10 Kandungan Gizi yang Terdapat Pada Pisang, Menu Enak untuk Diet

  • Bagikan

Mediatani – Buah pisang menjadi salah satu buah tropis dengan keberadaannya yang sudah menyebar ke seluruh dunia. Kandungan gizi pisang yang cukup lengkap menjadi salah satu alasan orang-orang mengonsumsi buah ini dengan berbagai tujuan.

10 Kandungan Gizi Pisang

Pisang adalah buah yang mudah untuk ditemukan dan dijual dengan harga cukup terjangkau. Buah ini memiliki banyak kandungan yang sangat bermanfaat untuk tubuh. Berikut beberapa kandungan yang terdapat dalam buah pisang:

1. Karbohidrat

Pisang menjadi sumber karbohidrat yang sangat kaya. Hal ini disebabkan adanya kandungan tepung dalam pisang, terutama pisang yang belum matang sempurna. Sementara pisang yang sudah matang memiliki kadar gula baik yang cukup tinggi.

Itu sebabnya, kandungan karbohidratnya sangat banyak. Meski karbohidrat yang cukup tinggi, namun asal rasa manisnya berupa sukrosa, glukosa, dan fruktosa. Kandungannya sekitar 16 persen dari berat dalam keadaan sugar.

Gula yang tinggi ini tidak berbahaya karena kadarnya masih dalam kategori glikemik rendah. Untuk itu sangat disarankan untuk mengonsumsi pisang jika Sobat Mediatani sedang menjalani masa diet.

Karbohidratnya lebih baik daripada nasi dan hanya dengan memakan sedikit saja sudah membuat perut kenyang. Atlet olahraga juga memakan pisang saat istirahat ketika masa pertandingan.

2. Serat

Serat dalam kandungan gizi pisang masih dalam bentuk tepung yang kasar. Saat dikonsumsi, zat tepung ini tidak mudah larut sehingga sampai dalam organ pencernaan. Tepung ini baru akan difermentasi di perut oleh bakteri sehingga nantinya berubah menjadi serat.

Tak hanya zat tepung, kadar serat lain yang ada di dalam pisang adalah pektin. Pektin menjadi serat yang mudah larut di dalam air. Pektin juga mengubah kondisi pisang menjadi lembek seiring bertambahnya waktu matang. Serat ini berfungsi untuk menaikkan kadar gula dalam darah.

Karena serat yang cukup tinggi, pisang sering menjadi buah andalan untuk menjaga kesehatan pencernaan. Selain itu, pisang juga meningkatkan bakteri baik yang bisa membuat buang air besar menjadi lebih lancar. Pisang sangat ideal untuk dikonsumsi setiap hari.

Baca Juga :   Mengenal Beras Shirataki, Jenis Sembako Premium yang Akan Dikenakan PPN

3. Potasium

Potasium adalah salah satu mineral yang ada dalam pisang. Di antara buah lainnya, potasium dalam pisang memiliki jumlah yang sangat tinggi. Orang yang membutuhkan potasium dalam jumlah banyak sering kali disarankan untuk menjalani program diet dengan mengkonsumsi pisang.

Di dalam sebuah pisang dengan ukuran sedang, jumlah potasiumnya mencapai 422 miligram. Jumlah ini lebih besar jika dibandingkan dengan hanya mengkonsumsi suplemen dengan kandungan potasium. Nutrisi yang satu ini harus tetap berada di dalam tubuh.

Apa gunanya potasium dalam pisang? Orang yang memiliki masalah dengan batu ginjal bisa memakan pisang sebagai makanan utama pengganti karbohidrat yang lain. Pasien yang menjalani terapi batu ginjal disarankan makan pisang agar risiko keparahannya bisa berkurang.

4. Vitamin B-6

Vitamin B-6 disebut juga sebagai asam amino bernama triptofan. Asam amino ini merupakan vitamin alami yang bisa meningkatkan perasaan bahagia atau mood baik. Dengan pengaturan mood yang baik, pikiran dan tubuh Sobat Mediatani menjadi lebih rileks dan juga senang.

Vitamin yang satu ini meningkatkan produksi serotonin. Triptofan juga berperan dalam mencegah peradangan sel, memelihara kesehatan saraf, dan juga bisa menurunkan berat badan secara signifikan. Untuk merasakan manfaat tersebut, sebaiknya pisang dimakan langsung dan tidak diolah.

5. Vitamin C

Meskipun jumlah vitamin C pada pisang tidak sebanyak buah-buahan berjenis citrus, pisang bisa memenuhi kebutuhan harian Sobat Mediatani. Di dalam sebuah pisang dengan ukuran sedang, terdapat 10,3 miligram vitamin C.

Peran vitamin C dalam kandungan gizi pisang sangat berperan penting untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh. Konsumsi pisang secara teratur setiap hari bisa mengurangi risiko mudah sakit, mudah lemas, dan juga sariawan. Kondisi kulit juga bisa terjaga dengan baik dan tidak mudah kusam.

6. Kalium

Pisang dengan ukuran sedang memiliki sekitar 422 mg kalium. Mineral yang satu ini menjadi jumlah yang sangat besar dibanding mineral lainnya. Kalium termasuk ke dalam elektrolit yang menunjang kinerja jantung sehingga mencegah jantung koroner.

Baca Juga :   Manfaat Pisang Dalam Keseharian

Terapi pisang juga diberikan kepada orang yang mengidap hipokalemia atau kasus yang dihadapi oleh orang dengan kekurangan kalium. Dari semua buah, pisang menjadi sumber mineral kalium yang sangat baik dan mudah didapatkan dipasaran.

7.  Vitamin A

Vitamin A atau beta karoten terdapat pada pisang. Jumlahnya sekitar 30 miligram yang cocok untuk dijadikan makanan pemenuh kebutuhan harian. Bukan hal asing lagi jika beta karoten merupakan vitamin yang berfungsi untuk melindungi kesehatan mata.

Beta karoten juga menjadi sumber yang baik untuk mengurangi risiko penurunan kognitif. Masalah ini sering terjadi pada mereka yang mulai menginjak usia manula. Dengan mengkonsumsi pisang, risiko penurunan daya ingat bisa dicegah sehingga kemampuan berpikir tetap baik di usia tua.

8. Magnesium

Jumlah magnesium dalam pisang sekitar 32 miligram pada ukuran buah sedang. Magnesium adalah mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Fungsi utamanya adalah memelihara kesehatan jantung sehingga orang yang mengkonsumsinya terhindar dari masalah jantung koroner.

9. Dopamine

Dopamine merupakan salah satu oksidan yang dapat ditemukan pada pisang. Jumlahnya tidak besar sehingga kinerjanya tidak signifikan untuk membantu memperbaiki fungsi neurotransmitter. Perlu diketahui bahwa dopamine pada pisang bisa membantu memperbaiki mood dan mencerahkan kulit.

10. Katesin

Selain dopamine, antioksidan lain pada pisang adalah katekin. Fungsi katekin yang paling utama adalah menangkal radikal bebas sehingga kesehatan tubuh tetap terjaga. Fungsi lainnya adalah menurunkan risiko penyakit yang berhubungan dengan jantung.

**

Banyaknya kandungan gizi pisang membuat buah ini menjadi pilihan yang tepat sebagai menu diet. Selain menyehatkan, pisang juga membantu tubuh untuk tetap merasa kenyang. Itu sebabnya, menu diet paling baik pengganti karbohidrat adalah buah pisang jenis apapun.

Banner Iklan @a2tani.id
  • Bagikan
Banner Iklan Mediatani
Banner Iklan Mediatani