Minyak Zaitun, Manfaat dan Penggunaannya di Berbagai Negara

  • Bagikan
Pemanfaatan buah zaitun

Mediatani – Minyak zaitun adalah minyak yang didapat dari buah zaitun (Olea europaea), pohon tradisional dari basin Mediterania. Pohon zaitun ini adalah jenis pohon yang tumbuh lambat dengan batang yang keriput, ramping dan memiliki cabang yang pecah-pecah.

Di habitat alami, pohon zaitun ini bisa tumbuh hingga 50 meter dengan umur lebih dari 500 tahun. Bentuk buah zaitun yang dihasilkan gemuk dengan warna hijau ketika masih mentah dan ketika masak berubah menjadi kekuning-kuningan.

Minyak zaitun ini memiliki banyak kegunaan, biasa digunakan untuk memasak, obat herbal, kosmetik, dan sabun, dan juga sebagai bahan bakar untuk lampu minyak. Kandungan lemak tak jenuh (utamanya asam oleik dan polifenol) pada minyak zaitun membuatnya memiliki manfaat kesehatan yang sangat banyak.

Penggunaan Minyak Zaitun di Berbagai Negara

Sejak 400SM oleh Hipocrates, minyak zaitun telah digunakan sebagai resep terapi penyembuhan pasien. Bahkan, sejak 6000 tahun yang lalu, minyak zaitun banyak digunakan untuk menyembuhkan penyakit kejiwaan dan kesehatan badan.

Banyak juga yang memanfaatkan minyak zaitun untuk program diet, seperti di daerah Mediterania yang digunakan dengan cara dikonsumsi secara langsung, maupun dicampur dengan salad.

Minyak zaitun ini paling banyak digunakan di Yunani, dengan rata-rata konsumsi sebanyak 27,3 kg per kapita per tahun. Diurutan kedua dan ketiga ada Spanyol dan Italia, masing-masing sebesar 13,62 kg dan 12,35 kg per kapita per tahun.

Negara-negara di Eropa Selatan, seperti Prancis, Spanyol, Yunani, Itali dan Portugal, banyak menggunakan minyak zaitun ini sebagai diet, dan didapatkan bahwa negara-negara tersebut lebih rendah tingkat mortalitasnya akibat penyakit jantung dibandingkan dengan negara-negara lain di Eropa Utara.

Baca Juga :   Menjadi Primadona, Inilah Fakta Tentang Tanaman Hias Monstera

Masyarakat di daerah-daerah Mediterania banyak menggunakan minyak zaitun karena tingginya kandungan Monounsaturated Fatty Acids (MUFA) dan antioksidan alami yang baik untuk kesehatan sebagai langkah pencegahan resiko penyakit kardiovaskuler yang marak di daerah tersebut.

Penggunaan Minyak Zaitun di Indonesia

Penggunaan minyak zaitun di Asia paling banyak di temukan di negara-negara timur tengah, seperti Mesir dan Arab. Di negara-negara tersebut, minyak zaitu digunakan untuk kecantikan dan kesehatan. Pemanfaatan minyak zaitun untuk keperluan kecantikan juga banyak di Indonesia.

Meski demikian, penggunaan minyak zaitun di Asia khususnya Indonesia masih tidak begitu banyak jika dibandingkan dengan negara-negara Eropa. Padahal, saat ini minyak zaitun mudah sekali didapatkan ditoko-toko Arab, dan di beberapa Apotik dengan berbagai macam kemasan, mulai dari 250 ml- 2 lt.

Harga minyak zaitun extra virgin masih terjangkau, penggunaannya juga yang hanya sedikit (+ 15 ml) setiap harinya, sehingga dapat disimpan untuk beberapa hari, bahkan beberapa bulan kedepan.

Jenis-jenis Minyak Zaitun

Jenis-jenis minyak zaitun murni yang dapat dikonsumsi antara lain:

1. Extra Virgin Olive Oil (EVOO)

Minyak zaitun murni yang mengandung asam oleat tidak lebih dari 0,8 gram tiap 100 gram minyak.

2. Virgin Olive Oil

Minyak zaitun murni yang mengandung asam oleat tidak lebih dari 2 gram tiap 100 gram minyak.

3. Ordinary Virgin Olive Oil

Minyak zaitun murni yang mengandung asam oleat tidak lebih dari 3,3 gram tiap 100 gram minyak.

Manfaat Minyak Zaitun

Mengonsumsi minyak zaitun dalam jumlah tertentu dapat menurunkan berat badan, kadar kolesterol pada tubuh, pencegahan kanker dan jantung koroner.

Baca Juga :   Pengalihan Lahan Bekas Kebun Karet Menjadi Kebun Pisang Ambon, Begini Caranya

Pada minyak zaitun extra virgin, terkandung polifenol dengan jumlah yang tinggi yaitu sebanyak 400,274 ppm. Polifenol merupakan antioksidan yang membantu melindungi sel-sel dari radikal bebas dan dapat mencegah resiko penyakit jantung.

Polifenol memberikan efek vasodilator dalam pembuluh darah melalui peningkatan Nitric Oxide Syntase (NOS), merangsang quanylate cyclase dan membentuk cGMP sehingga terjadi vasodilatasi pembuluh darah.

Kandungan polifenol dalam minyak zaitun lebih tinggi 10 kali lipat dibandingkan teh hijau yang digadang-gadang sebagai antikanker, darah tinggi, diabetes, stroke, dan jantung koroner, oleh karena itu sangat cocok sebagai pilihan untuk mendapatkan kesehatan.

Minyak zaitun extra virgin

Minyak zaitun extra virgin adalah hasil olahan pertama, tanpa campuran ekstrak lainnya dengan cara mekanik atau secara fisik lainnya dengan kondisi tertentu, khususnya dalam suhu tertentu, yang tidak menyebabkan perubahan pada minyak, dan tidak melalui perlakukan apapun selain pencucian, dekantasi, sentrifugasi dan penyaringan.

Manfaat Minyak Zaitun Extra Virgin

Minyak zaitun extra virgin juga banyak mengandung lemak tak jenuh tunggal yang dapat meningkatkan jumlah High Density Lipoprotein (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol jahat atau Low Density Lipoprotein (LDL).

LDL dalam darah menyebabkan menempelnya lemak-lemak jahat penyebab timbulnya plak yang menyebabkan pengecilan lumen pembuluh darah sehingga aliran terhambat dan tekanan darah naik.

Lemak-lemak yang dibawa oleh LDL dapat diluruhkan dengan meningkatkan HDL karena kerja HDL adalah membawa lemak-lemak yang menempel pada dinding arteri, sehingga membuat aliran darah menjadi lancar.

Kandungan polifenol dan lemak tak jenuh yang terdapat pada minyak zaitun extra virgin, dapat membantu melancarkan peredaran darah.

Banner Iklan @a2tani.id
  • Bagikan
Banner Iklan Mediatani
Banner Iklan Mediatani