Nilam merupakan tanaman yang berasal dari Filipina dan banyak ditemui di negara Asia lainnya. Peminat tanaman yang memiliki nama latin Pogostemon Cablin ini sangat banyak karena hasil budidayanya sangat menguntungkan.

Prospek bisnis tanaman nilam itulah yang membuat petani di Desa Kamanre, Kecamatan Kamanre, Luwu, Sulawesi Selatan, memanfaatkan lahan kebun mereka untuk membudidayakan tanaman nilam. 

Terbukti, para petani nilam itu mendapat untung besar setelah harga minyak nilam melambung. Sekali panen, petani bisa meraup keuntungan Rp25 juta hingga Rp50 juta. Di tengah wabah virus corona, harga minyak tanaman ini naik 100 persen. 

Seorang pembudidaya tanaman nilam, Syamsi Arif mengatakan sejak membudidayakan nilam di kebunnya, ekonomi keluarganya menjadi tercukupi. Apalagi di masa pandemi COVID-19 ini, dia bersama petani lainnya, sudah lama bertani nilam.

“Hasil pertanian lainnya harganya rata-rata anjlok, misalnya cengkeh, harganya murah, tapi alhamdulillah harga minyak nilam, cukup baik, tentu ini kabar gembira bagi kami,” kata Syamsi Arif, dilansir dari Viva, Kamis 10 September 2020.

Harga minyak nilam saat ini kata Syamsi Arif, berkisar Rp500 ribu hingga Rp600 ribu perkilogramnya. Sekali panen, rata-rata petani nilam dapat menghasilkan 10 hingga 30 kilogram.

Cara Budidaya Tanaman Nilam

Batang pohon nilam pada umumnya berwarna ungu, sedangkan daun yang saling berhadapan berwarna hijau. Bentuk dau nilam adalah bulat lonjong dengan panjang sekitar  10 cm serta lebar sekitar 8 cm. Tangkai daunnya berwarna merah, biasanya panjangnya sekitar 4 cm.

Budidaya tanaman nilam ini bisa dibilang sangat mudah, perawatan tanaman nilam sendiri seperti menanam tanaman tropis lainnya, berikut ini merupakan langkah-langkahnya dikutip dari paktanidigital.

Mempersiapkan bibit

Seperti yang dilakukan pada tanaman lainnya, bibit yang harus dipersiapkan adalah bibit yang unggul. Bibit nilam tersebut berasal dari hasil pohon nilam yang sudah melewati panen dalam jangka waktu 6 sampai 7 bulan. Untuk bibit tanaman nilam biasanya dihargai Rp500 per polybagnya.

Menyiapkan media

Kemudian persiapkan lahan kosong, yang berupa tanah subur dan sudah melalui proses penggemburan, bisa dengan cara ditraktor atau dicangkul. 

Selain media tanah berbagai media lain yang kita butuhkan yaitu seperti pupuk organik, pupuk kandang, sekam, insektisida serta pelindung tanaman berupa bambu juga sangat dibutuhkan dalam masa-masa awal.

Cara penanaman

Ada dua cara penanaman, yang pertama dengan cara steak, batang nilam di potong sekitar ukuran 15 cm kemudian diletakkan atau tancapkan pada polybag yang berisi pasir, tanah, pupuk kandang, seism yang sudah didiamkan selama sehari. 

Baca Juga  Tak Pandang Bulu, Kementan Konsisten Tegakkan Aturan Wajib Tanam Bagi Importir Bawang Putih

Pada proses penanaman di polybag kurang lebih akan memakan wakttu selama 2 bulan, dan kemudian baru dipindahkan pada lahan yang telah di persiapkan.

Cara yang kedua yaitu dengan memotong bibit steak ukuran 12 cm kemudian direndam pada pupuk organik cair perangsang akar dalam waktu 5 menit. Kemudian ikat bibit nilam dan disimpan selama 15 hari. Ketika sudah tumbuh akar kemudian dipindahkan pada polybag.

Dalam menanam tanaman nilam lahan biasanya dibuat sistem bedeng. Jarak dan lebar antar bedeng adalah sekitar 80 cm dengan lebar tiap bedeng sekitar 3 meter. Satu bedeng bisa menampung hingga 3 bibit nilam.

Hal lain yang perlu diperhatikan dalam proses penanaman tanaman nilam yaitu kondisi iklim, tanaman nilam umumnya merupakan tanaman tropis yang membutuhkan sinar matahari cukup dengan suhu sekitar 30 drajat celcius.

Manfaat Tanaman Nilam

Ada banyak manfaat pada daun nilam ini, yaitu sebagai obat yang berfungsi untuk melancarkan pencernaan, mencegah penyakit jantung, obat diare serta dapat mengobati batuk. 

Kegunaan lain dari daun nilam adalah sebagai penghasil pestisida alami untuk membasmi hama, sebagai fungisida dan bakterisida untuk menghilangkan bercak pada tanaman padi.

Manfaat lain dari tanaman nilam adalah sebagai penghasil minyak atsiri. Minyak atsiri merupakan minyak basil oil yang berbau harum yang biasa digunakan sebagai bahan dasar pembuatan shampo dan parfum yang memiliki aroma terapi.

Proses Penyulingan Minyak Nilam

Untuk membuat minyak atsiri nilam, ada beberapa tahapan proses yang harus dilakukan, salah satunya adalah dengan cara disuling, baik dengan cara penyulingan dikukus, direbus maupun dengan penguapan. 

Penyulingan dengan cara direbus yaitu daun nilam yang sudah dikeringkan kemudian direbus katel besar yang terbuat dari besi atau alumunium.

Dengan cara uap yaitu, daun nilam direbus kemudian uapnya ditampung dalam pipa yang kemudian akan menghasilkan air. 

Setelah berubah menjadi air kemudian pada ujung pipa akan keluar air kemudian ditampung dalam wadah. Pada wadah tersebut selanjutnya akan terjadi pemisahan antara air dan minyak nilam murni.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here