tanaman bonsai
ilustrasi tanaman bonsai

Bonsai kelapa, bonsai serut, bonsai beringin, bonsai turi, dan segala jenis tanaman bonsai saat ini mudah dijumpai. Di dalam ruangan perkantoran, mall, hotel bahkan ada juga yang meletakkannya di pekarangan rumah.

Tanaman Bonsai merupakan tanaman yang sengaja dikerdilkan. Struktur tanaman mulai dari akar, batang, hingga daun diberi perlakuan agar diperoleh bentuk menarik seperti yang diinginkan. Maka dari itu, budidaya tanaman bonsai dianggap sebuah bagian dari seni. Tapi, tahukah sobat mediatani, dari mana, atau sejarah asal mula dan penyebaran tanaman bonsai ini berkembang?

Jepang merupakan bangsa yang memiliki beragam kebudayaan yang unik dan menarik, tetapi semua kebudayaan yang dimiliki bukanlah hasil ciptaan sendiri. Kebudayaan Jepang sejak dinasti Yamato telah mendapatkan pengaruh besar dari Buddhisme dan peradaban Cina.

Jadi dapat dikatakan bahwa Jepang menyerap budaya asiang dan kemudian dijadikan sebagai budaya lokal Jepang. Begitu juga dengan bonsai yang merupakan penyerapan budaya dari Cina. Bonsai merupakan suatu kebiasaan masyarakat Cina menanam tanaman yang dikerdilkan di dalam pot. Kebiasaan ini disebut punsai atau penzai.

Seni Punsai di Cina

Punsai ini pertama kali dibuat oleh Ton Guen Ming yang merupakan pegawai negeri kelas atas pada pemerintahan dinasti Ch’in (221-206 SM), pada awalnya kegemaran punsai ini hanya dilakukan oleh para bangsawan namun lama kelamaan hobi punsai pun menjadi kegemaran yang tidak hanya terbatas pada bangsawan saja.

Pada awalnya punsai yang dibuat sebagai pelipur lara terhadap perasaan jenuh kehidupan bernegara. Jenis tanaman yang pertama kali ditanamnya adalah bunga krisan (chrisantemun Sp).

Bonsai Jepang

Seni Punsai atau Bonsai tersebut ini kemudian di bawa ke Jepang sekitar tahun 1200 dan berkembang dengan pesat mulai 1900-an. Bonsai mulai disebarluaskan oleh bangsa Jepang ke seluruh dunia.

Bonsai terdiri dari dua kata yang berasal dari bahasa Jepang, yaitu bon yang berarti pot dan sai yang berarti tanaman. Jadi, bonsai dapat diartikan sebagai tanaman yang di pelihara di dalam pot. Namun, tidak semua tanaman di dalam pot dapat di sebut bonsai karena tanaman tersebut harus memenuhi kriteria tertentu.

Baca juga : Cara Membuat Bonsai Beringin Dengan Baik

Perkembangan Bonsai di Jepang

Pada tahun 1914, adalah pertama kalinya Jepang mengadakan pameran bonsai di negaranya sendiri, yang diselenggarakan di Tokyo. Pada tahun 1933 dan 1934, bonsai mencapai kejayaan di Jepang. Kota-kota besar seperti Tokyo, Osaka, dan Nagoya sering kali mengadakan pameran-pameran bonsai. Para kolektor dan pencinta bonsai mulai memamerkan koleksinya.

Namun pada perang dunia kedua berlangsung, perkembangan seni bonsai di Jepang memasuki masa suramnya. Namun setelah kekuatan negara kembali pulih dan taraf kehidupan rakyat menjadi stabil, barulah seni bonsai kembali berkembang pesat hingga saat ini.

Seiring dengan perkembangan bonsai di Jepang, maka pada tanggal 18 Februari 1965 didirikanlah Asosiasi Bonsai Jepang (Nihon Bonsai Kyookai). Bertujuan untuk memasyarakatkan, melestarikan dan meningkatkan seni bonsai, sekaligus mengembangkan kemampuan rakyat untuk memajukan kebudayaan bangsa Jepang.

