Anggota Komisi IV DPR RI Dorong SDM Pertanian Terus Berkembang

  • Bagikan
Sumber foto: beritalima.com

Mediatani – Dalam upayanya untuk mengembangkan sektor pertanian utamanya di Kabupaten Bone, Andi Akmal Pasluddin selaku Anggota DPR RI asal Sulawesi Selatan II mengadakan Bimbingan Teknis sebagai upaya meningkatkan kapasitas penyuluh pertanian dan petani.

Bimbingan teknis yang berlangsung pada hari Senin (15/03/2021) ini bekerja sama dengan badan penyuluh dan pengembangan sumber daya manusia Kementerian Pertanian untuk memberikan motivasi kepada sekitar 130 tenaga penyuluh pertanian.

Dalam acara yang digelar di Hotel Helios Bone, Akmal yang juga sebagai Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS ini “membakar” semangat para stakeholder di bidang pertanian utamanya kepada para penyuluh dan juga pendamping pertanian di Kabupaten Bone.

“Negara Indonesia ini memang memiliki potensi yang sangat berlimpah dan beraneka ragam. Tanahnya subur, tidak ada cuaca yang ekstrim, hanya ada dua musim, letak geografis pada bentangan khatulistiwa dan memiliki beragam jenis flora fauna yang begitu besar jumlahnya. Semua ini merupakan anugrah dari Tuhan Yang Maha Esa,” ungkap Akmal.

Akmal melanjutkan, bahwa tetapi jika tidak didukung oleh pengelola atau sumber daya manusia yang handal, maka hanya sia-sia belaka harta melimpah negara kita tidak termanfaatkan dengan cara yang baik.

Baca Juga :   Intip Proses Simbiosis Mutualisme Antara Lebah dan Bunga Matahari

Politisi PKS ini juga menjelaskan tentang Indonesia yang memiliki kekayaan Alam dan dinilai telah berhasil membuat kagum bangsa-bangsa luar ternyata sampai saat ini belum memberikan kekuatan ekonomi terhadap bangsa kita.

Padahal Jumlah penduduk bangsa kita luar biasa besar mendekati tiga ratus juta penduduk. Seharusnya, kondisi ini bisa dimaksimalkan dan menjadikan bangsa kita berwibawa di mata dunia, namun pada kenyataanya, negara kita hanya di jadikan obyek Pasar belaka.

Akmal mengatakan, di Luar sana, Banyak negara yang menyukai Indonesia tidak hanya sekedar kekuatan alam atau kekuatan ekonominya. Tetapi juga tentang budaya dan pola konsumsi negaranya yang menjadi pembeli, bukan sebagai penjual. Kita memiliki banyak potensi komoditas pertanian yang mestinya bisa di ekspor atau minimal mampu mencukupi kebutuhan dalam negeri, tetapi justru lebih sering mengimpor bahkan pada beras.

“Kita harus bisa memperkuat sumber daya manusia pertanian kita, dalam upaya menyongsong persaingan global. Produk kita harus berkualitas, dan semua di awali dari sumber daya manusia yang handal”, ujar Akmal.

Akmal juga menyampaikan, bahwa sebagai Wakil Rakyat di DPR RI, Dia menjadi pelayan bagi seluruh masyarakat. Terpilihnya Akmal tidak lepas dari amanah yang diberikan masyarakat kepadanya.

Baca Juga :   Program Indonesia Tani, Hasil kolaborasi BRI Agro dan TaniHub

Akmal melanjutkan, meski tercatat capaian positif dari sektor pertanian tetapi masih saja banyak keluhan masyarakat tentang kesulitan dalam produksi pertaniannya. Para sumber daya manusia pertanian harusnya mampu menjembatani dalam mempermudah proses pemenuhan kebutuhan produksi pertanian terutama pada persediaan pupuk dan bibit tanaman.

“Ini tugas kita bersama. Intinya saya tidak mau dengar berita tentang petani kecil yang kesulitan dalam berproduksi komoditas pertanian. Harusnya petani ini tidak perlu pusing dengan pupuk. Kita harus mampu melayani masyarakat dengan baik dan itulah tugas negara. Sebab kami ini adalah pelayan rakyat”, ucap Akmal.

Selain bersama para tenaga penyuluh pertanian, Akmal juga mengadakan gelaran acara di sesi kedua yaitu pada hari Selasa (16/03/2021) dengan pergantian peserta yaitu para petani yang ada di sekitar Kabupaten Bone.

“Dengan segala tugas pokok dan fungsi sebagai Anggota DPR RI, Akmal akan terus berupaya untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat di tingkat pusat”, pungkas Andi Akmal Pasluddin.

  • Bagikan