Banner Iklan @a2tani.id

Intip Proses Simbiosis Mutualisme Antara Lebah dan Bunga Matahari

  • Bagikan

Mediatani РDalam menjalani kehidupan ini, setiap makhluk hidup memiliki cara masing-masing untuk bertahan hidup. Tidak hanya manusia, hewan dan tumbuhan pun sering kali bekerja sama untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Saat belajar mengenai Ilmu Pengetahuan Alam, Kita mungkin pernah mendengar tentang Simbiosis.

Yap, simbiosis ini adalah bentuk interaksi antar satu makhluk hidup dengan makhluk hidup yang lainnya. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa makhluk hidup di dunia ini saling memiliki ketergantungan satu sama lain. Manusia terhadap tanaman atau sebaliknya. Hewan terhadap tumbuhan atau sebaliknya. Setiap makhluk hidup membutuhkan pertolongan makhluk hidup yang lainnya.

Banner Iklan @a2tani.id

Dalam interaksinya, diketahui ada beberapa simbiosis diantara lain simbiosis mutualisme, simbiosis komensalisme, simbiosis parasitisme dan beberapa lagi yang lainnya. Namun kali ini, Kita akan mengulas terkait simbiosis mutualisme yaitu hubungan antara dua makhluk hidup yang saling menguntungkan yakni antara kumbang lebah (Bombus vertalis) dengan tanaman bunga matahari.

Dilansir dari kumparan.com, Dalam interaksi ini, kedua makhluk hidup ini saling menguntungkan satu sama lain. Lebah tidak hanya menjadi pihak yang diuntungkan dengan nektar yang diperoleh dari bunga matahari, tetapi juga bunga matahari memperoleh manfaat karena lebah bisa membantu proses penyerbukan dari si bunga matahari tadi.

Baca Juga :   Catatan SPI, Pelanggaran HAM Petani Di Indonesia Masih Tinggi

Di dalam kelopak bunga matahari yang penyerbukannya dibantu oleh serangga (contohnya seperti oleh lebah dan kupu-kupu), terdapat nektar atau sari bunga di bagian bunganya. Nektar ini rasanya sangat manis dan kaya akan gula. Diketahui bahwa nektar ini merupakan campuran dari berbagai zat gula diantaranya adalah glukosa, sukrosa dan fruktosa. Nektar ini kemudian berfungsi untuk menarik serangga yang nantinya akan hinggap ke bunga.

Nah, kemudian serangga tersebut lalu meminum nektar yang ada di bunga tersebut sehingga membuat serbuk sari dari bunga tersebut melekat di tubuh serangga. Kemudian, serbuk sari ini akan di bawa oleh serangga tadi menuju ke bunga lainnya dan jatuh ke putik bunga tersebut. Dengan demikian, serangga seperti lebah tersebut telah membantu penyerbukan pada bunga itu. Tanaman bisa melakukan penyerbukan dengan menjadi lebih jauh jaraknya, karena dibantu oleh serangga ini.

Hal inilah yang menjadikan bahwa memang ada hubungan antar hewan dan tumbuhan yang saling menguntungkan, dimana lebah ini memperoleh makanan yang bersumber dari nektar bunga matahari tersebut. Sementara itu bunga matahari tersebut juga terbantu penyerbukannya karena aktivitas yang dilakukan oleh lebah tadi. Pada tanaman yang penyerbukaannya dibantu oleh angin, bunganya akan lebih sederhana dan tidak mempunyai nektar.

Baca Juga :   Edible Garden City Sulap Atap Funan Mal Menjadi Kebun Sayuran dan Buah

Sebaliknya jika bunga tersebut mempunyai struktur yang terbuka dan memiliki serbuk sari dengan jumlah yang cukup banyak sehingga angin mampu menyebarkannya dengan cukup mudah. Sekadar informasi tambahan bahwa lebah ini memiliki penglihatan ultraviolet yang cukup unik untuk dapat melihat bagaimana pola bunga yang tidak mampu dilihat oleh mata manusia.

Lebah ini ternyata memiliki rambut kasar yang berfungsi untuk mengumpulkan keranjang besar serbuk sari. Selain itu, Lebah juga memiliki lidah yang panjang dengan fungsi khusus untuk menghisap nektar dari bunga yang dihinggapinya. Maka dari itu terjadilah simbiosis mutualisme yang menyebabkan keduanya bisa sama-sama memperoleh keuntungan dalam interaksi ini.

Tentunya masih ada beberapa simbiosis mutualisme yang bisa dijadikan contoh. Bukan hanya antara hewan dan tumbuhan saja salah satu contohnya adalah simbiosis mutualisme antar hewan dengan hewan seperti kerbau dengan burung jalak.

Banner Iklan Mediatani
  • Bagikan
Banner Iklan Mediatani
Banner Iklan Mediatani