Baca Juga  Sudah Layakkah Petani Indonesia Beralih ke Padi Hidroponik?

Kegiatan asosiasi ini antara lain menyebarkan teknik pembuatan bonsai di dalam maupun di luar Jepang, mendidik ahli bonsai, meneliti pembibitan bonsai, mengadakan pameran, dan penerbitan majalah atau buku-buku mengenai bonsai.

Penyebaran Bonsai di Dunia

Prancis

Jauh sebelum penyebaran seni bongsai di Jepang, Jepang sudah mulai memperkenalkan seni bonsai ke mancanegara, baik ke Eropa, Amerika Utara, Austarlia, Asia dan kenegara-negara lainnya. Terbukti dengan ditampilkan koleksi-koleksi bonsai untuk pertama kalinya dalam pameran World Fair di Prancis tahun 1878. Namun yang ditampilkan sebenarnya bukanlah bonsai, melainkan semacam group planting atau mini forest. Pada saat itu surat kabar setempat memberitakan pameran tersebut, namun tidak dianggap sebagai seni yang istimewa.

Barulah pada tahun 1889 di Prancis, Jepang menempatkan bonsai secara fokus utama di pavilyunnya untuk pertama kali. Surat kabar setempat yang memberitakan sebelumnya pada tahun 1878, berubah penilaiannya. Mereka mengakui seni tersebut sangat menabjubkan, karna pohon yang umurnya lebih dari satu abad, namun tingginya tidak lebih dari tinggi anak kecil, dan bentuknya benar-benar alami serta berseni.

Inggris

Kemudian dalam pameran di London tahun 1904 dan 1909, masyarakat inggris mulai mengenal bonsai untuk pertama kalinya. Dalam pameran tersebut apresiasi pengunjung sangat baik. Sehingga dapat dikatakan, mulai dari pameran ini, seni bonsai mendapatakan tanggapan positif yang sangat luas di masyarakat Inggris.

Amerika

Pada tahap berikutnya sini bonsai juga berkembang di Amerika. Seni ini berkembang pesat melalui tentara Amerika yang kembali dari Jepang sesudah perang. Selain itu orang Jepang yang menetap di Amerika juga ikut dalam menyebarkan seni bonsai di Amerika.

Salah satunya orang yang paling berjasa dalam menyebarkan seni bonsai ke Amerika adalah Jhon Naka, dalam salah satu acara yang berlangsung di California pada tahun 1970, Jhon Naka mengatahkan bahwa bonsai tidak lagi menjadi milik Jepang dan bukan tradisi budaya Jepang saja. Namun bonsai menjadi milik seluruh masyarakat dunia.

Komunitas Penggemar Bonsai di Dunia

Dengan semakin sering diselenggarakan pameran, baik di Jepang, Eropa, maupun Amerika, maka penggemar bonsai pun akan semakin banyak. Penyebaran terus berlanjut ke Belanda, Jernam, Spanyol, Ausralia dan Asia Tenggara. Kemudian di masing-masing mulai mendirikan organisasi komunitas penggemar bonsai sebagai wadah bagi para penggemar atau hoby seni bonsai.

BACA JUGA : Cara Membentuk Bonggol Tanaman Adenium

Di Belanda ada De Nederlandse Bonsai Vereniging, di Jerman ada Cetrum Heidelberg, di India ada The Indo-Japanese Asociation, di Eropa Barat dan Eropa Timur ada European Bonsai Acosiation, di Filipina ada Bonsai Growers Association, di Singapura ada Singapure Bonsai Society, di Malaysia ada Malaysia Bonsai Society, dan di Indonesia sendiri ada Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia.

Dengan melihat banyaknya berdiri organisasi bonsai di dunia dapat dikatakan bahwa bonsai sudah berkembang dan tidak lagi milik Cina dan Jepang saja. Namun, kini bonsai menjadi milik seluruh masyarakat dunia.

Bonsai tanaman apa yang ada di rumah kalian?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here