Begini Cara Basmi Tikus yang Ramah Lingkungan

  • Bagikan

Mediatani – Tikus adalah hewan pengerat yang sangat meresahkan. Bukan hanya menjadi hama di rumah, tapi juga menjadi hama utama bagi petani di lahan persawahan maupun perkebunan.

Kehadiran tikus dapat memberikan kerugian di dalam rumah maupun di lahan pertanian. Mulai dari merusak barang-barang rumah tangga, membuat rumah menjadi kotor, merusak tanaman di kebun atau sawah, hingga menyebarkan penyakit dan mengundang bakteri dan hama lain seperti kutu.

Saat ini banyak orang membasmi tikus dengan menggunakan racun. Cara ini dinilai cukup sederhana karena cukup dengan memberikan racun pada umpan dan menunggunya untuk disantap oleh tikus, beberapa hari kemudian tikus pun mati.

Namun cara membunuh tikus dengan racun bukanlah cara yang ramah lingkungan, malah dapat menyebabkan masalah potensial sebagai “Pembunuh Kedua”.

Umpan yang telah diberikan racun dan kemudian dimakan oleh tikus memerlukan waktu sekitar satu pekan untuk menunjukkan reaksi dari racun tersebut.

Dalam rentang waktu itu tikus menjadi linglung dan memungkinkan akan dimangsa oleh hewan lain, termasuk hewan peliharaan di rumah maupun hewan yang menguntungkan bagi petani seperti ular atau elang.

Akibatnya, efek racun pada tikus juga akan dirasakan oleh hewan yang memangsanya dan membuatnya sakit bahkan mati. Karenanya, penggunaan racun tikus dinilai tidak ramah lingkungan karena bisa membuat hewan yang tidak dikehendaki mati.

Ada 7 cara yang dapat dilakukan untuk membasmi tikus, dan yang pasti ramah lingkungan.

 

  1. Menutup Jalan Masuknya Tikus

Tikus dapat masuk melalui celah atau lubang, dan menutup jalan masuknya merupakan cara untuk mencegah tikus masuk ke dalam rumah atau lahan. Tentunya upaya untuk mencegah lebih baik daripada mengobati.

 

  1. Memutus Akses ke Makanan dan Air.

Cara ini dapat dilakukan mulai dengan memastikan tidak ada wadah makanan atau air di sekitar pekarangan rumah atau lahan, termasuk menutup wadah makanan di dapur. Hal ini bertujuan untuk membuat rumah atau lahan “tidak menarik” bagi tikus.

 

  1. Mengamankan Kompos/Pupuk

Kompos atau pupuk merupakan tempat yang disukai oleh tikus karena suhunya yang hangat, kering, dan juga menjadi sumber makanan bagi tikus.

Tempat yang aman untuk menyimpan kompos adalah tempat yang dalam dan tertutup, seperti tong sampah yang besar atau drum.

 

  1. Mencegah Tikus dengan Catnip

Catnip atau kucingan adalah salah satu jenis tanaman yang mirip mint. Aromanya yang cukup tajam sangat tidak disukai tikus dan juga beberapa hama yang lain.

Catnip dapat ditanam di sekitar taman, lahan atau kebun, dapat juga ditanam didekat air atau sumber makanan.

 

  1. Menggunakan Minyak Pepermint

Minyak peppermint juga memiliki aroma yang tajam dan tentunya tidak disukai oleh tikus. Minyak peppermint dapat dioleskan pada jalur-jalur yang sering dilalui oleh tikus.

 

  1. Mengusir Tikus dengan Kapur Barus

Walaupun kapur barus bukan terbuat dari bahan yang sepenuhnya alami, namun penggunaanya dapat dikatakan lebih aman dibandingkan umpan beracun yang lain.

Tikus atau hama lain tidak menyukai kapur barus disebabkan aromanya yang cukup kuat.

  1. Menggunakan Pengusir Hama Ultrasonik

Mengusir hama menggunakan ultrasonic adalah metode bebas bahan kimia dan tentunya ramah lingkungan, cara ini menggunakan frekuensi suara yang dapat mengusir hama. Suara ini hanya bisa didengar oleh hama dan tidak dapat didengar oleh manusia.

Salurkan Donasi

  • Bagikan
Exit mobile version