Berbagai Jenis Limbah yang Sering Digunakan Sebagai Pakan Alternatif untuk Ikan

  • Bagikan
Pemberian pakan alternatif pada ikan budidaya

Mediatani – Pernahkah Sobat Mediatani mendengar tentang pemanfaatan limbah sebagai pakan ikan? Zaman yang sudah semakin maju menjadikan banyak hal yang awalnya tak berguna menjadi sangat berguna. Contohnya, limbah yang diubah menjadi pakan ikan. Tentu ini membawa manfaat yang besar.

Sobat Mediatani akan mendapatkan informasi yang tepat melalui artikel ini, terkait limbah yang diubah menjadi pakan ikan. Apa saja jenis limbah yang bisa dimanfaatkan untuk pakan ikan ini? Perlu diketahui bahwa, umumnya hanya limbah organik yang bisa jadi pakan ikan.

Berbagai Jenis Pemanfaatan Limbah sebagai Pakan Ikan

Seperti yang sudah sedikit dijelaskan di atas, tidak semua jenis limbah bisa dijadikan pakan ikan. Secara umum hanya limbah organik lah yang punya manfaat baik untuk dijadikan pakan ikan. Apa saja jenis limbah organik tersebut? Simak beberapa jenisnya berikut ini:

1. Limbah Sayur

Jenis limbah pertama yang bisa dimanfaatkan sebagai pakan ikan adalah limbah sayur. Baik itu sayur yang sudah busuk maupun sayur yang hanya sisa-sisa makanan, semuanya bisa dimanfaatkan untuk pakan ikan.

Meskipun sudah menjadi limbah, namun limbah sayur ini terbukti masih memiliki kandungan karbohidrat, protein, bahkan lemak. Limbah sayur ini perlu mendapatkan proses fermentasi terlebih dahulu untuk dijadikan pakan ikan.

2. Limbah Ikan

Tak hanya limbah sayur, bahkan limbah ikan itu sendiri pun bisa diolah menjadi pakan ikan. Limbah ikan yang dimaksud tersebut adalah seperti tulang ikan, jeroan yang sudah dibuang, dan lain sebagainya. Limbah-limbah ini biasanya hanya dibuang tanpa diolah kembali.

Agar tidak menjadi sampah yang tak berguna, tulang dan jeroan ikan ini bisa dimanfaatkan untuk pakan ikan. Limbah ikan mengandung banyak zat dan lemak yang dibutuhkan untuk pertumbuhan ikan itu sendiri.

Pada suatu penelitian dikatakan bahwa jeroan ikan patin bisa jadi sumber lemak baik untuk ikan. Saat ikan diberi pakan dari limbah jeroan patin, maka hal tersebut akan membantu menambah bobot ikan tersebut.

Baca Juga :   Petani Rumput Laut di Nusa Penida Dihantui Hama dan Fluktuasi Harga

3. Limbah Tahu

Limbah tahu yang dimaksud adalah ampasnya. Ampas tahu sendiri terkenal dalam dijadikan pupuk kandang dan biogas. Namun selain itu ternyata ampas tahu ini sangat bermanfaat untuk dijadikan pakan ikan.

Sama halnya dengan limbah sayur, ampas tahu ini masih mengandung lemak, karbohidrat, dan protein yang cukup tinggi. Tak heran jika ampas tahu ini jadi bahan yang tepat untuk pakan ikan.

4. Kulit Buah Coklat

Selanjutnya ada kulit buah coklat. Bagi Sobat Mediatani yang sedang budidaya coklat, pastikan untuk tidak membuang kulit coklat karena bisa dijadikan pakan ikan. Selain buah coklatnya, kulit buah coklat ini ternyata juga punya kandungan nutrisi yang bagus.

Kulit buah coklat dikenal mengandung serat kasar, lemak, dan protein. Dengan kandungan ini, maka kulit buah coklat bisa jadi pakan ikan terbaik, terutama untuk menaikkan bobot ikan tersebut. Untuk penggunaannya, kulit buah coklat harus difermentasi terlebih dulu.

5. Kulit Buah Pisang

Tidak hanya kulit buah coklat, kulit buah pisang juga bisa jadi bahan pemanfaatan limbah sebagai pakan ikan. Jenis kulit buah pisang yang tepat dijadikan pakan ikan adalah kulit pisang raja. Ada serat dan protein dengan kadar yang cukup dalam kulit pisang raja ini.

Dua kandungan kulit pisang raja tersebut bisa difermentasi terlebih dahulu untuk mendapat hasil pakan ikan terbaik. Selain itu,i juga bisa menambahkan bahan Bacillus Subtilis dan Trichoderma Viride untuk turut difermentasi.

Dengan tambahan bahan fermentasi tersebut, protein pada kulit pisang raja akan semakin bertambah banyak. Setelah itu, kulit pisang siap dijadikan pakan ikan dengan nilai gizi yang baik.

6. Limbah Unggas

Unggas yang meninggal saat pemeliharaan tentu tak layak dikonsumsi. Namun agar tidak terkubur begitu saja, unggas yang sudah mati ini bisa dijadikan pakan ikan lho. Lebih tepatnya unggas yang digunakan adalah unggas jenis ayam.

Baca Juga :   Penuhi Kebutuhan Pakan Alami Ikan, KKP Dorong Budidaya Cacing Sutera

Mula-mula Sobat Mediatani bisa membakar ayam mati terlebih dulu agar bulunya hilang. Kemudian tinggal digantung saja pada kolam tempat pemeliharaan ikan. Perlu diketahui, pakan dari unggas mati ini hanya diberikan pada ikan yang merupakan karnivora.

7. Tepung Dari Biji Karet

Pemanfaatan limbah sebagai pakan ikan selanjutnya adalah tepung dari biji karet. Limbah Jen ini memiliki setidaknya 27% protein dan 32% lemak. Dengan kandungan tersebut, tepung biji karet sangat tepat dijadikan sebagai pakan ikan.

Namun perlu diingat, penggunaan untuk pakan ikan tidak bisa secara langsung menggunakan bahan ini tanpa adanya proses awal. Tepung biji karet perlu direndam terlebih dulu sekurang-kurangnya 24 jam. Cukup direndam dengan air biasa atau direbus langsung dengan air panas.

Mengapa harus direndam dulu? Tepung biji karet memiliki kandungan asam sianida. Tentu ini tidak baik untuk ikan. Maka limbah ini harus dipastikan untuk terbebas dari asam sianida terlebih dulu, baru kemudian menjadikannya sebagai pakan ikan.

8. Tepung dari Daun Ubi Kayu

Jenis limbah ini bisa menggunakan daun ubi singkong. Sama halnya dengan tepung biji karet, tepung dari daun ubi kayu ini juga memiliki kandungan lemak dan protein yang sangat bagus untuk pertumbuhan ikan.

Sebelum menjadikannya sebagai pakan, daun singkong terlebih dulu harus direndam dengan air biasa selama 6 jam. Kemudian direndam lagi menggunakan air panas selama 3 menit. Baru kemudian bahan limbah ini dikeringkan dan bisa dijadikan pakan ikan.

**

Berbagai pemanfaatan limbah sebagai pakan ikan di atas, bisa menjadi referensi untuk Sobat Mediatani yang sedang membudidayakan ikan. Memberi makan ikan pun jadi bisa lebih hemat dengan memanfaatkan limbah organik di lingkungan sekitar.

  • Bagikan