Mengenal Keunikan Sapi Chianina, Ras Sapi Terbesar dan Terberat di Dunia

  • Bagikan
Sapi Chianina

Mediatani – Mungkin sebagian besar orang Indonesia masih asing dan tidak mengenal ras sapi chianina. Sapi potong Italia ini adalah jenis sapi terbesar di dunia dan salah satu ras sapi tertua di dunia, berasal dari 1.500 SM (sebelum masehi) di Italia.

Ras sapi chianina dari Italia dikenal tidak hanya sebagai sapi tertua, tetapi juga sebagai salah satu ternak terbesar di dunia. Sapi Chianina adalah jenis sapi terbesar dan terberat. Tapi apa sebenarnya ras Chianina, karakteristiknya hingga makanannya? Simak penjelasan lengkap dan singkatnya di bawah ini.

Mengenal Ras Sapi Chianina

Dalam dunia peternakan, ras sapi Chianina adalah yang paling terkenal. Ras sapi Chianina dikenal tidak hanya sebagai sapi tertua, tetapi juga sebagai salah satu ternak terbesar di dunia. Ras sapi Chianina telah ada selama 2.200 tahun.

Awalnya, ras sapi Chianina sangat populer dan berkembang. Selain untuk membawa barang bawaan, sapi-sapi ini diternakkan untuk dijadikan sapi potong atau sapi potong. Semen Kianina pertama kali diimpor ke Australia pada tahun 1974 dan terus dikembangkan hingga saat ini.

Karakteristik Ras Sapi Chianina

Berikut ini adalah beberapa karakteristik sapi ras chianina yang harus Anda pahami:

  • Salah satu ras sapi yang terbesar dan tertua di dunia, terutama untuk sapi Chianina porselen putih.
  • Ras sapi chianina cenderung memiliki bulu pendek tetapi bervariasi mulai dari putih hingga abu-abu.
  • Namun, sapi chianina biasanya berwarna abu-abu gelap.
  • Pigmen hitam yang biasanya dimiliki sapi Chianina jantan dan betina
  • Ini memiliki tanduk dua buah berwarna hitam dan biasanya membungkuk ke depan.
  • Semakin dewasa sapi chianina, maka warna hitamnya akan semakin memudar.
  • Ototnya terbentuk dengan baik, yang mana pada bagian punggung dan pundaknya terbentuk kompak dan rapi
  • Kaki sapi chianina lebih panjang. Sapi betina tingginya 150 hingga 160 cm dan berat di kisaran 800 sampai dengan 1000 kg. Sapi jantan memiliki tinggi 160 antara 175 cm dengan berat kisaran 1.150 sampai dengan 1.280 kg.
Baca Juga :   Program Kartini Peternak Indonesia, Upaya Frisian Flag Sejahterakan Peternak Perempuan

Makanan Ras Sapi Chianina

Mengenal Ras Sapi Chianina bisa juga lewat makanan. Sapi yang satu ini memiliki dua bentuk jenis makanan yakni rumput dan makanan yang fermentasi. Berikut ini adalah penjabaran tentang makanan-makanan tersebut.

Baca Juga :   Kenali Berbagai Fungsi Cacing Tanah Bagi Ekosistem, Ampuh Suburkan Tanah Loh

●       Makanan Fermentasi

Makanan ini termasuk pakan yang difermentasi sebelum diberikan kepada sapi. Pelepah kelapa sawit adalah salah satu tanaman yang dapat difermentasi untuk pakan ternak. Sapi Chianina ini sangat perlu dirawat dan diperhatikan agar tetap sehat dan memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Hal ini dikarenakan sapi-sapi tersebut tergolong sapi impor yang tidak dapat diabaikan dan membutuhkan jenis pakan sapi potong yang berbeda. Makanan fermentasi ini merupakan salah satu pakan yang paling direkomendasikan untuk sapi ras chianina.

●       Rumput

Rumput merupakan salah satu tanaman yang sangat penting dan penting untuk pakan ternak, termasuk sapi. Memberi makan sapi ini dengan rumput diklasifikasikan sebagai pakan dan juga dapat diberikan kepada sapi Chianina jika diinginkan.

Jangan memberi terlalu banyak dan sering. Diare yang sering terjadi pada sapi dapat menyebabkan kematian. Semua makanan dapat disesuaikan, dijadwalkan, atau berganti-ganti.

**

Demikian pembahasan tentang mengenal ras sapi Chianina dari karakteristik dan pakannya. Sobat Mediatani kini bisa mendapatkan gambaran yang bagus tentang karakteristik dan pakan dari sapi Chianina. Apakah Sobat Mediatani tertarik untuk memeliharanya?

  • Bagikan