Kulit Ikan Juga Bagus Untuk Kesehatan Loh, Ini Manfaatnya

  • Bagikan
Kulit ikan

Mediatani – Ikan sudah dikenal sebagai salah satu jenis pangan sehat yang disarankan untuk dikonsumsi. Pasalnya, makanan ini memang menjadi sumber protein hewani yang baik bagi tubuh. Selain memiliki kandungan nutrisi yang banyak, tak sedikit jenisnya yang memiliki rasa yang lezat.

Namun, dari berbagai bagian tubuh dari ikan, banyak yang menganggap hanya dagingnya saja yang memiliki manfaat kesehatan. Padahal, bagian lain seperti kulit juga tak kalah lezat dan bermanfaatnya untuk kesehatan tubuh.

Kulit ikan yang dikonsumsi bersama dagingnya dapat membantu tubuh memperoleh asupan nutrisi sebanyak mungkin dari ikan. Sebab, pada kulit ikan tersebut terdapat minyak yang memiliki nutrisi-nutrisi bermanfaat.

Tak jarang kulit ikan ini enggan dikonsumsi karena berbagai alasan. Padahal, bagian ikan ini aman dikonsumsi dan sudah sering dijadikan sebagai camilan di sejumlah negara dan budaya.

Tentunya, terlebih dahulu kulit ikan harus dibersihkan dengan benar dan sisik luarnya dihilangkan seluruhnya agar aman untuk dimakan. Nutrisi yang terkandung di dalamnya kulit ikan juga tak kalah dari dagingnya.

Kulit ikan yang memiliki lemak maupun yang tanpa lemak, keduanya dapat membantu memenuhi kecukupan asupan nutrisi, seperti protein, asam lemak omega-3, vitamin D, vitamin E, yodium, selenium, dan taurin.

Baca Juga :   15 Jenis-Jenis Tanaman Aglonema, Salah Satu yang Paling Populer Sepanjang Masa

Dilansir dari healthline, berikut Mediatani uraikan berbagai manfaat kulit ikan yang bisa diperoleh oleh tubuh.

Sumber protein

Kulit ikan juga dapat menjadi sumber protein yang baik ntuk tubuh. Bagian ikan, termasuk kulitnya merupakan sumber protein makanan yang bagus dan juga menjadi salah satu nutrisi penting yang berfungsi sebagai bahan pembangun jaringan seperti otot dalam tubuh manusia.

Protein tersebut dapat berkontribusi untuk kesehatan yang optimal dengan mengurangi risiko gangguan tertentu seperti pertumbuhan yang terhambat, kadar zat besi yang rendah, dan pembengkakan pada tubuh.

Manfaat protein pada kulit ikan lainnya yaitu dapat berperan bagi berbagai fungsi tubuh. Hal ini terjadi karena adanya kandungan dari beberapa protein, seperti histon dan transferrin. Sejumlah protein ini terdapat dalam lendir pada kulit ikan.

Omega-3 yang tinggi

Manfaat selanjutnya pada kulit ikan yaitu menjadi sumber omega-3 yang tinggi. Karena umumnya, ikan berlemak yang paling terkenal adalah asam lemak omega-3 tinggi yang bermanfaat.

Mengonsumsi asam lemak omega-3 yang terdapat pada kulit ikan berminyak dapat berkontribusi pada kesehatan yang optimal seperti perlindungan jantung, kehamilan yang sehat, dan penurunan risiko penyakit otak.

Baca Juga :   Rektor IPB Sebut Gerakan Makan Ikan Bisa Tingkatkan Kualitas SDM di Indonesia

Kesehatan kulit

Kulit ikan juga dapat menunjang kesehatan kulit. Mengonsumsi kulit ikan juga dapat meningkatkan kesehatan kulit karena bagian ikan ini merupakan sumber kolagen dan vitamin E yang baik, yang keduanya berkontribusi pada kesehatan kulit manusia.

Kolagen sendiri adalah salah satu jenis protein yang terdapat di semua bagian dan jenis ikan, sehingga untuk mendapatkannya bisa dari sisik, tulang, daging, dan kulit ikan.

Di sisi lain, vitamin E yang terdapat pada kulit ikan ini adalah antioksidan yang larut dalam lemak, yang biasanya sering ditemukan pada ikan dengan minyak yang banyak seperti salmon dan trout.

Vitamin E yang terdapat pada kulit ikan bermanfaat untuk mendukung kesehatan kulit agar terlindungi dari efek berbahaya matahari dan dengan memperbaiki gejala kondisi kulit tertentu seperti eksim.

Sebagai antidiabetes

Berdasarkan hasil sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Marine Drugs tahun 2016, kulit ikan, khususnya pada ikan salmon diketahui juga berpotensi untuk mengobati penyakit diabetes tipe-2.

Sebab, kulit ikan salmon ini mengandung antioksidan yang memiliki kemampuan kuat saat diberikan kepada para responden. Selain itu, nutrisi ini juga dikatakan bisa membantu proses pengobatan luka yang disebabkan karena diabetes.

  • Bagikan