Berbagai Ikan yang Tahan Hidup di Air Minim Oksigen dan Cukup Populer

  • Bagikan
Ikan gabus

Mediatani – Siapa bilang memelihara ikan itu sulit? Kegiatan ini terasa lebih mudah dan menyenangkan jika Sobat Mediatani mengetahui berbagai ikan yang tahan hidup di air minim oksigen. Artinya, untuk memelihara ikan tersebut tanpa menggunakan aerator pun tidak masalah.

Untungnya, di sini terdapat berbagai jenis ikan yang memiliki daya tahan hidup cukup tinggi meskipun dalam kondisi yang kurang oksigen. Daftar ikan berikut ini dapat menjadi solusi untuk siapapun yang tidak ingin merasa repot memeliharanya. Apa saja jenis ikannya?

Berbagai Ikan yang Tahan Hidup di Air Minim Oksigen

Ikan-ikan yang terdiri dari berbagai spesies ini secara umum memiliki ketahanan yang luar biasa ketika berada di dalam air yang tidak terlalu banyak mengandung oksigen. Tentunya, banyak orang yang membudidayakan ikan tersebut sebagai hobi atau penghasilan tambahan.

1. Cupang

Ilustrasi: ikan cupang di akuarium

Ekor yang berkibar dengan corak tubuh berwarna-warni menjadi ciri khas ikan cupang yang mampu menarik minat orang yang hobi memelihara ikan. Pemeliharaannya sangat mudah yakni dengan meletakkan ikan cupang ke dalam toples saja tanpa menggunakan aerator.

Namun, Sobat Mediatani harus ingat untuk tidak meletakkan dua ekor atau lebih ikan cupang dalam satu wadah. Mereka memiliki tendensi untuk bertarung demi mempertahankan wilayahnya. Meskipun kecil, ikan cupang cukup agresif, jadi lebih baik satu wadah untuk satu ekor cupang.

2. Guppy

Ikan guppy

Sekilas, ikan guppy terlihat mirip dengan ikan cupang, padahal keduanya sangat berbeda. Ukuran tubuh ikan guppy jauh lebih kecil daripada ikan cupang. Walaupun berada dalam akuarium tanpa aerator, ikan yang memiliki corak beragam ini tetap bisa bertahan hidup.

3. Channa

Channa Bankanensis

Sebagian besar orang mengenal ikan channa dengan sebutan gabus. Dari berbagai ikan yang tahan hidup di air minim oksigen, gabus termasuk yang populer. Ikan predator ini tak akan menyulitkan empunya dalam memelihara karena tak perlu menyediakan aerator.

4. Lele

Lele Mutiara

Rupanya lele tidak hanya menjadi bahan konsumsi saja. Ada juga beberapa jenis lele hias untuk menghuni akuarium atau kolam. Tentu saja lele hias jauh lebih mahal daripada lele untuk konsumsi. Uniknya, ikan predator sangat tangguh ketika hidup di air yang minim oksigen.

5. Palmas

Ikan palmas

Ikan predator yang memiliki ketahanan tinggi saat berada di air dengan sedikit oksigen yakni palmas. Beberapa orang menyebutnya ikan naga, karena badannya yang panjang dan bentuk ekor yang unik membuatnya terlihat seperti naga.

Memelihara ikan palmas tidak begitu merepotkan karena tanpa aerator pun, ikan ini masih bisa hidup. Makanan yang tepat untuk ikan naga dapat berupa ikan-ikan kecil, udang, atau pelet. Harga ikan ini sangat bervariasi tergantung dari jenisnya.

6. Oscar

Ikan oscar

Air dengan kadar oksigen sedikit bukanlah hambatan untuk ikan oscar hidup. Tentunya, ikan jenis ini sangat cocok untuk menjadi hewan peliharaan tanpa merepotkan tuannya. Karena ikan oscar termasuk predator, sebaiknya jangan campur dengan jenis ikan lainnya dalam satu akuarium.

7. Molly

Terkadang rasa malas untuk membersihkan akuarium secara rutin menjadi pemicu mengapa orang-orang enggan memelihara ikan hias. Untungnya, ikan molly yang berwarna-warni bisa membersihkan akuarium.

Di samping itu, ikan molly mampu bertahan di air yang kadar oksigennya sedikit. Harganya pun relatif murah sehingga dapat menghemat budget untuk memeliharanya. Ikan molly yang hidup berkelompok termasuk pilihan favorit baik anak-anak maupun dewasa.

**

Ternyata berbagai ikan yang tahan hidup di air minim oksigen menjadi solusi bagi Sobat Mediatani yang tidak ingin kerepotan menyediakan aerator di akuarium. Selain mudah dalam memeliharanya, jenis-jenis ikan di atas juga memiliki warna dan bentuk yang sangat menarik.

  • Bagikan