Air Got dan Comberan Jadi Pupuk Tanaman, Emang Bisa?

Kerja bakti membersihkan air dan lumpur got
Kerja bakti membersihkan air dan lumpur got

Mediatani – Mendengar kata got atau air comberan tentu membuat kita menjadi jijik, apalagi melihat atau mengambilnya. Namun ternyata, air got dan comberan bisa dimanfaatkan untuk membantu penyuburan tanaman. Emang bisa ? Mari kita cari tahu lebih lanjut…

Air got memang sangat menjijikan dan kotor. Tapi air kotor ini bisa dimanfaatkan dan disebut dengan “Black Bio Fertilizer (BBF)” yaitu pupuk alami. Banyak orang yang tidak tahu manfaat tersembunyi dibalik air yang menjijikkan itu, tapi ada sebagian kalangan pula yang sudah menerapkan sebagai alternatif pupuk pelengkap cair. Bahkan tak hanya air got yang digunakan sebagai fertilizer atau pupuk alami, tetapi endapan tanahdan lumpur juga bisa dijadikan media tanam alternatif pengganti tanah humus, kompos, dan media tanam mainstream lainnya. Toh, hasilnya juga sangat bagus dimana tanaman yang tumbuh dengan media BBF sehat dan subur.

Pernahkah Anda bertanya “Kok Bisa”? Memangnya ada apa dengan air comberan?

Sebagian besar dari kalian mungkin bertanya-tanya apa sebenarnya yang terkandung dalam air dan lumpur yang dijadikan media alternatif tanaman. Air yang kotor dan menjijikkan di got tersebut merupakan limbah cair rumah tangga seperti bekas mandi dan cuci dapur. Kandungan oksigen terlarut dalam air cukup tinggi walaupun berakibat air menjadi berbau tak sedap. Oksigen yang larut dalam air menjadi karbon dan menjadi senyawa organic karena mikroorganisme yang tumbuh bersama nya.

Kandungan oksigen yang tinggi dalam air ini memang tidak baik bagi ikan yang berada di perairan kotor, tetapi saat diterapkan pada tanaman, air tersebut dapat memberikan kesuburan dan membuat tanaman tumbuh dengan baik.

Baca Juga  Hebat! Mahasiswi Ini Bawa Petani Indonesia Lampaui Jepang

Sisi Negatif Air Comberan

Namun, ada pula sisi negatif penggunaan air comberan sebagai media tempat menanam tanaman. Air got atau  comberan mengandung begitu banyak mikroorganisme yang dapat menjadi sumber penyait bagi manusia. Mikroorganisme yang merugikan tersebut misalnya: Escherichia coli, Salmonella typhi  yang dapat menjadi penyebab demam, Staphylococcus aureus atau Streptococcus pyogenes sebagai penyebab gatal pada kulit. Selain itu, terdapat banyak jentik cacing yang berbahaya jika masuk ke tubuh manusia. Bakteri tersebut berbahaya bila bersentuhan dengan kulit karena nantinya dapat membuat kulit terkontaminasi.

Sisi Positif Air Comberan Bagi Tanaman

Di sisi positifnya, got dan comberan menjadi baik bagi tumbuhan karena merupakan pupuk biologis dengan kandungan oksigen yang tinggi. Dengan sisa-sisa materi organik dalam jumlah besar, seperti nitrogen dan fosfor yang dibawah oleh sisa-sisa protein dan sel-sel mati, hal ini sebenarnya dapat dimanfaatkan oleh manusia sebagai alternatif. Asalkan menjaga tangan tetap steril dan bersih dari kontaminasi air got.

Nitrogen tersedia dalam bentuk senyawa amonium, unsur fosfor dalam bentuk fosfat, dan kalium tersedia dalam bentuk kalium anorganik. Dari struktur mikrobiologi, keterkaitan oksigen tinggi dalam air tidak bisa lepas dari beberapa peran mikroorganisme.

Algae misalnya, memiliki peran yang penting dalam pelarutan senyawa nutrien tadi melalui proses pelepasan oksigen dalam air. Maka dari itu, warna air got kadang terlihat kehijau-hijauan dan sedikit menghambat siklus hidup hewan air. Hal tersebut wajar, memngingat bahwa Algae merupakan organisme autotrof yang berarti dapat mengurai bahan anorganik menjadi senyawa organik dengan bantuan energi berupa cahaya, oksigen, dan air.

Baca Juga  Istimewa, 23 Tumbuhan Ini Bisa Dibuat Jadi Pestisida Organik

Bersamaan dengan alga, ada pula peran protozoa, yaitu organisme yang menjadi parasit bagi inangnya dengan menempel pada alga. Protozoa memiliki sifat heterotrof dan autotrof, yang berarti dapat hidup dari adanya senyawa organik dan apabila ketersediaan bahan organik tersebut habis, maka protozoa bisa memanfaatkan organisme lain atau inangnya. Inang tersebut menjadi makanan demi kelangsungan hidup karena sifat protozoa yang memakan organisme lain. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa protozoa adalah sebagian dari organisme yang membantu membuat enzim dari senyawa organik yang baik bagi akar.

Selain algae dan protozoa, beberapa organisme yang ikut memberi peran adalah :

  • Ganggang Api, memiliki peran dalam menekan nematoda serta berperan sebagai parasit bagi hewan inang;
  • Basillus firmus, Bacillus subtilis, Micrococcus, Aktimomicetes yang mampu melarutkan senyawa fosfat anorganik.
  • Micrococcus Denitrifican, Nitrobacter

Sedangkan, nutrisi yang di dapat oleh tanaman dari air got dan comberan adalah :

  • Nitrogen berupa urea slow reale yang terbentuk dari penguraian urine
  • Kalium dari penguraian desinfektan dan surfaktan
  • Fosfat yang berasal dari penguraian protein, sel mati dan sedimen yang mengendap.
  • Karbohidrat
  • Lignin
  • Asam amino non essensial
  • Ion Fe dari besi yang mengendap
  • Magnesium
  • Vitamin
  • Selulosa
  • Dan lain lain
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Artikel Terbaru