Terbesar di Dunia, Ini Sederet Fakta Seputar Industri Perikanan Cina

  • Bagikan
Budidaya perikanan di Cina

Mediatani – Negara Tirai Bambu alias Cina bukan hanya dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki salah satu dari tujuh keajaiban dunia berupa Tembok Besar China. Tapi negeri ini juga memiliki industri perikanan yang sudah sangat berkembang lho. Penasaran nggak sih, sebagus apa bidang budidaya perikanan di Cina?

Bagi Sobat Mediatani yang penasaran, maka membaca artikel ini adalah pilihan yang tepat nih, karena di sini akan disajikan informasi lengkap seputar fakta-fakta industri perikanan di Negara Panda ini yang juga menjalin kerja sama dengan Indonesia sudah sejak lama. Yuk, baca sampai habis.

Berbagai Fakta Seputar Industri Perikanan di Cina

1. Sukses Selama 3 Dekade

Secara global, negara Cina menduduki posisi puncak dalam hal volume dan nilai ekspor-impor perikanan selama hampir 3 dekade terakhir. Berikut beberapa pencapaian terbaik negara Cina di pasar perikanan global dalam tahun-tahun yang berbeda:

  • Berada di peringkat pertama pada tahun 2006 dengan nilai ekspor mencapai US$ 2.875 juta.
  • Cina menjadi penyumbang sepertiga produk ikan di pasar global pada tahun 2012.
  • Produksi sebanyak 61,7 juta ton pada 2013 dengan surplus perdagangan ikan mencapai USD 11,6 miliar.
  • Memiliki armada penangkap ikan paling besar di dunia pada tahun 2014 dengan dukungan sekitar 200.000 kapal ikan, dan 2.400 kapal khusus.
Baca Juga :   Fortuna Mushroom, Budidayakan Jamur Tiram dan Bantu Petani di Pacitan Pasarkan Produk

Permintaan produk perikanan yang tinggi di pasaran terutama dalam negeri ternyata merupakan faktor utama mengapa Cina bisa sesukses ini dalam hal budidaya dan perdagangan ikan.

2. Menjadi Pengolah Ikan Terbesar

Bukan sekedar menjadi produsen, Cina juga merupakan negara pengolah ikan paling besar di dunia. Pada sekitar tahun tahun 1979, negara ini memiliki 52 perusahaan besar khusus pengolah ikan dengan output 0,7 ton per tahun yang kala itu perusahaan ini dijalankan oleh 15.229 orang karyawan.

Lalu pada 2013, jumlah perusahaan pengolah ikan sudah 9.774 buah dengan jumlah produksi per tahun mencapai 19 juta ton, yang dipasarkan secara lokal dan internasional.

3. Jalin Kerja Sama dengan Indonesia

Nusantara yang sudah terkenal di dunia sebagai negara dengan wilayah perairan sangat luas, dan tentunya dengan sumber daya bahari yang sangat melimpah, membuat Cina tertarik untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia sudah sejak lama guna melebarkan sayapnya.

Baca Juga :   Pelabuhan Perikanan Banten Akan dikembangkan

Volume perdagangan dari kedua negara ini pada tahun 2018 saja sudah mencapai USD 72,6 miliar lho. Sedangkan untuk nilai investasi dari Cina di Nusantara sendiri sekitar USD 2,4 miliar.

4. Impor 4 Juta Ton/Tahun

Bukan hanya dengan Indonesia, Cina juga menjalin kerja sama dengan banyak negara lain dalam bidang perikanan dan bahkan secara rutin melakukan impor produk ikan hingga 4 juta ton setiap tahun dari berbagai negara.

Singkatnya, budidaya perikanan di Cina sudah sangat sukses sejak lama. Bahkan menjadi yang terbesar di dunia, dan bukan hanya budidaya tapi juga pengolahan produk ikan. Nggak heran ya kalau negara ini menjadi trend centre berbagai negara lain termasuk Indonesia di bidang perikanan.

Banner Iklan @a2tani.id
  • Bagikan
Banner Iklan Mediatani
Banner Iklan Mediatani