Begini Langkah-langkah Menanam Terong dalam Pot

  • Bagikan

Mediatani – Menanam sayuran di halaman rumah bisa menjadi hal yang menguntungkan, di sisilain juga menyenangkan lho.

Selain memberikan keteduhan, sayuran bisa langsung dipetik ketika dibutuhkan kapan pun dan menghemat biaya.

Ada berbagai jenis sayur yang dapat ditanam dengan mudah di halaman rumah, bahkan ada pula yang ditanam dalam rumah, salah satunya terong.

Dilansir dari Kompas.com, Rabu (5/5/2021), terong mudah tumbuh dan bisa ditanam di dalam wadah dengan menggunakan bibit.

Tanaman ini juga dapat ditanam di dalam rumah, lalu dipindahkan ke halaman. Selengkapnya, nah, berikut ini cara menanam terong di dalam pot.

Menabur Bibit Terong

Untuk mulai menanam terong, taburkan bibit terong ke dalam pot dengan kedalaman seperempat inci.

Kemudian, sirami dengan baik, tutup dengan kantong plastik atau penutup datar semai plastik untuk mempertahankan kelembapan, letakkan di tempat yang hangat, serta jaga tanah agar tetap lembap.

Anda akan melihat kondensasi di bagian dalam kantong atau plastik. Jika tidak ada kondensasi, sudah waktunya menyiram dengan air secara lembut, yakni tidak terlalu banyak dan deras, agar bibit tidak copot.

Bibit dapat berkecambah tanpa tambahan panas, tetapi akan membutuhkan waktu lebih lama. Umumnya, benih terong berkecambah dalam waktu tujuh hingga 14 hari.

Setelah berkecambah, lepaskan penutup plastik dan letakkan pot di bawah lampu atau di jendela yang terang.

Baca Juga :   Memanfaatkan Barang Bekas yang Ada di Rumah untuk Menyemai dan Menanam dengan Media Air

Merawat Bibit

Dalam merawat bibit, terus jaga kelembapan bibit terong saat mereka tumbuh selama delapan hingga sepuluh minggu ke depan.

Waspadai terhadap tanda-tanda hama atau penyakit. Kebanyakan hama bibit dapat dikendalikan secara organik dengan sabun insektisida.

Untuk penyiraman, sirami bibit terong secara teratur sekitar sekali seminggu dengan larutan teh kamomil. Ketika muncul daun, inilah saatnya untuk mulai melakukan pemupukan.

Mulailah memupuk dengan larutan emulsi ikan atau rumput laut yang sangat encer, yakni seperempat jumlah yang disarankan pada label.

Anda juga bisa menyuburkan bibit dengan teh vermikompos. Cukup encerkan teh sampai berwarna cokelat muda, lalu sirami. Pupuk bibit dengan larutan ini setiap minggu atau lebih.

Anda mungkin perlu memindahkan bibit terong ke dalam wadah yang lebih besar sebelum waktunya memindahkannya ke luar.

Cukup tempatkan bibit terong ke dalam pot yang satu atau dua inci lebih besar dari sebelumnya. Anda pula dapat menggunakan tanah pot atau campuran yang sama yang digunakan saat  menanam benih.

Hanya 5 Langkah, Begini Cara Mudah Menanam Lemon Dalam Pot

Kamu sering mengonsumsi jeruk lemon dari supermarket? Pernahkah kamu berpikir untuk mengonsumsi lemon dari hasil kebunmu sendiri?

Baca Juga :   Sayur Mayur yang Ternyata Bisa Berbahaya Bagi Tubuh

Ya, lemon memang bukan termasuk jenis buah dengan harga yang sangat mahal. Namun dengan menanam lemon sendiri, kamu bisa mendapatkan beberapa manfaat, mulai dari menghemat pengeluaran, mengurangi stress, hingga terhindar dari penggunaan zat kimia berbahaya.

Nah, inilah 5 langkah mudah untuk menanam lemon di dalam pot:

1. Pilih Pot yang Tepat

Untuk menanam bibit lemon, gunakan pot yang memiliki lubang di bagian bawahnya. Besar pot yang digunakan yaitu berdiameter 50 cm atau lebih. Pastikan menyiman tanaman lemon di tempat yang terpapar sinar matahari selama 8–12 jam per hari.

2. Pemangkasan

Pangkas ranting dan cabang tanaman lemon yang tidak produktif secara rutin. Ranting atau cabang yang tepat untuk dipangkas biasanya tumbuh di tengah batang atau di batang bawah. Mulailah pangkas sejak bibit dipindah ke dalam pot agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman.

3. Pembentukan Cabang

Kamu bisa membentuk cabang tanaman lemon dengan memangkasnya mulai 2 bulan sejak bibit ditanam di dalam pot. Pangkas cabang yang berdekatan dan tumpang tindih, beri jarak antar cabang lebih dari 5 cm.

Selain menambah nilai estetikanya, pemangkasan juga berguna mencegah serangan hama penyakit di tanaman rimbun, seperti kutu putih dan jamur…baca selngekpanya dengan klik di sini. (*)

  • Bagikan