Mengenal Jenis-Jenis Ikan Tuna yang Sering Dikonsumsi

  • Bagikan
Tuna Peluru

Mediatani – Biasa mengkonsumsi ikan tuna? Terkadang Sobat Mediatani seringkali membeli ikan tuna di pasar, tapi belum mengenal jenis-jenis ikan tuna. Meskipun begitu, ikan tuna masih banyak dicari oleh ibu rumah tangga untuk diolah menjadi kreasi masakan yang lezat dan menggugah selera.

Ikan tuna ternyata memiliki kandungan gizi yang bernilai tinggi. Oleh sebab itu, harga ikan tuna di pasaran bisa mencapai Rp120.000 per kilogramnya. Mahal, bukan? Karena harga ikan tuna yang mahal, maka Sobat Mediatani perlu mengenali jenis ikan tuna yang seringkali dikonsumsi.

Mengenal Jenis-Jenis Ikan Tuna yang Enak dan Sering Dijual di Pasar

Sebenarnya ikan tuna di dunia terdiri atas 48 spesies, namun hanya beberapa spesies saja yang bisa dikonsumsi manusia. Ada sekitar 5 jenis tuna yang biasa ditemukan di Indonesia dan tanpa sadar terkadang seringkali dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari sebagai lauk.

1. Tuna Albakora

Tuna Albacore

Jenis ikan tuna pertama yang banyak diminati yaitu tuna albakora. Daging tuna albakora berwarna putih dan bisa menghasilkan cita rasa ringan. Tuna Albakora bisa diolah menjadi isian salad, steak, atau mungkin isian sandwich untuk sarapan setiap pagi.

Namun sayangnya, tuna Albakora memiliki kandungan merkuri yang cukup tinggi. Bagi Sobat Mediatani yang sedang dalam kondisi hamil atau memiliki anak kecil, maka perlu dibatasi untuk mengonsumsi jenis ikan tuna satu ini.

2. Tuna Peluru

Tuna Peluru

Mengenal jenis-jenis ikan tuna yang berukuran kecil seperti tuna peluru. Ikan satu ini memiliki nama latin auxis rochei yang banyak ditemukan di lautan tropis Indonesia. Banyak orang yang tertarik mengolah tuna peluru dengan metode pengasinan, pengasapan dan kemasan ikan kaleng.

3. Tuna Skipjack

Skipjack Tuna

Jika dilihat dari namanya, ikan tuna ini memang terdengar asing. Banyak orang yang menyebut tuna skipjack dengan nama katsuwonus pelamis. Tuna skipjack memang terkenal memiliki rasa yang kuat dengan kadar lemak yang sangat tinggi.

Jika dibandingkan dengan jenis ikan tuna lainnya, tuna skipjack memiliki harga yang cukup terjangkau. Ditambah lagi, tuna skipjack juga memiliki kandungan gizi yang rendah sehingga lebih baik dikonsumsi sebanyak 2 sampai 3 kali dalam seminggu.

4. Tuna Sirip Kuning

Yellow Fin Tuna

Tuna sirip kuning memiliki nama lain yellowfin tuna atau gangtarangang. Indonesia sendiri memiliki hasil panen tuna sirip kuning yang lumayan tinggi. Ada beberapa negara lain penghasil tuna sirip kuning yaitu Italia, Spanyol, Kolombia, Thailand, Filipina, dan Meksiko.

Tuna sirip kuning memiliki panjang sekitar 2 meter dengan bobot mencapai 190 kilogram. Meskipun ukurannya besar, tetapi harga tuna sirip kuning tergolong murah lho. Banyak restoran yang memanfaatkan tuna sirip kuning sebagai bahan utama untuk membuat sashimi.

5. Tuna Sirip Biru

Bluefin Tuna

Setelah mengenal jenis-jenis ikan tuna yang disebutkan sebelumnya, ada jenis tuna sirip biru memiliki harga paling mahal. Menariknya lagi, tuna sirip biru seringkali diekspor sampai ke negara Jepang. Mengapa banyak negara yang tertarik dengan jenis ikan tuna sirip biru, ya?

Tuna sirip biru ternyata memiliki ukuran yang sangat panjang mencapai 4.6 meter dengan bobot sekitar 684 kilogram. Selain itu, daging dari tuna sirip biru yang sudah dewasa biasanya memiliki warna merah gelap mendekati keunguan dengan tekstur yang tebal dan lembut.

**

Mengenal jenis-jenis ikan tuna tentu penting karena seringkali digunakan sebagai bahan konsumsi. Sedangkan untuk jenis ikan tuna lainnya belum tentu aman untuk dikonsumsi. Oleh sebab itu, Sobat Mediatani perlu mengetahui berbagai karakteristik dan juga kandungan gizinya.

  • Bagikan