Jangan Gunakan Pupuk Secara Berlebihan pada Tanaman Kesukaanmu, Ini Dampaknya!

  • Bagikan
ILUSTRASI. Limbah ternak dijadikan Pupuk /IST

Mediatani – Ketika kamu sebagai pemilik kebun, tentunya kamu ingin dong tanamanmu tumbuh dengan subur, kan. Di satu sisi, kita juga tentu tahu bahwa memberikan pupuk pada tanaman bisa membantunya tumbuh subur dan sehat.

Eits, tapi sayangnya beberapa orang justru memberikan pupuk secara berlebihan.

Meski hal ini dilakukan karena bermaksud baik, namun karena kurangnya pengetahuan, memberi terlalu banyak pupuk pada tanaman akhirnya justru berisiko membuat tanaman rusak bahkan bisa mati, lho guys!

Pupuk berlebihan bakal menyebabkan tanaman terbakar, dan tentu guys ini adalah masalah serius, jangan main-main ya, hehe.

Dalam banyak kasus, akibat dari pemberian pupuk berlebihan maka akan lebih merusak daripada terlalu sedikit memberi pupuk pada tanaman.

Bisakah diselamatkan?

Melansir dari Kompas.com, yang juga melansir dari Gardening Know How, Selasa (8/6/2021), tanaman yang terlalu banyak diberi pupuk bisa saja diselamatkan tergantung seberapa banyak pupuk yang diberikan dan kecepatan kamu menanganinya.

Menyelamatkan tanaman yang terbakar karena pemberian pupuk berlebihan bisa lebih mudah jika kamu langsung mengenali tanda-tandanya.

Tanaman yang rusak ringan mungkin hanya layu atau terlihat tidak sehat secara umum, tetapi tanaman yang terbakar parah mungkin tampak benar-benar terbakar.

Baca Juga :   Budidaya Tanaman Hias Bambu Suji dan Lidah Mertua Dipacu Untuk Eksport

Daunnya pun akan berwarna cokelat dan rontok dari tepi ke dalam. Hal ini disebabkan akumulasi garam pupuk dalam jaringan dan kurangnya air untuk menyiramnya karena kerusakan akar.

Saat kamu menyadari bahwa kamu sudah melakukan pemupukan yang berlebihan, baik karena gejala tanaman atau karena kerak putih asin yang terbentuk di permukaan tanah, segera berikan air pada tanamanmu ya!

Penyiraman yang lama dan banyak dapat membuat pupuk meresap dari permukaan ke lapisan yang lebih dalam, di mana akar tidak dapat menembus.

Nah, hal yang sama juga bisa kamu lakukan pada tanaman yang ditanam di dalam pot. Kamu hanya perlu menyirami tanaman dengan air yang banyak.

Hal ini mungkin akan membutuhkan waktu dan perhatian yang cermat untuk memastikan bahwa kamu tidak membuat genangan air yang akan menenggelamkan tanaman yang sudah terbakar.

Yang harus dilakukan

Jika area kecil tamanmu yang rusak, tetapi sisanya tampak baik-baik saja, fokuskan saja diri pada tanaman yang rusak terlebih dahulu, ya.

Banjiri area tersebut dengan selang atau sprinkler, tetapi pastikan untuk menghentikannya sebelum tanah menjadi tergenang.

Baca Juga :   Air Cucian Beras hingga Air Cucian Daging Sering Diabaikan, Padahal Bisa Suburkan Tanaman

Ulangi setiap beberapa hari, sampai tanaman tampak pulih. Cara ini bisa saja menyelamatkan atau bisa saja membunuh tanaman, terlebih jika upaya penyelamatan dilakukan saat tanaman sudah dalam kondisi terbakar yang parah.

Hal ini seharusnya bisa menjadi pembelajaran untuk kamu agar tidak lagi memberi pupuk berlebihan pada tanaman.

Cari tahu dosis dan jenis pupuk yang tepat dan kapan harus memberikannya pada tanaman.

Tips Manfaatkan Kotoran Ayam Jadi Pupuk, Simak Caranya

Selain menjaga dosis pupuk. Hal lain yang bisa kamu lakukan dalam merawat tanamanmu ialah menggunakan pupuk alami.

Apabila kamu memelihara atau berternak ayam di rumah, kamu bisa tuh memanfaatkan kotoran ayam sebagai pupuk tanaman sehingga kamu tak perlu lagi sering-sering membeli pupuk.

“Selain kotoran sapi, kotoran ayam juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk,” jelas Neng Risris Sudolar, dokter hewan sekaligus peneliti pakan dan nutrisi ternak, dalam webminar “Mendulang Rupiah Dari Kohe & Jamur Jakaba” melansir dari Kompas.com, Kamis (3/6/2021)…baca selengkapnya dengan klik di sini. (*)

  • Bagikan