Anggur dapat Tumbuh Subur juga loh di Daerah Panas, Simak Caranya

Ilustrasi: Tanaman anggur di daerah tropis

Mediatani – Banyak Sobat Mediatani yang bertanya, apakah anggur hanya dapat ditanam di daerah dataran rendah atau bersuhu dingin? Jawabanya tidak, anggur juga dapat tumbuh subur di daerah panas. Berdasarkan data dari laman resmi Balitbang pertanian, beberapa dekade silam, perkebunan anggur komersial pernah berjaya di beberapa tempat seperti Jawa Timur, Bali dan NTT.

Namun, tentunya ada berbagai syarat lokasi yang harus diperhatikan agar anggur dapat tumbuh subur di daerah panas. Selain mengecek kadar pH, kamu juga harus memastikan kegemburan tanah dan daya serap airnya.

Mediatani menyarankan untuk bibit yang digunakan adalah hasil dari stek batang. Selain mudah perawatannya, anggur juga Lebih cepat tumbuh dan mudah perawatannya. Berikut cara menanam anggur tanpa biji di pekarangan rumah daerah panas.

Pilih stek batang yang paling bagus

Pemilihan bibit hasil stek

Ciri-ciri bibit hasil stek pohon anggur yang berkualitas yaitu memiliki tiga ruas batang dengan panjang 25 sampai 30 cm serta berusia 5 bulan. Selain itu, pastikan tunasnya kokoh dan tidak ada bercak di bagian kulit batangnya.

Agar cara menanam anggur dari batang ini berhasil, sebaiknya pilih stek batang yang mulai tumbuh, setidaknya 3 sampai 4 helai supaya proses penyemaiannya lebih mudah.

Lakukan pembibitan

Pembibitan anggur
  • Tanam batang anggur yang sudah distek menggunakan polybag atau pot sekitar 5 sampai 7 hari.
  • Pindahkan bibit ke pot yang sudah diisi dengan media tanam, yakni campuran tanah, pupuk kandang, dan pasir dengan perbandingan 1:1:1.
  • Siram bibit tiap pagi dan sore hari secara rutin, usahakan airnya jangan sampai menggenang.
  • Tunggu sekitar 2 bulan sampai tumbuh tunas baru dan kelihatan akarnya.
Baca Juga  Cara Menanam Sukulen yang Mudah Dilakukan Di Rumah

Siapkan lahan untuk media tanam

Penyiapan lahan

Pengolahan lahan media tanam akan sangat mempengaruhi keberhasilan Anda menanam pohon anggur di pekarangan rumah. Oleh karena itu, tahap ini mesti benar-benar diperhatikan karena tak semudah mempraktikkan cara menanam biji anggur di kapas.

Umumnya, anggur dapat tumbuh di tanah berlempung dan berpasir yang memiliki pH sekitar 6.5 sampai 7. Namun, jika tingkat keasaman tanah di tempat tinggal Anda kurang atau lebih dari itu, maka mesti segera diolah.

Caranya, gemburkan tanah menggunakan cangkul lalu beri kapur dolomit untuk menyesuaikan keasaman dan mengurangi hamanya. Diamkan tanah selama 2 minggu kemudian beri pupuk kompos dan pasir. Dengan begini, cara menanam anggur di halaman rumah tak lagi jadi hal mustahil.

Pindah Tanam

  • Sebelum pindah tanam, pastikan Anda sudah membuat gundukan tanah untuk mempermudah proses tanamnya. Baiknya gundukan dibuat dengan tinggi 50 cm dan lebar 150 cm, sedang jarak tanam anggur 100 cm.
  • Buat juga lubang tanamnya dengan kedalaman dan diameter 50 cm.
  • Beri pupuk kandang dan pasir dengan perbandingan 1:1 untuk lahan tanahnya, kemudian masukkan bibit ke lubang dan tutup sampai pangkal batang.
  • Cara memangkas pohon anggur setelah tumbuh nanti bisa dipermudah dengan menyiapkan penyangga rambatannya, bisa pakai bambu atau rotan dengan panjang 1,5 sampai 2 meter.
Baca Juga  Cara Menanam Daun Pandan dalam Pot, Bisa Jadi Alternatif Bisnis

Perawatan

Pangkas daun tanaman

Ada beberapa hal khusus yang pelu diperhatikan dalam perawatan anggur ini. Selain penyiraman rutin pada awal tanam, Anda juga harus rajin memberi pupuk dan melakukan pemangkasan. Untuk pupuk perawatan bisa diberikan paling cepat 4 bulan setelah tanam agar hasil panennya maksimal.

Sebaiknya pemangkasan dilakukan lebih teliti karena jika terlalu cepat justru mengganggu pertumbuhannya. Cara pemangkasan anggur yang benar yakni dilakukan pada musim hujan saat tanaman sedang menyebar daunnya. Tapi boleh juga dilakukan ketika musim panas, namun hanya pangkas di bagian yang perlu dipotong saja, misalnya daun yang layu atau berhama.

Panen Buah

Panen anggur

Untuk daerah panas, anggur bisa berbuah saat berumur 90 atau 100 hari setelah pemangkasan pertama. Berikut ciri-ciri anggur yang sudah siap panen:

  • Semua buah di satu ranting sudah masak merata — warnanya tergantung jenis anggur yang ditanam.
  • Buah dapat dilepas dengan mudah dari rantingnya.
  • Tekstur buah tidak terlalu keras, justru cenderung kenyal dan sedikit lunak.

Baiknya, anggur yang sudah masak dipetik saat masih pagi dan gunakan beberapa wadah agar tidak bertumpuk dan merusak buah. Gunakanlah gunting untuk memangkasnya agar pohon anggur tidak rusak karena ditarik.

Cara menanam anggur merah dengan stek batang ini sangat cocok bagi Anda yang pemula, karena jauh lebih mudah daripada cara menanam anggur dari biji hidroponik. Meski panen anggur hidroponik lebih cepat, sebenarnya sama saja karena cara menanam anggur hidroponik pun membutuhkan waktu.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Artikel Terbaru