Home / Berita

Sabtu, 28 November 2020 - 16:55 WIB

Pengiriman Ikan dan Tanaman Hias Meningkat, Perusahaan Jasa Kurir Permudah Pelanggan

Pengiriman ikan cupang melalui perusahaan jasa kurir TIKI. (Beritasatu).

Pengiriman ikan cupang melalui perusahaan jasa kurir TIKI. (Beritasatu).

Mediatani – Selama masa pandemi Covid-19, semakin banyak masyarakat yang menggandrungi hobi memelihara ikan dan tanaman. Hal itu membuat banyaknya pengiriman ikan dan tanaman hias dari suatu daerah ke daerah lainnya sehingga memberi dampak positif kepada perusahaan  jasa pengiriman.

Dilansir dari Republika, Kamis, (26/11), President Direktur PT Citra Van Titipan Kilat (TIKI) Yulina Hastuti membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, volume pengiriman ikan dan tanaman hias mengalami peningkatan yang signifikan selama masa pandemi.

Yulina menyebut, ada berbagai macam komoditas ikan hias yang mengalami peningkatan pengiriman, diantaranya yaitu, ikan cupang, ikan guppy, louhan, cichlid, discus. Sedangkan untuk tanaman hias mencakup philodendron, monstera, dan caladium.

“Di bulan Agustus dan Oktober 2020, peningkatan mencapai lebih dari 100 persen dari total volume pengiriman pada periode Januari – Juli 2020,” kata Yulina

Baca Juga :   PB HMI : Stop Kampanye Hitam Produk Unggulan Pertanian Indonesia

Ia menambahkan, berbagai komoditas ikan dan tanaman hias itu paling banyak dikirim ke wilayah Jawa. Kemudian pengiriman lainnya yang di luar Pulau Jawa, yaitu Pontianak, Tarakan, Makassar, Batam, Medan dan beberapa kota lainnya di Sumatra.

Menurut Yuliana, ikan dan tanaman hias termasuk dalam salah satu kategori kargo spesial yang membutuhkan penanganan khusus. Ia juga mengingatkan kepada para penggemar ikan dan tanaman hias yang ingin melakukan pengiriman agar memperhatikan sejumlah aspek.

Salah satu aspek yang dimaksudnya adalah kebijakan berat. Untuk penerbitan surat muatan udara (SMU) kargo spesial, berat barang minimal 10 kg.  Namun, untuk meringankan pengirim dari tarif pengurusan SMU, perusahaan jasa akan menyiasatinya dengan menggabungkan beberapa komoditas tujuan yang sama dalam satu SMU.

Pengirim juga sebaiknya memperhatikan kerapian dan penggunaan media yang tepat untuk pengemasan produk agar menghindari kerusakan. Dan tak kalah pentingnya, untuk menjaga kondisi ikan dan tanaman, pengirim harus memastikan kebutuhan nutrisinya selama perjalanan.

Baca Juga :   Bukan Cuma Netizen, Wali Kota Bogor juga Kaget Tanaman Hias di Bogor dihargai Rp 80 Juta

“Media pengiriman tanaman sebaiknya memperhatikan ukuran tanaman tersebut, apakah cukup menggunakan kardus atau harus menggunakan kayu pallet. Akar tanaman juga sebaiknya dibungkus tanah yang telah diberi nutrisi,” terang Yuliana.

Sedangkan untuk pengiriman ikan, kualitas air yang harus diperhatikan adalah ph dan oksigen dalam air cukup selama pengiriman. Ia juga menyarankan agar melapisi plastik ikan dengan koran dan menggunakan styrofoam.

Yulina menyebutkan bahwa TIKI menyediakan layanan menyeluruh, mulai dari layanan pengemasan khusus, pengurusan surat karantina, serta pilihan pengiriman via udara, laut dan darat yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan pengirim dan penerima.

Share :

Baca Juga

UNIV BRAWIJAYA dok. istimewa

Agribisnis

IKA FAPERTA UB Malang Adakan Pelatihan dan Pendampingan Pendirian Badan Usaha, Ini Yang Ingin Dicapai

Berita

Produksi Cabai Dari Berbagai Kabupaten di Jawa Timur Melimpah

Nasional

Tiba di DPR, Petani Simalingkar Menangis Menceritakan Kasus Penyerobotan Lahan

Nasional

Peringati HUT RI ke-75, Ini Cara Para Petani Probolinggo Menggelar Upacara
Webinar Kearsipan seri II

Nasional

Masuk Urutan Ketiga, ANRI Apresiasi Pengelolaan Arsip Kementan

Nasional

Pedagang Beras Cipinang Keluhkan Harga Eceran Tertinggi

Nasional

BPS Sebut Kesejahteraan Petani Meningkat Di Bulan Juli 2020

Berita

Kerupuk Amplang Ikan Tenggiri Terbang ke Taiwan