Impian Sejak Dulu, Pedangdut Jenita Janet Sukses Jadi Peternak

  • Bagikan
Peternakan milik Jenita Janed merupakan kado ulang tahun dari suaminya Danu Sofwan.

Mediatani – Sektor pertanian dan peternakan telah terbukti mampu bertahan di masa pandemi Covid 19. Hal itu juga membuat sektor ini berhasil menarik berbagai kalangan untuk menekuni bidang tersebut.

Salah satunya adalah penyanyi dangdut Jenita Janet. Ternyata, dunia peternakan yang diimpikan sejak dulu telah membuatnya betah dan meraup keuntungan.

Hal tersebut terungkap dalam Talkshow Tani Inspiratif Kekinian yang bertema “Pertanian itu Keren’. Jenita Janet mengungkapkan bahwa peternakan sapi miliknya yang diberi nama “ternaq indonesia” itu merupakan kado ulang tahun dari suaminya Danu Sofwan.

Menurut Jenita Janet, ada banyak yang bisa dimanfaatkan dalam beternak, mulai dari daging yang bisa dikonsumsi, kulit dan bahkan kotoran yang bisa diolah menjadi pupuk dan biogas.

Hal menarik lainnya, tambah Janet, karakter dan tingkah laku masing-masing sapi yang berbeda itu juga bisa membuatnya betah berlama-lama di peternakannya. Selain sapi, hewan ternak lain yang terdapat di peternakannya yaitu kambing.

Adapun jenis sapi yang diternakkan yaitu sapi limosin, sapi bali, sapi brahman dan sapi ongole. Sapi yang paling disukainya adalah sapi ongole, sebab sapi ongole termasuk sapi yang pekerja keras, sabar, tahan lapar dan bisa menghasilkan daging dan susu.

Baca Juga :   Pemkab Bantaeng Serahkan 400 Bibit Ternak Ayam Kampung Unggulan pada Kelompok Peternak

Menjadi CEO ternaq Indonesia ternyata tidak mengganggu kesibukannya sebagai seorang artis. Namun, ia mengaku butuh manajemen waktu yang baik, selalu berkoordinasi dengan tim dan menjaga komitmen.

“Shooting berjalan dengan baik, begitupun juga beternak atau bertani. Di peternakan agar tidak terlalu bau dengan kotoran sapi, saya menanam tanaman pandan dan pemberian emulator dilakukan agar kandang tidak bau,” jelas pelantun lagu Di Reject ini, dikutip dari laman monitor.co.id, Minggu 3 Oktober 2021.

Dalam Talkshow tersebut, Jenita Janet mengatakan bahwa hal lain yang membuatnya tertarik untuk beternak adalah permintaan akan hewan ternak yang selalu ada setiap saat, tidak hanya pas hari raya saja.

Karena itu, saat ini ia mengembangkan e-commerce untuk memasarkan hewan ternaknya itu melalui media sosial utamanya instagram. Hal itu dilakukan untuk memudahkan customer dalam memilih dan mendapatkan hewan ternak terbaik tanpa harus datang ke kandangnya.

Baca Juga :   Ini Alasan Mengapa Indonesia Terlalu Bergantung dari Impor Daging Sapi Australia

Dengan cara tersebut, calon pembeli cukup memilih hewan ternak yang diinginkannya melalui gawai. Ia juga menyediakan garansi kesehatan karena telah bekerja sama dengan dokter hewan.

Saat ini hasil pertanian dan peternakan memang sangat dibutuhkan di masa pandemi. Sehingga, tak sedikit orang yang memilih untuk menjalankan usaha di bidang peternakan, pertanian maupun perikanan. Kalangan milenial pun juga sudah banyak yang mengembangkan sektor tersebut.

Para milenial yang berniat untuk mulai menggeluti sektor peternakan bisa mencontoh peternakan Ternaq Indonesia ini. Dimana peternakan ini yang awalnya hanya memiliki 3 ekor sapi bisa berhasil berkembang hingga menjadi puluhan ekor.

Ternaq Indonesia ini juga telah memiliki hewan ternak yang berkualitas tinggi, berkat pemeliharaannya yang menggunakan teknologi terkini sehingga membuat kualitas dari kesehatan fisik hewan lebih terjaga.

Pada peternakan tersebut perawatan kandang dilakukan secara berkala, sehingga lebih higienis dan membuat hewan semakin sehat dengan tingkat kebersihan yang bagus. Hal itu membuat Ternaq Indonesia menjadi salah satu pusat hewan ternak berkualitas di Indonesia.

Banner Iklan @a2tani.id
  • Bagikan
Banner Iklan Mediatani
Banner Iklan Mediatani