Pakar UGM Bantah Jambu Kristal Putih Sebagai Penangkal Covid-19

Alifah Nurkhairina - Mediatani.co
  • Bagikan
Sumber foto: infobanknews.com

Mediatani – Selama pandemi Covid-19 berlangsung, ditemukan ada banyak yang mengklaim terkait pengobatan untuk penanganan Virus Covid-19 ini. Narasi tersebut seakan – akan mampu mengatasi Virus Covid-19. Salah satunya diantaranya adalah terkait klaim jambu kristal putih yang disebut memiliki khasiat yang tinggi dalam menangkal virus Covid-19. Jambu kristal putih ini dinilai mampu menjadi penangkal virus Covid-19 sebab dari kandungan gizinya. Jambu kristal putih katanya memiliki kandungan vitamin C yang lebih tinggi dibandingkan dengan buah jeruk.

Merespon hal tersebut, Aviria Eramilia selaku Ahli Gizi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) menjelaskan bahwa kabar yang beredar di media sosial tentang buah jambu kristal putih yang katanya mampu mencegah virus covid-19 itu hoax atau tidak benar adanya. Sampai saat ini, belum ditemukan ada makanan yang secara spesifik bisa digunakan untuk mencegah ataupun sebagai antivirus dari covid-19, termasuk juga pada jambu kristal putih.

“Belum ada studi klinis khusus terkait jambu kristal putih sebagai penangkal covid-19,” ucap Aviria dikutip dari siaran pers UGM, pada Jumat, 5 Maret 2021.

Ahli Gizi yang juga sebagai Dosen Departemen Gizi Kesehatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM ini memaparkan bahwa jika pada buah jambu kristal putih itu memang kaya akan kandungan gizi. Di dalamnya mengandung banyak mineral, serat serta vitamin yang sangat bermanfaat untuk tubuh.

Baca Juga :   Mentan SYL Cek Fasilitas Gedung Kementan untuk Antisipasi Kebakaran dan Penyebaran Covid 19

“Zat gizi yang nyata adalah vitamin C yang tidak terlalu berbeda dengan jambu biasa,” tuturnya.

Aviria tak mempermasalahkan pasien Covid-19 mengonsumsi buah ini. Terlebih kandungan gizi dalam jambu kristal sangat bagus bagi tubuh. Hanya saja dia memastikan bukan berarti buah ini adalah antivirus bagi Covid-19.

“Konsumi buah bagi pasien Covid-19 itu bagus, karena tubuh memang butuh nutrisi selama proses penyembuhan,” ujarnya.

Meskipun demikian, daging buah dari jambu kristal putih ini sedikit lebih banyak dibandingkan dengan jenis jambu lainnya. Hal ini disebabkan dalam kandungan bijinya hanya sekitar tiga persen.

Tidak hanya itu, tingkat rasa manis pada jambu ini jauh lebih merata di seluruh daging buahnya. Bahkan, rata – rata tingkat rasa manisnya lebih tinggi dibandingkan dengan buah jambu biasa. Makanya, jambu kristal putih lebih enak untuk dinikmati.

Aviria juga menyatakan bahwa kandungan vitamin C di dalam jambu kristal putih ini mempunyai banyak manfaat dalam membantu peningkatan imunitas tubuh manusia. Oleh karena itu, siapapun yang mengonsumsi buah jambu kristal putih ini, tubuhnya menjadi tidak gampang terserang penyakit, bakteri hingga virus. Selain itu tubuh terasa lebih fit dan juga menjadi lebih segar.

Baca Juga :   Asal Muasal Peternakan Rakyat di Blitar, Kini Dijuluki Sentra Produk Unggas

“Sekali lagi kalau berbicara secara spesifik anti covid-19 itu bukan ya, tetapi memang buah ini sangat bagus kandungan zat gizinya terutama kandungan vitamin C dan mineral yang sangat baik untuk mendukung sistem kekebalan tubuh,” ungkapnya.

Sementara itu, dilansir dari Kompas.com yang berhasil dilakukan oleh tim Cek Fakta Kompas.com bahwa informasi yang telah menyebar yang menyebut terkait kemampuan dari buah jambu kristal putih mampu menangkal virus corona Covid-19 adalah hoax atau tidak benar. Faktanya, secara khusus hingga saat ini belum ditemukan adanya makanan yang spesifik dimanfaatkan sebagai pencegah atau penangkal virus corona Covid-19. Tetapi, meskipun begitu, buah jambu kristal putih ini tengah diteliti lebih lanjut oleh tim dari UI dan juga IPB untuk mencari adakah kandungan yang membuatnya bisa mencegah virus corona.

  • Bagikan