3 Alasan Kenapa Posisi Tidur Kelelawar Terbalik

  • Bagikan
Kelelawar tidur

Mediatani – Kebanyakan orang sepertinya sudah tahu ya, kalau cara tidur kelelawar itu posisinya terbalik, yaitu kepalanya ada di bawah sementara kakinya justru di atas. Tahu nggak sih kenapa bisa posisi tidurnya unik seperti ini? Apa kelelawarnya nggak pusing ya? Hehe.

Kalau dilakukan oleh manusia, pastinya nggak bakal betah ya apalagi sampai berjam-jam. Tapi bagi hewan nokturnal ini, posisi terbalik justru bisa membuatnya tertidur pulas. Buat yang belum tahu dan selama ini penasaran, yuk temukan jawabannya dengan membaca artikel berikut sampai tuntas.

Fakta-Fakta Seputar Cara Tidur Kelelawar

Kelelawar dikenal sebagai hewan malam karena saat siang hari lebih banyak menghabiskan waktu untuk tidur dan ketika sudah gelap akan keluar untuk mencari makan.

Bukan hanya jam tidurnya yang unik, posisi tidur dengan menggantungkan kaki di atas rupanya juga menarik perhatian banyak ilmuwan dan berikut adalah sejumlah fakta menarik tentang hal ini:

1. Posisi Paling Santai

Bagi manusia, posisi kepala di bawah bisa dengan cepat membuat nggak nyaman karena darah akan banyak mengalir ke kepala dan menjadi pusing. Tapi percaya atau nggak, posisi ini justru menjadi yang paling santai lho bagi para kelelawar.

Baca Juga :   Pemerintah Imbau Masyarakat Waspada Virus Nipah yang Ditularkan dari Ternak Babi

Lebih unik lagi, posisi ini sama sekali nggak membuat kelelawar capek. Sebab, cakar kelelawar nggak perlu mengeluarkan energi apapun untuk menggenggam/ mencengkeram suatu objek.

Bagian tendon yang ada di sekitar cakar kelelawar menjaga jari-jari dan cakar supaya tetap mencengkram tanpa perlu energi, makanya si kelelawar sangat rileks meski terlihat berpegangan erat.

2. Mudah Lepas Landas

Menurut hasil studi yang dipublikasikan di PLOS Biology, para ahli biologi menjelaskan bahwa cara terbang kelelawar dimulai dengan menjatuhkan lebih dulu kepala bagian depan, lalu disusul punggung dan perut, baru kemudian tubuh bagian belakang (ekor dan kaki) dengan gerakan mirip seperti menjatuhkan diri.

Nah, berdasarkan gaya lepas landas yang tak biasa ini, posisi terbalik membuat kelelawar lebih mudah untuk memulai penerbangan.

Baca Juga :   Pemkab Bondowoso Uji Coba Pembukaan Pasar Hewan Terpadu untuk Pulihkan Ekonomi

Jadi, kelelawar nggak bisa terbang seperti burung yang dimulai dari tanah dan mengangkat badannya ke atas. Selain karena perbedaan anatomi, hal ini juga disebabkan oleh sayap kelelawar yang nggak bisa menghasilkan daya angkat sekuat sayap burung.

3. Mengamankan Diri dari Predator

Bagi kebanyakan hewan, siang hari adalah waktu untuk berburu makanan dan malam untuk istirahat. Tapi karena pola tidur kelelawar terbalik, bisa saja ada predator yang menyerang ketika kelelawar sedang asik tidur.

Karenanya, bergelantungan di atas terutama di tempat gelap seperti gua akan menghindarkan kelelawar dari predator yang aktif di siang hari yang kebanyakan di area bawah / tanah.

**

Jadi kesimpulan dari cara tidur kelelawar yang selalu terbalik adalah untuk memudahkan penerbangan, mengamankan diri dari predator yang aktif di siang hari, dan karena anatominya yang unik maka posisi ini menjadi yang paling nyaman untuk beristirahat.

Banner Iklan @a2tani.id
  • Bagikan
Banner Iklan Mediatani
Banner Iklan Mediatani