pot. Aduk hingga rata, campuran bahan-bahan tersebut sebelum digunakan. Sebelum menggunakan media tanam, sebaiknya alasi dasar pot menggunakan pecahan genting, sabut kelapa, atau bahkan pecahan Styrofoam, hal ini dilakukan agar air tidak menggenang di pekarangan rumah.

Pemindahan bibit

Apabila bibit sudah siap, sebaiknya pindahkan bibit ke dalam pot yang telah dipersiapkan sebelumnya. Teknik pemindahan bibit ini sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari, karena pada saat tersebut, sinar matahari tidak terlalu terik, sekaligus menghindari stress pada tanaman.

Proses pemindahan bibit ini sebaiknya dilakukan secara hati-hati, agar akar tanaman tidak mengalami kerusakan. Sebelum memasukkan bibit, buat lubang sekitar 5 hingga 7 cm, kemudian masukkan bibit cabe ke dalam tanah.

Pemeliharaan dan perawatan tanaman

Teknik dan Cara Menanam Cabe Dalam Pot
Teknik dan Cara Menanam Cabe Dalam Pot

Untuk proses pemeliharaan dan perawatan tanaman cabe ini tidak terlalu rumit. Anda hanya perlu memberikan pupuk, serta memberikan aneka nutrisi lainnya secara berkala. Proses pemupukan ini biasanya dilakukan minimal 1 bulan sekali, hingga memasuki masa panen.

Untuk masalah perairan, tanaman cabe membutuhkan air yang cukup tinggi. Itu artinya Anda harus rajin menyiram tanaman cabe tersebut. Sebaiknya siram tanaman cabe setiap pagi dan sore hari. Agar tanaman cabe dapat tumbuh dengan kuat, sebaiknya berikan penopang, seperti bamu yang berukuran kecil, atau yang lainnya. Dengan adanya penopang seperti ini, tanaman cabe jadi tidak mudah roboh. Pemasangan penopang ini, sebaiknya dilakukan ketika tanaman cabe tingginya mencapai 20 cm, atau bahkan lebih.

Panen

Usia cabe sendiri cukup bervariasi, mulai dari masa tanam hingga masa panen, hal ini tergantung dari jenis varietas  dan juga lingkungan cabe itu sendiri. Masa panen terbaik untuk cabe ketika cabe belum sepenuhnya merah, atau masih ada seburat hijau. Pada saat seperti ini, cabe sudah memasuki usia yang matang untuk diambil, dan cabe dapat bertahan selama 2 hingga 3 hari. Untuk memanen cabe sebaiknya dilakukan pada saat pagi hari, tepatnya pada saat embun pagi mengering. Hindari memanen cabe pada saat siang atau malam hari, karena tidak baik untuk proses pertumbuhan cabe itu sendiri.

Demikianlah informsi mengenai cara menanam tanaman cabe di dalam pot. Teknik seperti ini tentunya pas untuk Anda yang menyukai tanaman namun memiliki lahan terbatas. Dengan cara menanam cabe dalam pot yang baik, bukan tidak mungin tanaman cabai akan tumbuh subur, dan hasil panen pun melimpah.