Mengenal Mangrove dan Peranannya Bagi Kehidupan

  • Bagikan
Ilustrasi: Kawasan Mangrove

Mediatani – Mangrove atau hutan bakau merupakan jenis tanaman dikotil (tanaman yang berbunga dan mempunyai biji berkeping dua) yang hidup di habitat air payau dan air laut. Mangrove sendiri merupakan tanaman hasil dari kegiatan budidaya atau diambil dari alam.

Dilansir dari kkp.go.id, mangrove merupakan salah satu jenis hutan yang umumnya ditemukan pada kawasan muara dengan struktur tanah rawah dan/atau padat. Mangrove memiliki peranan penting dalam mengatasi berbagai jenis problem lingkungan terutama untuk mengatasi kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh rusaknya habitat untuk hewan.

Mangrove menjadi salah satu objek dalam pengembangan lingkungan di Indoensia. Tidak sedikit lembaga sosial yang bergerak di bidang lingkungan yang terus menggemakan manfaat mangrove. Hal ini dilakukan demi mendukung kesadaran masyarakat bahwa mangrove memiliki peranan penting bagi lingkungan.

Berikut beberapa peranan hutan mangrove bagi ekosistem sekitarnya.

1. Penyedia Nutrisi

Mangrove memiliki nutrisi yang baik bagi sekitarnya, dimana keberadaan tanaman ini tidak menggangu keseimbangan dari ekosistem pantai. Selain itu, mangrove juga menyumbang nutrisi yang akan menjadikan tanah menjadi subur.

2. Sebagai Rantai Makanan

Peranan berikutnya yaitu sebagai salah satu penyedia rantai makanan, dimana tanaman ini berperan sebagai produsen. Mangrove banyak disukai oleh ikan-ikan kecil dan juga kepiting. Tidak sedikit dari ikan yang memakan daun tanaman ini untuk keberlangsungan hidupnya.

3. Air Disekitar Menjadi Jernih

Mangrove yang tumbuh di sekitaran tepi pantai berperan dalam menjernihkan air. Jika dibandingkan dengan tepian pantai yang tidak ditumbuhi mangrove, pantai yang ditumbuhi tanaman mangrove akan lebih jernih. Oleh karena itu, banyak digalakkan sosialisasi tentang manfaat mangrove bagi pantai.

4. Melindungi Pantai

Peranan selanjutnya yaitu sebagai pelindung pantai dari erosi. Selain itu, tumbuhan ini juga melindungi bagian daratan dari hempasan ombak secara langsung (sebagai pemecah ombak). Dengan begitu, ombak tidak langsung menerjang daratan yang akan menyebabkan erosi dan longsor.

5. Tempat Berlabuh Kapal

Salah satu peranan mangrove bagi aktivitas manusia yaitu sebagai tempat berlabuh kapal setelah sebelumnya berlayar mengitari pantai. Kapal-kapal yang berukuran kecil tersebut dapat ditempatkan di antara tanaman-tanaman mangrove.

6. Dijadikan sebagai Kayu Bakar

Masyarakat yang hidup di sekitar kawasan mangrove, banyak memanfaatkan kayu bakau sebagai bahan bakar untuk memasak. Kayu dari tanaman bakau dapat menghasilkan api yang besar dan merata serta tidak menghasilkan asap yang banyak sehingga ramah lingkungan.

7. Menjadi Katalis Tanah dan Air Laut

Tanah dapat masuk ke dalam air laut secara terus menerus, karena bagian tengah tersebut bersentuhan langusng dengan air laut. Untuk mencegah hal tersebut, hutan mangrove secara ekologis melindungi tanah di sekitar laut. Tanah akan menjadi padat dengan adanya pohon mangrove, sehingga mencegah tanah agar tidak tergerus oleh air laut.

8. Sumber Ekonomi

Manfaat hutan mangrove bagi manusia yaitu dapat diolah menjadi berbagai benda hiasan atau kerajinan. Upaya ini menjadi penting untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan meningkatkan standar ekonomi yang terdapat pada daerah tersebut.

9. Sumber Pakan Ternak

Pohon mangrove juga dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pakan ternak. Tanaman mangrove yang telah dihancurkan dan digiling menjadi bubuk pakan ternak yang mengandung nutrisi yang sangat baik bagi pertumbuhan ternak seperti sapi, kambing atau unggas.

Nutrisi seperti mineral, protein dan kalori akan dapat meningkatkan perkembangan ternak. Selain itu, pohon mangrove juga mengandung tanin dan bahan alami lainnya.

10. Mencegah Pemanasan Global

Pemanasan global menjadi persoalan yang sangat serius untuk alam dan manusia saat ini. Salah satu cara untuk mencegah atau mengurangi dampak dari pemanasan global yaitu dengan mengembangkan kawasan hutan mangrove.

Tanaman mangrove menjadi salah satu penopang pemanasan dari perairan laut. Selain itu, mangrove juga memiliki peran dalam mengatasi masalah banjir pada kawasan pesisir.

11. Menjaga Kualitas Air dan Udara

Kawasan hutan mangrove juga berperan dalam menyediakan air bersih dan udara yang segar. Kawasan hutan mangrove memiliki peran untuk menyerap kotoran-kotoran yang berasal dari sampah manusia maupun kapal yang berlayar di laut.

Mangrove mampu menyerap semua jenis logam berbahaya dan membuat kualitas air menjadi lebih bersih. Mangrove juga membantu alam untuk menyediakan kualitas udara yang lebih baik dan bersih.

12. Pengembangan Kawasan Pariwisata

Kawasan hutan mangrove dapat dikembangkan sebagai salah satu objek pariwisata. Dengan cara ini, hutan mangrove akan menjadi tujuan wisata dari berbagai daerah maupun mancanegara.

Pengembangan pariwisata akan memberikan dampak positif terhadap ekonomi yang sangat baik untuk masyarakat di sekitarnya dan pendapatan daerah.

13. Pengembangan Ilmu Pengetahuan

Peranan yang tak kalah penting yaitu, hutan mangrove menjadi salah satu tempat/objek dalam rangka mengembangkan berbagai jenis ilmu pengetahuan dalam bidang kelautan, perikanan dan kimia.

Hutan mangrove tentu dapat meningkatkan berbagai jenis penemuan yang akan disebarkan ke seluruh dunia. Bahkan, banyak peneliti asing yang di negaranya tidak memiliki hutan mangrove sehingga harus datang ke Indonesia.

Harapan untuk dapat menemukan manfaat yang lebih besar dari hutan Mangrove akan bisa dilakukan dengan metode ini.

***

Demikian peranan dari ekosistem hutan mangrove. Ada begitu banyak peranan yang dimiliki oleh mangrove bagi kehidupan baik yang bersifat langsung maupun yang tidak bersifat langsung bagi aktivitas manusia. Karena itu, sudah menjadi keharusan bagi kita untuk merawat dan melesatarikan ekosistem tersebut.

  • Bagikan