Petani Manfaatkan Hama Keong Mas Jadi Pakan Ternak Bebek

  • Bagikan
Ilustrasi. Petani menunjukkan hama keong mas/via republika.co.id/ist

Mediatani – Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpangan) Kabupaten Kulon Progo tengah mendampingi Kelompok Tani Bangunrejo di Kalurahan Sindutan, Kapanewon Temon berinovasi dalam mengambil peluang ternak bebek di lahan endemis keong mas.

Baca Juga :   Feng Shui: Perhatikan Hal Ini Jika Ingin Memelihara Ikan di Rumah

Ya! Bisnis ternak bebek ini, diketahui memiliki prospek usaha yang cukup menjanjikan jika dikelola dengan baik. Olahan daging bebek juga banyak digemari masyarakat sehingga saat ini bermunculan warung kuliner daging bebek.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo, Aris Nugroho mengatakan bahwa peluang ternak bebek di area sawah endemis keong mas saat ini masih dalam kajian dinas.

“Saat ini kami sedang mengkaji inovasi yang dilakukan oleh Kelompok Tani Bangunrejo. Apabila hasilnya efektif, efisien dan menguntungkan petani maka inovasi itu baru dikembangkan,” ucapnya saat dihubungi, Senin (31/5/2021), mengutip dari laman jogja.tribunnews.com

Menurut Aris, kesempatan membangun bisnis bebek ini memiliki prospek yang cerah karena pasarnya yang terbuka. Olahan daging bebek ini juga sangat digemari oleh masyarakat.

Meski begitu, peternak juga dinilai harus memperhatikan kualitas bebek maupun telur yang diproduksi. Hal itu lantaran, apabila tak mampu bersaing dengan pasar, usaha yang dijalankan tentu akan tenggelam.

Apalagi salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas daging bebek maupun telur adalah dari nutrisi pakan yang diberikan.

Salah satu pakan alam yang kaya akan nutrisi untuk ternak bebek adalah keong mas yang banyak ditemukan di wilayah Temon.

Selama ini, nyatanya keong mas menjadi salah satu musuh petani karena merusak tanaman padi.

Peluang inilah yang dapat ditangkap oleh para petani untuk mengembangkan usaha peternakan bebek karena pakan alaminya tersedia cukup banyak di wilayah Temon.

“Keong mas menjadi musuh utama petani karena sering menyebabkan petani harus tanam padi berulang-ulang setiap musim tanamnya. Apalagi hewan itu sangat mudah berkembang biak dengan cara bertelur dan jumlahnya banyak dalam satu musim tanam,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, jumlah serangan keong mas yang tinggi itu menjadi beban tersendiri bagi petani karena harus mengeluarkan banyak biaya untuk benih dan tenaga kerja tanam.

Maka dari itu, perlu adanya inovasi bagi petani dari setiap masalah yang dihadapi.

Dari situ Kelompok Tani Bangunrejo mencoba mengkombinasikan usaha tani padinya dengan memelihara bebek. Keberadaan keong mas memudahkan para petani dalam memberi pakan ternak bebeknya.

Hal ini pun menjadikan kualitas bebek yang dipeliharanya menjadi baik dan kualitas telur yang dihasilkan juga lebih baik.

Dengan kombinasi pemeliharaan bebek di lahan sawah yang banyak keong mas, para petani terbantu mengurangi serangan hama keong mas di area sawah karena menjadi bahan pakan ternaknya.

“Dari pakan keong mas ini menjadikan bebeknya berkembang secara lebih baik dan telur yang dihasilkan lebih berkualitas pada tingkat warna kuning telurnya,” pungkasnya.

4 Tahap Beternak Bebek Petelur, Menentukan Modal hingga Panen

Cara beternak bebek petelur bisa menjadi peluang yang menguntungkan. Ternak hewan satu ini memiliki banyak keuntungan dalam segi bisnis. Selain permintaan daging bebek yang cukup tinggi, telur bebek pula menjadi komoditas peternak bebek yang menjanjikan.

Telur bebek yang kaya akan nutrisi banyak diminati di pasaran. Cara beternak bebek petelur juga dinilai lebih unggul dibanding dengan beternak ayam.

Ini yang kemudian mendasari banyak orang ingin mencoba bagaimana cara beternak bebek petelur. Mengetahui cara beternak bebek petelur juga dapat membantu peternak pemula untuk mendapatkan hasil ternak yang maksimal…baca selengkapnya dengan klik di sini. (*)

  • Bagikan