5 Jenis Bisnis Ternak di Lahan Sempit, Sederhana dan Menguntungkan

  • Bagikan
ilustrasi. Burung peliharaan/IST

Mediatani – Ketika kamu tinggal di perkotaan yang memiliki lahan yang sempit namun tetap punya keinginan beternak, jangan bimbang, ya.

Ada beberapa pilihan koko untuk melakukan usaha ternak menguntungkan di lahan yang sempit.

Usaha peternakan selalu menjanjikan bahkan dari jaman dahulu pun nenek moyang selain menjadi pelaut juga menggantungkan usaha di basis peternakan seperti ternak sapi dan domba.

Namun, tentunya jika kamu ingin beternak sapi dan domba sangat sulit dilakukan di area perkotaan karena keterbatasan lahan.

Berikut beberapa pilihan usaha ternak di lahan sempit, dilansir dari Jitunews.com.

  1. Budidaya Burung

Sudah tidak bisa dipungkiri lagi saat ini budidaya burung tengah menjamur, apalagi burung kicau. Budidaya burung dapat anda gunakan sebagai salah satu usaha ternak menguntungkan di lahan sempit.

Jenis unggas ini umumnya hanya memerlukan kandang dan kamu bisa meletakkan kandang tersebut di teras ataupun di area ruang tamu dengan menggantungkannya di langit–langit rumah.

Sangat mudah dan bisa dilakukan di tempat yang sempit bukan?

Burung yang dapat kamu coba untuk kembang-biakkan di antaranya seperti burung merpati, love bird, beo, murai dan lain sebagainya.

Selain mendatangkan uang, kamu juga bisa menghilangkan stres dengan mendengarkan kicauannya tiap pagi dan sore.

Apalagi, kata orang-orang memelihara burung mampu mengobati stres setelah melalui hari yang padat akibat setumpuk pekerjaan di kantor.

  1. Ternak Ayam Hias
Baca Juga :   13 Langkah Beternak Sapi Skala Rumahan, Mudah Tidak Repot

Selain unggas kecil, kamu juga bisa beternak ayam. Masih dalam spesies unggas selain burung, ayam hias juga merupakan usaha ternak yang menguntungkan.

Namun, kekurangannya ialah tempat yang dibutuhkan sedikit lebih luas jika dibandingkan dengan usaha ternak burung hias.

Ada berbagai jenis ras ayam hias yang dapat kamu pilih untuk diternakkan seperti ayam serama, ayam ketawa, ayam hutan, ayam cemani dan berbagai jenis ayam hias lainnya.

Ayam hias masih menjanjikan karena umumnya rata–rata hobbies membutuhkan supplier untuk kebutuhan hobi hingga kebutuhan bisnis.

Jadi, kamu bisa beternak ayam hias untuk mencapai permintaan konsumen yakni penghobi ayam hias tersebut.

  1. Budidaya Ikan Hias

Sudah tidak diragukan budidaya ikan hias sudah terkenal sejak dulu sebagai sumber keuangan yang cukup mumpuni.

Usaha ini cukup menguntungkan di lahan sempit perkotaan karena kamu tidak membutuhkan ruangan seluas tambak.

Kamu hanya memerlukan beberapa akuarium yang bisa kamu tempatkan dimana saja bahkan di kamar pun bisa kamu gunakan sebagai ruangan untuk beternak ikan hias.

Beberapa ikan yang tengah digandrungi saat ini diantaranya, ikan arwana, ikan koi, Ikan cupang, Ikan Guppy dan berbagai spesies ikan lainnya.

Perawatan ikan hias juga tidak terlalu merepotkan karena kamu hanya perlu konsistensi untuk pembersihan secara berkala.

Jika modal yang kamu miliki belum begitu besar kamu dapat memelihara ikan jenis cupang, ikan ini cukup mudah untuk dipelihara dan membutuhkan biaya yang cukup murah.

Baca Juga :   Ternak Ayam Pedaging atau Ayam Petelur, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Kamu juga tidak perlu bermodal aquarium besar karena kamu dapat memelihara ikan cupang dalam botol kaca bekas dan tentunya kamu harus rajin membersihkannya.

  1. Ternak Jangkrik

Jangkrik merupakan salah satu jenis serangga yang mudah ditemui dimana saja khususnya di daerah yang mempunyai iklim tropis.

Banyak orang menganggap jangkrik merupakan hama yang dapat merusak tanaman, namun ternyata hewan ini memiliki prospek usaha yang menjanjikan.

Peluang usaha jangkrik dapat digunakan untuk memenuhi pasar pemilik burung karena beberapa burung kicau perlu tambahan nutrisi dari jangkrik.

Selain untuk penghobi jangkrik juga dijadikan komoditas olahan makanan seperti jangkrik goreng hingga keripik jangkrik.

Selain itu kamu hanya memerlukan tempat seperti kotak plastik yang berukuran sedang untuk melakukan ternak jangkrik.

Tentunya hal ini tidak akan mengurangi ruang di rumah kamu yang tidak memiliki lahan mumpuni di area perkotaan. 

  1. Budidaya Ulat Hongkong / Mealworm

Semakin menjamurnya penghobi burung kicau, maka kebutuhan akan ulat hongkong juga meningkat. Walaupun usaha ini masih dianggap tabu namun keuntungannya sangat menjanjikan.

Untuk pemula, tentunya kamu membutuhkan ketelatenan dan kesabaran dalam menjalankan usaha ini. Beberapa alat yang perlu kamu siapkan adalah alas kayu (nampan) dan lakban. (*)

Banner Iklan @a2tani.id
  • Bagikan
Banner Iklan Mediatani
Banner Iklan Mediatani