Punya Motif Bulu yang Unik, Ayam Sebright Cocok Jadi Hewan Peliharaan

  • Bagikan
ayam sebright terdiri dari sebright warna coklat atau gold sebright yang disebut ayam batik kanada, serta ayam batik itali atau silver sebright.
ayam sebright terdiri dari sebright warna coklat atau gold sebright yang disebut ayam batik kanada, serta ayam batik itali atau silver sebright.

Mediatani – Penghobi ayam hias tentu sudah familiar dengan ayam Sebright atau yang biasa biasa disebut dengan ayam batik. Ayam yang sering dijadikan hewan peliharaan ini bisa menjadi investasi yang menghasilkan pundi-pundi uang.

Dengan motif bulu yang indah, unik dan menggemaskan, unggas yang satu ini terlihat mirip seperti gambaran pensil di kertas putih. Penyebutan batik ini diberikan karena ayam ini memang memiliki bulu dan ekor dengan motif batik yang berukir dengan rapi.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang ayam batik, berikut mediatani.co rangkum dari berbagai sumber mengenai ayam Sebright ini. Berikut penjelasannya.

Jenis Ayam Sebright

Awal tahun 1800-an, ras ayam Sebright pertama kali dikembangbiakkan oleh Sir John Sebright dari Inggris. Ia berprofesi sebagai peternak ayam dan berhasil mengawin silangkan ayam kecil ras hamburgh dengan ayam jenis bantan nankin.

Ayam dengan motif yang sama dengan kain batik ini terdiri dari dua jenis yaitu sebright warna coklat atau gold sebright yang disebut ayam batik kanada, serta ayam batik itali atau silver sebright.

Keuntungan beternak Ayam Sebright

Sebagai hewan peliharaan yang unik, ayam sebright biasanya diikutkan dalam kompetisi lomba keindahan bentuk dan warna. Karena itu, para penghobi ayam hias menilai ayam jenis ini bisa menjadi prospek usaha yang menjanjikan.

Selain itu, ayam ini juga memiliki sifat ramah dan jinak yang gampang akrab dengan tuannya. Ayam-ayam tersebut akan langsung jinak jika diberi makan yang rutin.

Baca Juga :   12 Tanaman Hias Ini Beri Keajaiban Pada Udara Di Rumah Anda

Potensi pasar ayam batik ini terbilang baik karena permintaannya yang cukup stabil. Baik anakan dan indukan, di pasar unggas ayam batik memiliki rentang harga cukup terjangkau antara Rp20 ribu sampai dengan Rp100 ribu.

Petelur yang baik

Dengan postur tubuh yang mungil, telur yang dihasilkan juga tentunya berukuran kecil. Untuk berat badan ayam batik jantan yaitu berkisar 600 gram per ekornya dan betina sekitar 500 gram per ekor.

Ayam batik memiliki produktivitas telur yang baik, utamanya ayam batik kanada karena termasuk ayam yang rajin bertelur. Setiap tahunnya, ayam ini dapat menghasilkan sekitar 60 hingga 80 butir telur, dengan ukuran telurnya yang kecil dan berwarna putih dengan berat sekitar 30-35 gram.

Karena ukuran telurnya yang kecil, ayam ini tidak disarankan untuk bisnis petelur. Disarankan menetaskan telur ayam sebrights dilakukan dengan inkubator agar dapat menghasilkan anakan yang banyak. Sebab, inkubator sangat baik untuk menetaskan telur-telur ayam tersebut.

Perawatan

Perawatan ayam batik cukup mudah. Kandang ayam yang digunakan bisa berupa kandang tertutup agar terlindung dari air hujan, ayam juga bisa mengerami telurnya di kandang ini.

Agar ayam tidak stress dan mendapatkan sinar matahari cukup, pada siang hari sebaiknya membiarkan ayam bebas berkeliaran di luar kandang. Hal ini juga dapat mendukung perkembangan serta daya tahan tubuh ayam.

Baca Juga :   Tips Menghilangkan Pestisida pada Sayuran dan Buah

Untuk menjaga agar bulunya tetap bersih dan mengkilat, sebaiknya memandikannya seminggu sekali, lalu segera dijemur. Juga sebaiknya menyediakan kolam-kolam kecil agar ayam bisa mandi dengan bebas.

Penting juga dilakukan dengan meletakkan kandang di lokasi yang terpapar sinar matahari penuh, agar kandang selalu dalam kondisi hangat.

Pemberian Pakan

Pakan dan air minum merupakan hal paling utama yang harus dipenuhi. Sebaiknya, dalam sehari ayam diberi makan sebanyak tiga kali. Ayam bisa diberikan pakan berupa bekatul atau dedak yang dicampur dengan BR atau AD2 untuk ayam dewasa dan AD1 untuk anakan.

Sekali-kali ayam diberi makanan seperti campuran voer dan nasi, pemberian vitamin serta supplement seperti minyak ikan dapat meningkatkan daya tahan tubuhnya.

Lakukan pemberian obat herbal saat ayam kurang sehat atau bisa juga dalam keadaan sehat sebagai upaya pencegahan. Jangan lupa melakukan vaksinasi agar ayam terhindar dari penyakit.

Ayam batik siap dikawinkan saat umur delapan bulan. Anda cukup meletakkan satu pejantan dan dua sampai tiga betina dalam satu kandang. Selanjutnya yang perlu diwaspadai adalah saat musim pancaroba. Sebab musim pancaroba menyebabkan ayam rawan terjangkit sakit.

Banner Iklan @a2tani.id
  • Bagikan
Banner Iklan Mediatani
Banner Iklan Mediatani