Tips Manfaatkan Kotoran Ayam Jadi Pupuk, Simak Caranya

  • Bagikan
ILUSTRASI. Limbah ternak dijadikan Pupuk /IST

Mediatani – Dalam merawat tanaman, faktor pupuk merupakan salah satu komponen terpenting yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman, ya guys!

Namun sayangnya, pupuk yang dibutuhkan dalam rangka pemupukan tanaman memiliki harga cukup mahal, yang lama-kelamaan bisa membuat kantong jebol.

Nah, apabila kamu memelihara atau berternak ayam di rumah, kamu bisa tuh memanfaatkan kotoran ayam sebagai pupuk tanaman sehingga kamu tak perlu lagi sering-sering membeli pupuk.

“Selain kotoran sapi, kotoran ayam juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk,” jelas Neng Risris Sudolar, dokter hewan sekaligus peneliti pakan dan nutrisi ternak, dalam webminar “Mendulang Rupiah Dari Kohe & Jamur Jakaba” melansir dari Kompas.com, Kamis (3/6/2021).

Risris menuturkan bahwa kotoran ayam memiliki unsur hara yang tinggi. Kadar nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K) dari kotoran ayam sangatlah tinggi.

Jika dibandingkan dengan kotoran-kotoran hewan lainnya, kotoran ayam ternyata mempunyai kandungan hara yang tertinggi. Hal itu dikarenakan bagian cair dan bagian padat dari kotoran ayam tercampur menjadi satu.

Untuk menjadikan kotoran ayam sebagai pupuk, relaisasinya tidaklah sulit lho, terlebih untuk ayam yang ada di peternakan.

Baca Juga :   Kementan: Realisasi Program Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri (SIKOMANDAN) Berjalan Positif¬†

Risris menjelaskan, limbah ayam atau kotoran ayam itu di peternakan umumnya sudah tercampur dengan sekam sehingga dapat langsung diaplikasikan sebagai pupuk tanaman.

“Jika kotoran ayam itu berasal dari pertenakan yang alasnya sudah ada sekam-sekamnya, sudah bercampur dengan sekam-sekam, langsung digunakan saja,” jelasnya.

Namun, untuk kotoran ayam utuh yang tak tercampur sekam, kamu perlu mengolahnya terlebih dahulu sebelum dijadikan sebagai pupuk.

Kotoran ayam yang masih utuh perlu kamu kumpulkan terlebih dahulu sampai jumlahnya cukup banyak.

Usai terkumpul, kotoran ayam juga perlu diangin-anginkan sampai membuatnya agak mengering sehingga mengurangi kandungan nitrogen yang tinggi.

“Mengeringkan kotoran ayam juga bermanfaat untuk dekomposisi (proses perubahan secara fisik maupun secara kimiawi). Setelah itu, kotoran ayam bisa langsung digunakan,” ujar Risris.

Simak Cara Tepat Memberi Pupuk NPK untuk Tanaman

Dalam berbudidaya tanaman, kita akan menemui tahap pemupukan.

Saat ini, untuk memberi pupuk terhadap tanaman, telah tersedia beberapa jenis pupuk yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan dari tanaman tersebut. Salah satu pupuk yang bisa dipilih adalah pupuk NPK.

NPK saat ini banyak diminati oleh para petani. Pupuk NPK merupakan jenis pupuk majemuk yang berbentuk granular yang mengandung 3 unsur hara makro primer, yakni Nitrogen (N), Fosfor (P) dan Kalium (K), sehingga disingkat menjadi NPK.

Baca Juga :   Samsudin, Dokter Hewan Khusus Sapi di Lumajang yang Sedia 24 Jam

Pupuk NPK ini tergolong sebagai pupuk kimia, sehingga pada pengaplikasiannya harus selalu berhati-hati saat menggunakan pupuk NPK untuk tanaman ini.

Dilansir dari kanal Youtube Rumah Informasi padaKamis (27/05/2021) Agar tidak salah ataupun keliru, berikut ini cara yang benar dalam memberikan pupuk NPK pada tanaman.

Pemberian pupuk NPK pada tanaman terdiri atas dua cara, yaitu dengan sistem kocor atau siram dan yang kedua adalah sistem tabur atau tanam.

Cara kerja sistem tabur adalah dengan menaburkan atau menanam butiran pupuk NPK langsung pada media tanam dari tanaman.

Sementara itu, untuk cara kerja sistem kocor adalah dengan terlebih dahulu melarutkan butiran pupuk NPK dengan air, selanjutnya larutan pupuk NPK yang telah dilarutkan tadi disiramkan ke media tanam.

Sistem kocor

  1. Pada tahapan pemberian pupuk NPK dengan sistem kocor ini, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan…baca selengkapnya dengan klik di sini. (*)
  • Bagikan