Home / Nasional

Selasa, 11 Agustus 2020 - 22:09 WIB

Dorong Pengembangan UMKM dan Bina Lingkungan, Pupuk Indonesia salurkan Rp34,4 miliar

Ilustrasi: Papan spanduk Pupuk Indonesia

Ilustrasi: Papan spanduk Pupuk Indonesia

Mediatani – PT Pupuk Indonesia (Persero) terus berupaya mendorong UMKM berkembang dan meningkatkan kompetensi usahanya. Bersama anggota holdingnya, PT Pupuk Indonesia mencatat realisasi penyaluran dana pada Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) mencapai Rp 34,47 miliar selama pandemi ini.

Dana tersebut masing-masing Rp22,05 miliar untuk Program Kemitraan UMKM Binaan dan Rp.12,4 miliar untuk Bina Lingkungan.

Dana PKBL ini disalurkan oleh enam anggota holding Pupuk Indonesia, yakni PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kujang, PT Pupuk Kaltim, PT Pupuk Iskandar Muda dan PT Rekayasa Industri.

Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero) Wijaya Laksana, mengatakan porsi dana Kemitraan terbesar disalurkan ke UMKM binaan yang bergerak di sektor perdagangan dan pertanian.

Baca Juga :   Gelar Rakernas, Syahrul Yasin Limpo Beberkan Strategi Majukan Sektor Pertanian

Jumlah realisasi dana yang disalurkan pada sektor perdagangan yaitu sebesar 6,65 miliar atau setara 30% dari total penyaluran, dan sektor pertanian mencapai Rp6,48 miliar atau setara 29%.

Selain itu, sektor sektor peternakan Rp3,14 miliar (14%), sektor perkebunan Rp2,22 miliar (10%), sektor industri Rp1 miliar (5%), sektor perikanan Rp1,1 miliar (5%), sektor jasa Rp985 juta (4%), serta untuk Pembinaan Kemitraan Rp430 juta (2%).

“Kami berkomitmen untuk terus mendorong UMKM berkembang dan meningkatkan kompetensi usahanya, sehingga dapat menjadi pelaku UMKM yang tangguh dan mandiri,” ujar Wijaya.

Sampai dengan Juni 2020, tercatat total mitra binaan Pupuk Indonesia Grup mencapai mencapai 61.031 mitra UMKM, dengan penambahan mitra binaan baru di sepanjang semester I 2020 ini sebanyak 245 mitra UMKM.

Baca Juga :   Hutan Lindung akan Menjadi Area Pembangunan Food Estate

Adapun, penggunaan dana Bina Lingkungan tersebut disalurkan dalam bentuk berbagai macam bantuan kegiatan sosial. Seperti bantuan bagi korban bencana alam sebesar Rp1,71 miliar, bantuan pendidikan/pelatihan sebesar Rp2,73 miliar, peningkatan kesehatan Rp1,47 miliar, sarana/prasarana umum Rp667 juta, sarana ibadah Rp965 juta, pelestarian alam Rp220 juta, serta program pengentasan kemiskinan sebesar Rp4,64 miliar.

“Melalui komitmen perusahaan dalam menjalankan PKBL, kami berharap dapat berkontribusi besar dalam meningkatkan kesejateraan masyarakat, membantu menurunkan tingkat pengangguran, hingga mengentaskan angka kemiskinan di Indonesia, khususnya di masa pandemi seperti saat ini,” kata Wijaya.

Diharapkan kedepannya Pupuk Indonesia Grup dapat berperan sebagai agen pembangunan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat berbagai macam program dan kegiatan.

Share :

Baca Juga

Agribisnis

Petani Bawang Merah Sukses Modal Kecil Laba Berlipat Ganda

Nasional

Pasokan Terbatas, Harga Lada Bangka Belitung Terus Merangsek Naik
Traktor Hasil Modifikasi dari Daihatsu Taft

Nasional

Kreatif, Traktor Dari Daihatsu Taft Ini Jadi Sorotan Netizen
Petani temukan uang di irigasi

Berita

Petani Desa Plumbon Kaget Temukan Irigasi Sawahnya Dibanjiri Uang Jutaan
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama Bupati Blitar Rijanto

Nasional

Didampingi Bupati, Menteri Pertanian SYL Tanam Jagung di Blitar

Berita

Dirjen Hortikultura Rangkul Wageningen University Research Rancang Proyek Sayuran

Nasional

Mentan SYL : Kostraling Jadi Andalan Pertanian, Harus Bisa Naik Kelas

Nasional

Sektor Pertanian RI Peroleh Apresiasi dari Filipina