ilustrasi contoh keputihan

Bagi sebagian wanita, keputihan merupakan hal yang biasa dialami. Keputihan atau yang juga biasa disebut Flour Albus merupakan cairan atau lendir yang disebabkan olah jamur, parasit, virus, maupun bakteri yang keluar melalui vagina. Keputihan biasanya terjadi sesekali, baik sebelum atau sesudah siklus menstruasi, saat seseorang mengkonsumsi obat tertentu atau sedang stress, atau dalam kasus yang lebih serius, hampir setiap hari sebagai indikasi adanya penyakit di dalam tubuh.

Ada beberapa jenis keputihan yang sering dialami oleh wanita. Pertama, keputihan yang normal yaitu keputihan berwarna bening dan tidak berbau. Sedangkan keputihan yang tidak normal memiliki warna kekuningan, kecoklatan, ataupun kehijauan yang disertai bau amis dan mengakibatkan rasa gatal atau panas di area vagina.

Dalam kasus keputihan yang tidak normal, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter ahli. Sedangkan untuk mengatasi keputihan normal, ada dua cara yang dapat dilakukan, yaitu menggunakan obat luar dan obat dalam. Obat luar yang dimaksud adalah obat atau cairan yang digunakan untuk membersihkan vagina.

Saat ini, banyak sabun khusus Miss V dengan berbagai merk yang dapat mengobati keputihan beredar di pasaran. Harga dari sabun pembersih Miss V berbeda setiap merk sesuai dengan keunggulannya masing-masing, yang membuat banyak wanita berpikir ulang untuk membelinya. Kabar baiknya, anda dapat membuat cairan pembersih Miss V dirumah dengan bahan-bahan sederhana! Ada dua jenis tumbuhan yang sering digunakan yaitu Daun Sirih dan Lidah Buaya.

1. Daun Sirih

Daun Sirih atau yang memiliki nama binomial Piper betle merupakan tanaman obat yang terkenal dapat menghentikan pendarahan, mengobati jerawat, maupun mengatasi keputihan. Daun Sirih memiliki kandungan minyak atsiri. Minyak inilah yang dapat mematikan kuman dan merupakan anti jamur.

Untuk itu, dibutuhkan sepuluh lembar daun sirih yang direbus menggunakan dua liter air hingga mendidih. Tunggu hingga hangat lalu gunakan untuk membersihkan area kewanitaan anda. Gunakan rebusan daun sirih ini 2-3 kali dalam seminggu. Sebaiknya jangan sering-sering menggunakan rebusan daun sirih ini karena dapat membuat area kewanitaan anda terlalu kering dan mematikan bakteri-bakteri baik yang menjaga ph area kewanitaan anda.

Baca Juga  Ternyata Semua Bagian Tanaman Delima Berkhasiat Untuk Kesehatan

2. Lidah Buaya

Lidah buaya atau Aloe vera atau Aloe barbadensis Milleer merupakan tanaman hias sekaligus tanaman obat yang terkenal digunakan untuk menyuburkan rambut dan mengobati jerawat. Tetapi, tumbuhan yang mengandung enzim, asam amino, dan lain-lain ini juga berfungsi sebagai anti inflamasi, anti jamur dan anti bakteri sehingga dapat digunakan untuk mengatasi keputihan.

Untuk itu, dibutuhkan daging lidah buaya yang telah diblender hingga halus dan direbus menggunakan dua gelas air bersama lima lembar daun sambiloto hingga mendidih. Tunggu hingga air rebusan hangat dan gunakan untuk membersihkan area kewanitaan anda dua kali sehari.

Bahan Jamu Herbal Keputihan

Sedangkan obat dalam atau jamu yang dapat digunakan untuk mengatasi keputihan adalah Sambiloto dan Kunyit.

Sambiloto

Sambiloto atau yang memiliki nama binomial Andrographis paniculata adalah tanaman obat yang sering dimanfaatkan untuk mengobati sakit perut, menurunkan demam, mengatasi gatal-gatal, mengatasi keputihan, dan lain-lain. Sambiloto memiliki kandungan laktone dan flavonoid yang terdapat pada daun, cabang, dan akarnya.

Untuk mengatasi keputihan,dibutuhkan tiga batang tumbuhan sambiloto yang direbus dengan empat gelas air. Rebus hingga air rebusan hanya tersisa setengahnya. Saring dan minum ¾ gelas air rebusan sambiloto tiga kali sehari.

Kunyit

Kunyit adalah rempah-rempah dan tanaman obat yang memiliki nama binomial Curcuma longa. Tanaman berwarna oranye ini sering digunakan sebagai bumbu masak dan juga obat berbagai penyakit.

Untuk mengatasi keputihan, seduh parutan kunyit bersama gula jawa dan asam jawa, kemudian minum dua kali sehari tanpa ampasnya.

Itulah penjelasan mengenai bahan-bahan alami untuk basmi keputihan. Jika ada pertanyaan, silakan isi di kolom komentar ya. Terimakasih karena sudah membaca.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here