Cara Mudah Mengenali Kualitas Tanah Tanpa Menggunakan Alat

Tanah Regosol

Mediatani – Tanah memiliki peranan penting di dalam siklus menanam. Tanah bertindak sebagai sarana penanaman. Unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan tanaman diserap oleh tanah. Karenanya, sudah sepatutnya kita, orang yang berencana menanam mengenali dahulu kualitas tanahnya sendiri.

Selain itu, bukan saja mampu menyerap nutrisi yang dibutuhkan tanaman, namun tanah juga berfungsi sebagai tempat organisme penunjang kesuburan tanah berada. Mulai dari bakteri, jamur, sampai virus hidup di dalam tanah.

Dan perlu diketahui, bahwa tidak semua makhluk hidup tersebut bersifat penganggu, banyak pula yang membantu. Contoh saja cacing, cacing merupakan salah satu organisme yang mampu menggemburkan tanah.

Kemudian, makhluk hidup dengan kemampuan merombak bahan organik pun ada di dalam tanah. Sisa organik yang tidak dibutuhkan karena sudah mati, diurai oleh mahluk hidup perombak dan dikembalikannya ke dalam tanah melalui unsur N, P, K, Ca, Mg, dan sebagainya. Lalu, unsur hara berupa CH4 dan CO2 juga dapat dikembalikan lagi.

Melihat pentingnya tanah bagi tumbuhan, maka perhatian terhadap kualitas tanah sangat dibutuhkan. Banyak sekali cara untuk mengetahuinya. Dari yang sulit sampai yang mudah, bisa dijadikan rekomendasi untuk kita semua agar dapat memahami bagaimana kualitas tanah yang akan kita tanami. Salah satunya dengan melihat warna tanah.

Baca Juga  Usut Tuntas Pengertian Hidroponik dan Cara Penanamannya

Apa Alasan Warna Tanah Bisa Dijadikan Penentu Kualitasnya?

Singkatnya, warna apa yang tercermin pada tanah merepresentasikan kandungannya. Dan apa saja yang terkandung di dalam tanah itu mengartikan bagaimana kinerjanya. Menurut ahli yang bernama Wirjodihardjo dalam Sutedjo dan Kastapoetra pada tahun 2020 menyebutkan bahwa terdapat tiga faktor yang memengaruhi intensitas tanah.

Ketiganya adalah :
1. Jenis mineral dan jumlahnya;
2. Kandungan bahan organik tanah;
3. Kadar air tanah dan tingkat hidritasi.

Apa Saja Warna Tanah dan Kandungan yang Ada di Dalamnya?

1. Hitam atau cokelat tua

Semakin gelap warna tanah, maka semakin tinggi juga kandungan bahan organiknya. Apalagi mengenai pekatnya warna, adanya unsur natrium memengaruhi seberapa pekat warnanya. Ketika digenggam dengan telapak tangan juga, tanah bakal melekat dan memberi kesan berdebu

2. Merah

Warna merah yang dipancarkan tanah mengartikan bahwa adanya unsur besi yang bereaksi dengan oksigen hasil serapan tanah. Apabila warna merahnya lebih gelap lagi, hal ini menandakan bahwa unsur selain besi telah ada di dalamnya.

Baca Juga  Menaman Mudah Di Rumah, Ini Dia Cara Menanam Cabe di Polybag dan Pot

3. Kuning

Unsur besi yang ada di dalam tanah akan memberikan pewarnaan kuning

4. Abu-abu keputihan

Drainase yang kurang baik sering kali disambungkan dengan warna tanah abu-abu. Adanya pasir dalam skala yang besar, diduga pula menjadi alasan bagi tanah berwarna biru

5. Putih

Terdapatnya kapur menjadi penyebab mengapa tanah berwarna putih. Selain itu, telah dialaminya pengikisan dan sedikitnya zat hijau daun berpotensi tanah berwarna putih.

Bagaimana Cara Menentukan Warna Tanah?

Jawabannya adalah dengan melakukan pengukuran menggunakan tiga prinsip warna, yaitu hue, calue, dan chroma.
– Hue – > warna spektrum yang mendominasi, sesuai dengan panjang gelombang
– Value – > perhitungan total cahaya yang disebut juga kekerasan cahaya. Yang mana, akan menunjukkan seberapa gelap atau terangnya warna sesuai dengan pantulan sinar
– Chroma -> kemurnian dari warna spektrum dominan, ini merepresentasikan hitam atau putihnya warna tanah.
Lebih

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Artikel Terbaru