Bukan Hanya Indah, Tanaman Hias Ini Juga Beracun!

  • Bagikan

Mediatani – Julukan “Indah tapi Beracun” mungkin cocok untuk beberapa tanaman hias ini yang ternyata mengandung racun pada bagian tanamannya.

Bahayanya, jika racun pada tanaman ini tersentuh oleh kulit atau bahkan masuk ke dalam tubuhmu, maka kamu akan mengalami beberapa gangguan kesehatan akibat efek dari racunnya.

Tanaman Dolar (ZZ Plant)

Tanaman Dollar

Tanaman dolar termasuk salah satu tanaman hias yang sering ditempatkan di dalam ruangan. Namun kamu harus tahu jika seluruh bagian tanaman ini mengandung racun.

Sebuah penelitian mengatakan bahwa seluruh bagian dari tanaman dolar mengandung senyawa oksalat yang jika terkena kulit maka dapat menyebabkan kulit iritasi dan gatal-gatal.

Agar lebih aman, kamu bisa menempatkan tanaman ini jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaanmu. Namun jika tidak sengaja menyentuh daun dari tanaman ini, segeralah mencuci tangan dengan sabun hingga benar-benar bersih.

Ingatlah untuk menggunakan sarung tangan ketika ingin memindahkan  tanaman ini dari satu sudut ke sudut lainnya.

Kuping Gajah (Caladium)

Kuping Gajah (Caladium)

Kuping gajah termasuk dalam keluarga talas dan keladi yang menyimpan racun. Jika daun tanamna ini tertelan, maka dapat memicu terjadinya pembengkakan pada lidah dan mulut. Dalam jangka panjang, efeknya dapat mengakibatkan dinding saluran pernapasan membengkak bahkan menutup jalan masuk dan keluarnya udara.

Baca Juga :   Panduan Budidaya Ayam Kapas bagi Pemula, Ayam Unik Berjari 5 Asal China

Bukan hanya itu, jika daun kuping gajah terkena kulit, maka akan menyebabkan kulit gatal dan seperti ada sensai terbakar.

Bunga Lily

Bunga Lily

Bunga lily termasuk tanaman hias yang digemari karena keindahannya dan terkesan elegan. Namun jangan lengah, sebab tanaman ini bisa berbahaya untuk hewan peliharaanmu.

Jika hewan peliharaanmu menjilat atau memakan daun bunga lily walau sedikit, maka dapat menyebabkan hwan tersebut merasakan sakit perut dan muntah-muntah.

Bukan hanya itu, racun dari bunga lily  juga dapat menyebabkan hewan peliharaanmu mengalami gagal ginjal akut hingga kematian.

Lidah Mertua (Sanseviera)

Tanaman Lidah Mertua

Siapa yang menyangka jika tanaman hias yang cukup populer dan digemari banyak orang ini ternyata beracun, meskipun kadar racunnya tidak terlalu tinggi.

Namun bukan berarti racunnya dapat kamu remehkan, sebab fek samping yang bisa ditimbulkan dari tanaman ini bisa memicu muntah-muntah dan diare.

Sri Rejeki (Dieffenbachia)

Sri Rejeki (Dieffenbachia)

Tanaman hias ini termasuk jenis yang sering dicari oleh pecinta tanaman. Namun, mungkin banyak yang belum menyadari jika getah pada daun dan batang dari tanaman ini mengandung racun.

Menurut Dr Susiani Purbaningsih, DEA, dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (UI),  efek racun getah pada sri rejeki termasuk dalam tingkatan ringan dan hanya menyebabkan gatal-gatal ringan, itupun hanya pada orang tertentu yang memiliki penyakit alergi yang berlebihan saja.

Baca Juga :   Meski Pandemi, Ekspor Pertanian Sumsel Terus Membaik

Agar lebih aman, letakkanlah tanaman ini pada tempat yang jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaanmu.

Foxglove (Digitalis Purpurea)

Foxglove (Digitalis Purpurea)

Foxglove memiliki bentuk yang menyerupai sebuah lonceng. Karena bentuknya yang unik, tak jarang tanaman ini menarik perhatian anak-anak. Namun, jangan tertipu dengan warnanya yang cerah karena foxglove merupakan salah satu jenis tanaman hias yang beracun.

Kandungan glikosida terdapat pada seluruh bagian dari foxglove. Glikosida dapat menyebabkan beberapa reaksi keracunan seperti mual, muntah, diare, sakit perut, halusinasi, sakit kepala hingga delirium (gangguan mental).

Seseorang yang mengalami keracunan akibat tanaman hias ini, umumnya akan memberikan ciri-ciri seperti tremor, kejang-kejang, denyut nadi yang lemah, gangguan irama pada detak jantung yang menyebabkan kematian.

Itulah beberapa tanaman hias yang ternyata mengandung racun pada bagian tanamannya. Walaupun mengandung racun, kamu masih bisa untuk memeliharanya dengan cara yang benar. Ingatlah untuk selalu berhati-hati ketika tanaman ini berada di sekitarmu.

  • Bagikan