4 Manfaat Kawin Silang Hewan Ternak, Peternak Harus Tahu!

  • Bagikan
Hasil perkawinan silang sapi dan banteng

Mediatani – Tahukah Sobat Mediatani tentang kawin silang pada hewan ternak? Mungkin manfaat kawin silang hewan ternak cukup banyak sehingga sebagian orang memutuskan untuk membudidayakan hewan ternak dengan melakukan metode seperti ini.

Melakukan kawin silang antar hewan ternak sudah pasti ada tujuan tertentu, bukan hanya sekedar coba-coba saja. Di dunia peternakan, praktek tersebut bukanlah hal baru. Mari simak ulasan ini untuk mengetahui apa saja manfaat dari kawin silang pada hewan ternak.

Manfaat Kawin Silang Hewan Ternak

Proses pengembangbiakkan hewan ternak dengan cara melakukan kawin silang tidak boleh sembarangan. Tetap ada prosedur tersendiri demi keberhasilan metode tersebut.

Apabila salah prosedur, kemungkinan keturunan yang dihasilkan gagal. Bila prosedurnya tepat, manfaat berikut dapat tercapai.

1. Meningkatkan Produktivitas

Hewan ternak yang terdiri dari berbagai ras mempunyai karakteristik dan produktivitas berbeda. Sebagai contoh, produktivitas bertelur antara ayam petelur dan ayam kampung tidak sama. Tentunya kemampuan ayam kampung untuk bertelur lebih rendah daripada ayam petelur.

Tak jarang para peternak berusaha mengawinkan silang kedua jenis ayam tersebut supaya daya bertelur ayam kampung meningkat. Praktek seperti ini juga berlaku untuk jenis hewan ternak lainnya seperti sapi, kambing, ikan dan lain-lain.

Dalam melakukan kawin silang antar hewan ternak yang berbeda ras harus tetap berpatokan pada prosedur yang ada, supaya tingkat keberhasilannya juga tinggi. Jika dengan metode seperti ini saja, mampu meningkatkan produktivitas hewan ternak, maka tak ada salahnya untuk mencoba.

2. Menjaga Keunggulan Ternak

Pada dasarnya manfaat kawin silang hewan ternak antara orang yang satu dan lainnya tidak sama. Karena mereka mempunyai tujuan yang berbeda, maka prosedur kawin silang yang mereka terapkan pun berbeda juga. Salah satu tujuan dari kawin silang ialah menjaga keunggulan ternak.

Tidak semua individu hewan ternak menyimpan keunggulan. Individu dengan sifat istimewanya terlihat sangat langka. Demi mempertahankan keunggulan dari individu tersebut, proses kawin silang bisa menjadi solusi yang tepat, supaya keturunannya nanti mewarisi sifat istimewa juga.

Apapun tujuan kawin silangnya, Sobat Mediatani harus tetap berpegang teguh pada aturan. Kawin silang tidak berlaku untuk hewan dari genus yang berbeda. Contohnya, mengawinkan domba dengan sapi, tentu saja hal tersebut tidak akan berhasil.

Namun, kawin silang bisa juga terjadi dalam genus yang sama meskipun spesiesnya berbeda. Misalnya, perkawinan silang antara entok betina dan bebek jantan yang menghasilkan bebek Brati. Keunggulan individu ternak tergantung pada kualitas induknya.

3. Memperbagus Kesuburan dan Kesehatan Ternak

Biasanya, kawin silang juga bermanfaat untuk memperbagus kesehatan hewan ternak. Dalam satu spesies terkadang ada beberapa hewan ternak yang memiliki daya tahan kurang baik terhadap penyakit, begitu juga dengan tingkat kesuburannya.

Demi memperbaiki kesuburan dan kesehatan ternak tersebut, beberapa peternak menganggap prosedur kawin silang adalah keputusan tepat. Pastinya mereka sudah menyortir jenis hewan ternak dengan tingkat kesuburan dan kesehatan yang bagus sebagai calon induk.

4. Mendapatkan Sifat-Sifat Tertentu

Terkadang peternak menginginkan hewan peliharaannya memiliki sifat-sifat tertentu yang hanya terdapat di ras yang lain. Salah satu cara untuk memperoleh sifat yang mereka inginkan pada hewan ternak yakni dengan kawin silang.

Sebagai contoh, sapi Gertrudis yang produktivitasnya tinggi, tahan gigitan serangga, mudah beradaptasi kawin silang dengan sapi Brahman yang tubuhnya besar dan kuat dapat menghasilkan keturunan yang produksi dagingnya tinggi dan mewarisi sifat berkualitas dari kedua induk tersebut.

**

Praktek kawin silang sudah menjadi hal biasa dalam dunia peternakan. Manfaat kawin silang hewan ternak akan tercapai apabila mengikuti prosedur yang benar. Mayoritas peternak menginginkan individu berkualitas saat melakukan kawin silang antar hewan ternak.

  • Bagikan