Menanam Kangkung dengan Metode Hidroponik, Cocok di Teras Rumah Sempit

  • Bagikan
Kangkung hidroponik

Mediatani – Menanam tanaman dengan metode hidroponik menjadi tren belakangan ini. Karena cukup mudah, tidak makan terlalu banyak tempat, tapi tetap menguntungkan. Salah satu peluang metode hidroponik yang cukup menjanjikan adalah budidaya hidroponik kangkung.

Seperti yang kita ketahui, masyarakat Indonesia memiliki tingkat konsumsi sayuran yang cukup tinggi tak terkecuali kangkung. Tanaman yang satu ini banyak diolah menjadi berbagai macam makanan yang lezat sehingga membudidayakan kangkung secara hidroponik bisa menjadi bisnis yang cukup menarik.

Cara Menanam Kangkung Hidroponik

Untuk itu, berikut ini akan kami bagikan cara menanam kangkung hidroponik agar menghasilkan kualitas kangkung yang bagus.

1. Mempersiapkan Alat dan Bahan

Langkah paling awal dalam melakukan bisnis hidroponik kangkung tentu saja dengan mempersiapkan alat dan bahan terlebih dahulu. Beberapa alat dan bahan yang akan Sobat Mediatani butuhkan antara lain :

  • Benih kangkung
  • Pupuk (buatan atau alami)
  • Zat Pengatur Tumbuh
  • Saringan (besek plastik)
  • Baskom berukuran sedang.
Baca Juga :   Dampak Cuaca Ekstrem AS Merembes Ke Sektor Pertanian

2. Mengenali Bibit Berkualitas

Agar proses penanaman kangkung hidroponik sukses, sangat penting untuk memperhatikan kualitas bibit yang akan ditanam. Cara mengetahuinya pun sangat mudah. Sobat Mediatani cukup merendam bibit kangkung selama 24 jam, setelah itu perhatikan.

Akan ada dua jenis bibit yakni yang mengapung dan yang tenggelam. Buang bibit kangkung yang mengapung karena bibit tersebut berkualitas rendah. Jika tetap ditanam, maka dikhawatirkan tidak akan tumbuh optimal atau bahkan bisa mengganggu bibit sehat lainnya.

3. Penyemaian Bibit

Setelah bibit berkualitas disortir, selanjutnya tentu bibit-bibit ini harus disemai. Cara penyemaiannya pun sangat mudah, yaitu dengan membungkus bibit kangkung dengan kain lalu guyur dengan air hangat. Selanjutnya letakkan bungkusan bibit tersebut pada baskom yang sudah disediakan.

Pastikan kain yang disediakan selalu lembab dan dapat mempertahankan kelembaban dalam waktu cukup lama untuk terus menstimulasi pertumbuhan kecambah kangkung.

4. Pemberian Pupuk

Pemberian pupuk pada proses pertumbuhan kangkung sangatlah penting untuk terus menstimulasi pertumbuhan dan memastikannya tetap sehat. Jadi untuk kangkung sendiri, Sobat Mediatani dapat menggunakan jenis pupuk AB Mix.

Baca Juga :   Alumni Sastra Arab Sukses Bertani Hidroponik, Belajar dari Youtube hingga Jual Motor

Cara pemberiannya adalah siapkan 1 liter air dan campurkan dengan 5 ml pupuk A dan B dengan volume yang sama. Setelah itu berikan pada tanaman kangkung secara berkala.

5. Cara Merawat

Ketika kangkung sudah berusia 2 minggu, konsentrasi pupuk yang harus diberikan harus meningkat. Jika sebelumnya 5 ml, sekarang harus diberikan sebanyak 9 ml. Selain itu pertumbuhannya harus selalu dipantau, seperti kesehatan daun, batang, dan lain-lain.

Hindari adanya hama yang bisa mengganggu pertumbuhan kangkung. Berikan ruangan yang tepat agar tidak ada serangga merugikan masuk dan berpotensi merusak hidroponik kangkung Sobat Mediatani.

**

Dalam menjalani bisnis kangkung hidroponik memang harus cukup sabar dalam melakukan pemantauan karena tanaman yang satu ini butuh perhatian selalu dari pemiliknya. Penggunaan pupuk yang tepat pun akan berpengaruh terhadap kualitas kangkung nantinya.

Banner Iklan @a2tani.id
  • Bagikan
Banner Iklan Mediatani
Banner Iklan Mediatani