Sering Bikin Pusing Peternak, Ini Cara Penanganan Kambing yang Kena Scabies

  • Bagikan
Penyakit scabies pada kambing

Mediatani – Apakah kambing peliharaan Sobat Mediatani terlihat berbeda di bagian kulitnya? Jika iya, bisa jadi kambing tersebut terkena salah satu jenis penyakit kulit pada kambing. Tapi gimana ya cara agar tahu bahwa keanehan di bagian kulit tersebut benar penyakit atau bukan?

Jawabannya adalah dengan membaca artikel berikut sampai tuntas, karena di sini akan dibahas tentang jenis penyakit kulit paling umum pada kambing, gejala, dan juga cara penanganannya secara lengkap. Yuk, cari tahu.

Jenis Penyakit Kulit Pada Kambing yang Paling Umum

1. Nama Penyakit dan Penyebab

Beda dengan manusia, penyakit kulit pada kambing ternyata lebih susah untuk didiagnosa, karena penyebab dari penyakit ini sendiri bisa karena bakteri, jamur, parasit, atau bahkan virus.

Tapi jika di Indonesia, jenis penyakit kulit pada hewan kambing yang paling umum adalah kudis / kurap, yang istilah medisnya adalah “scabies”. Penyakit ini akan menimbulkan sensasi gatal luar biasa dan bisa sampai membuat si kambing depresi lho.

Kalau nggak segera ditangani, lama-lama di kambing akan mati. Penyebab dari scabies ini adalah hewan sejenis tungau yang disebut Sarcoptes Scabiei. Penyebab dari kemunculan tungau ini sendiri, selain karena tertular oleh ternak lain, bisa juga karena kebersihan kandang yang kurang dijaga.

Baca Juga :   Ingin Menanam Tapi Lagi Musim Kemarau? Tanaman Ini Bisa Jadi Pilihanmu

Sebab, tungau ini paling suka bergerombol di tempat-tempat yang lembab dan kotor. Kabar buruknya, scabies tergolong penyakit menular lho, dan bukan hanya ke sesama ternak tapi juga bisa ke manusia (atau yang dalam bahasa medis disebut dengan zoonosis).

2. Gejala

Gejala paling umum dari penyakit scabies pada kambing adalah:

  • Porsi makan si kambing menurun / nggak selera makan.
  • Kambing terlihat gelisah atau sering bersuara.
  • Muncul kerak atau bercak di permukaan kulit dan kadang juga dengan perontokan bulu.
  • Penebalan kulit.
  • Kulit berkoreng.
  • Kambing sering terlihat menggesek-gesekkan tubuhnya ke dinding kandang.

3. Penanganan

  • Langkah pertama dan terpenting jika kambing terkena jenis penyakit kulit ini adalah langsung memisahkannya dari kambing atau ternak lain supaya penyakit tidak menular (jika jumlah ternak lebih dari satu).
  • Langkah kedua, sebaiknya Sobat Mediatani memakai sarung tangan dan sepatu boot setiap kali memberikan makan kepada si kambing selama penyakit ini belum hilang.
  • Ketiga, kambing harus lebih rajin dimandikan dengan sabun agar tungau bisa pergi / mati, dan bersamaan dengan ini, kebersihan kandang juga harus lebih diperhatikan lagi ya. Pastikan kandang dalam keadaan kering dan bersih dari sampah / kotoran.
  • Keempat, berikan pengobatan kepada si kambing agar penyakit lebih cepat sembuh bersama dengan poin ketiga tadi. Nah, untuk pengobatannya sendiri ada dua nih, yaitu:
  • Jika ingin yang cepat dan praktis tapi juga lebih mahal, bisa langsung memanggil dokter hewan agar si kambing diberi suntikan obat scabies (biasanya penyuntikan nggak cukup sekali nih).
  • Kalau ingin pengobatan tradisional tapi agak lama, bisa membuat campuran cuka dan bawang merah halus lalu balurkan ke area kulit yang terinfeksi sampai kondisi kulit membaik.
Baca Juga :   Ingin Tingkatkan Produksi Susu, Pemkab Malang Akan Impor Sperma Sapi dari China

**

Kesimpulannya, jaga kebersihan kambing dan kandang agar jenis penyakit kulit pada kambing yang bisa menular ke manusia ini nggak kejadian. Tapi kalau sudah terlanjur, segera ambil tindakan dengan beberapa langkah penanganan seperti di atas.

  • Bagikan