4 Keunggulan dan Manfaat Penting Tanah Aluvial dalam Dunia Pertanian

  • Bagikan
Tanah aluvial untuk pertanian.
Tanah aluvial untuk pertanian.

Mediatani – Benarkah tanah aluvial memiliki tingkat kesuburan yang relatif tinggi? Perlu Sobat Mediatani ketahui, persebaran aluvial cukup merata di Indonesia. Hal itulah yang menyebabkan Indonesia dikenal sebagai negara dengan tanah yang subur dan menghasilkan beragam produk pertanian melimpah.

Berdasarkan pernyataan itu dapat disimpulkan, aluvial termasuk tanah subur karena terbentuk dari unsur hara dari dalam air kemudian meresap ke tanah. Sehingga seiring berjalannya waktu, ketika air sudah mulai surut akan berubah menjadi lahan aluvial yang memiliki tingkat kesuburan tinggi.

Sebaran Tanah Aluvial di Kawasan Pulau Indonesia

Indonesia banyak dikatakan sebagai salah satu negara yang beruntung. Mengapa demikian? Karena banyak kawasan di Indonesia memiliki lahan aluvial yang tersebar merata.

Hampir seluruh permukaan bumi Indonesia tergolong subur dan menghasilkan beragam produk pertanian yang unggul. Persebaran wilayah aluvial di Indonesia banyak ditemukan di sekitar sungai Bengawan Solo, Kalimantan, Sumatera, dan kawasan ujung timur Indonesia.

Memang dari seluruh pulau besar yang ada di Indonesia, hanya pulau Sulawesi yang tidak memiliki area lahan aluvial dengan jumlah yang signifikan.

Tanah aluvial mampu memberikan nutrisi tepat bagi tanaman agar tumbuh subur dan menghasilkan panen secara optimal. Indonesia sebagai negara yang memiliki persebaran lahan aluvial paling luas memiliki potensi besar untuk unggul menghasilkan segala macam produk pertanian.

Manfaat Tanah Aluvial dan Keunggulan

Sampai saat ini, banyak sekali masyarakat yang beranggapan bahwa tanah yang subur hanya bisa ditemukan pada daerah dataran tinggi.

Akan tetapi, lahan aluvial tampaknya berhasil mengubah persepsi tersebut. Berikut ini keunggulan dan manfaat yang dimiliki oleh lahan aluvial dalam bidang pertanian:

1. Memberikan Kemudahan dalam Melakukan Irigasi

Keunggulan pertama yang dimiliki oleh lahan aluvial yaitu kemudahan dalam melakukan irigasi atau pengairan. Dalam proses bercocok tanam tradisional, masih banyak sekali masyarakat yang mengandalkan sistem irigasi dengan metode manual atau buka tutup pengairan.

Biasanya petani akan membuat parit untuk mengalirkan air ke lahan pertanaman pribadi. Dengan kondisi parit yang cenderung cekung, maka akan memudahkan petani dalam proses pengairan. Lahan aluvial memiliki karakteristik gembur sehingga mempermudah proses pengairan lahan.

2. Memiliki Kandungan Sumber Mineral Tinggi

Tanah aluvial memiliki banyak kandungan sumber mineral di dalamnya. Mineral merupakan sumber penghidupan bagi tumbuhan dan aluvial sudah menyerap mineral dalam jumlah optimal saat proses pengendapan. Oleh sebab itu, kandungan mineral aluvial tentu akan semakin bagus.

3. Mudah Diolah

Selama masih dalam proses pengendapan, air secara perlahan akan masuk terserap ke dalam lapisan tanah. Kondisi demikian akan mengakibatkan aluvial mudah untuk diolah sebagai lahan untuk bercocok tanam segala macam jenis komoditas pertanian.

Walaupun memang ada jenis lahan aluvial yang memiliki endapan batuan besar, namun secara umum masih bisa diolah secara optimal. Sobat Mediatani yang bertani di lahan aluvial tidak membutuhkan waktu lama untuk mengolah tanah.

4. Bisa Menyerap Air Secara Maksimal

Mampu melakukan daya serap maksimal adalah salah satu keunggulan penting dari lahan aluvial. Hal ini dikarenakan aluvial memiliki permukaan pori yang halus, sehingga mampu menyerap air secara optimal. Tanah aluvial biasanya memang menyimpan air dalam jumlah yang banyak.

Dengan kata lain, ketika musim kemarau tiba maka petani tidak perlu khawatir tanaman akan mati karena lahan aluvial kering. Aluvial masih menyimpan cadangan air yang bisa diserap oleh tanaman dengan baik bahkan pada musim kemarau sekalipun.

**

Tanah aluvial tergolong jenis tanah yang terbentuk dari hasil endapan sungai, danau, dan air hujan. Hal inilah yang menyebabkan aluvial mudah ditemukan pada dataran rendah. Aluvial mampu membuat nutrisi tanah terserap dengan baik sehingga berpotensi besar dalam bidang pertanian.

  • Bagikan