Modern Packing House dan Smart Automatic Green House Lembang Kini Dikelola Kementan

  • Bagikan
Sumber foto: pikiran-rakyat.com

Mediatani Modern Packing House dan Smart Automatic Green House yang ada di Lembang, Bandung kini telah resmi diserahkan dan dikelola oleh BBPP (Balai Besar Pelatihan Pertanian) Kementerian Pertanian Lembang.

Dilansir dari laman pikiran-rakyat.com, per tanggal 1 Desember 2021, Taiwan Technical Mission (TTM) yang bertindak sebagai pengelola awal telah menyelesaikan kerjasama dalam pengembangan Modern Packing House dan Smart Automatic Green House.

Serahterima yang berlangsung di BBPP Lembang ini dilakukan oleh John C Chen sebagai perwakilan dari Taiwan Economic and Trade Office (TETO) untuk Indonesia. Kemudian diserahkan kepada Siti Munifah sebagai perwakilan dari Kementerian Pertanian.

Pada acara yang sama, hadir pula secara virtual Budi Santoso dari Indonesian Economic and Trade Office (IETO untuk Taiwan.

Meskipun kerjasama selama tujuh tahun antara TTM dengan BBPP Lembang telah selesai, pihak TTM akan tetap mendukung dengan memberikan konsultasi kepada pihak pengelola setelahnya.

Melalui Steve Sheng Peng, pihak TETO dan TTM berharap penyerahan Modern Packing House dan Smart Automatic Green House ini bisa bermanfaat untuk kemajuan usaha pertanian hortikultura di Jawa Barat.

Baca Juga :   Wujudkan Indonesia Jadi Kiblat Pertanian Dunia, Pemerintah Harus Siapkan Ini

Sementara itu, melalui keterangan tertulisnya, Kepala Badan PPSDMP, Dedi Nursyamsi mengungkapkan bahwa saat masa pandemi hanya sektor pertanian yang menunjukkan pertumbuhan positif. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya produktivitas, ekspor serta penyerapan tenaga kerja pertanian.

Sebagai informasi tambahan, Menteri Pertanian telah menetapkan tiga tujuan dari pembangunan pertanian yaitu menyediakan pangan untuk 273 juta rakyat Indonesia, meningkatkan kesejahteraan petani dan meningkatkan ekspor.

Adapun kunci keberhasilan peningkatan produksi komoditas pertanian adalah peningkatan produktivitas melalui dukungan sarana, prasarana, inovasi teknologi, regulasi dan sumber daya manusia pertanian yang kompeten.

Teknologi yang dikenalkan adalah pertanian presisi/smart farming yaitu:

  1. Pertanian yang rendah biaya sehingga berpotensi untuk meningkatkan margin keuntungan para petani,
  2. Penggunaan air, pupuk dan pestisida yang efisiensi agar memungkinkan keberlanjutan dari produksi hasil pertanian yang sehat dan aman.
Baca Juga :   Hadiri Panen Perdana, Bupati Bojonegoro: Bunga Krisan Punya Potensi Luar Biasa

Fasilitas project berupa Modern Packing House dan Smart Automatic Green House ini telah menjadi ikon yang menarik minat dari para peserta pelatihan, dosen, mahasiwa, para petani dan pengusaha milenial serta masyarakat.

Fasilitas ini dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran/pelatihan berbasis inovasi dan teknologi masa kini, bagaimana seharusnya tahapan budidaya, pascapanen dan pengolahan hasil pertanian itu dilakukan, sesuai dengan SOP dan standar internasional guna mendukung pertanian yang Maju, Mandiri dan Modern.

Sebagai bentuk expansi dari lesson learn pemanfaatan Smart Automatic Green House ini, maka Kementerian Pertanian juga menginisiasi penerapan smart farming yang dapat diterapkan pada level petani.

Sementara itu, perwakilan dari Koperasi BAVAS yang dikelola oleh para petani, lalu memunculkan motto yang berisi “kurangi hutang, tingkatkan pendapatan uang” pada usaha pertanian hortikultura yang ada di Lembang, Bandung.

Banner Iklan @a2tani.id
  • Bagikan
Banner Iklan Mediatani
Banner Iklan Mediatani