Home / Panduan Budidaya

Jumat, 17 November 2017 - 21:36 WIB

Jangan Ngaku Jengkolers, Kalau Belum Tahu Djenkolism

Jengkol Goreng Pertamak

Jengkol Goreng Pertamak

Mediatani.co — Jengkol masuk golongan sayur-sayuran yang dapat diolah menjadi beragam menu makanan. Nah bagi para pecinta makanan dengan bau khas ini, ada hal yang harus Anda ketahui.

Djenkolism! Apakah itu?

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Ari F Syam dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dalam keterangannya menjelaskan, djenkolism adalah sebutan medis bagi orang yang keracunan jengkol. Ya, kebanyakan makan jengkol ternyata memicu keracunan.

Keluhan yang muncul berupa nyeri perut, kembung begah, mual, dan muntah. Orang yang djenkolism dapat mengalami kolik ginjal disertai buang air kecil berdarah atau hematuria.

Baca Juga :   Menanam Buah Naga dalam Pot Berbuah Lebat

“Dalam keadaan akut, orang yang mengalami keracunan jengkol tak bisa buang air kecil sama sekali dan terjadi gagal ginjal,” jelas Ari.

Nah apabila Anda mengalami kondisi tersebut, segera periksakan diri ke dokter. Apabila tak segera mendapat perawatan medis, dapat berujung pada komplikasi.

Komplikasi disebabkan akibat gagal ginjal dan parahnya bisa berujung pada kematian.

Ari menjelaskan, jengkol mengandung berbagai sumber gizi yang penting untuk tubuh. Mulai dari karbohidrat, protein natabti, vitamin A, vitamin D, kalsium, besi, dan posfor, serta serat.

Terlepas dari manfaat jengkol untuk tubuh, pertanyaannya apakah ada takaran yang pas ketika mengonsumsi jengkol, agar tak menyebabkan keracunan?

Baca Juga :   Budidaya Bawang Merah Sehat Tanpa Hama Hingga Panen

Sejauh ini, kata Ari, belum ada penelitian melaporkan berapa banyak jengkol yang aman dikonsumsi. Namun ada kasus di Kalimantan yang dipublikasikan dalam jurnal internasional.

Seorang pria berusia 32 tahun mengalami keracunan, setelah makan 10 jengkol. Ari hanya menegaskan, sebaiknya jengkol tak dikonsumsi berlebihan, dampaknya tentu merugikan tubuh.

Bila mengalami keracunan jengkol, harus segera dibawa ke rumah sakit. Penanganan dokter perlu dilakukan cepat, untuk melarutkan kristal jengkolat yang mengendap di ginjal.

 

Sumber : Merdeka.com

Share :

Baca Juga

Panduan Budidaya

Mengenal Jenis Teh Berdasarkan Proses Pengolahan

Inspiratif

Inspiratif! Anggota Kodim 0707/Wonosobo Berdayakan Masyarakat Melalui Peternakan Kelinci Pedaging

Panduan Budidaya

Cara Mudah Budidaya Jagung Manis dengan Polybag

Panduan Budidaya

Cara Budidaya Kiwi Dari Biji Bisa Panen Lebih Awal
Cara Merawat Cabe Rawit agar Berhasil Panen Melimpah

Panduan Budidaya

Cara Merawat Cabe Rawit agar Berhasil Panen Melimpah
ikan hias air tawar jenis koi

Panduan Budidaya

Akuaponik, Inovasi Budidaya Ikan Hias Air Tawar Kekinian
Cacing Darah

Panduan Budidaya

Mudah dan Sederhana, Budidaya Cacing Darah di Teras Rumah untuk Pakan Ikan Hias

Panduan Budidaya

Kiat Sukses Budidaya Buah Bit di Indonesia