Berhasil Wujudkan Program Ketahanan Pangan, TNI AL Kulonprogo Panen Sayuran dan Ketela Pohon

Busrah Ardan - Mediatani.co
  • Bagikan
TNI dan jajaran Panen sayuran dan ketela pohon/via Korem 072-tniad.mil.id/IST

Mediatani – Jajaran TNI Angkatan Laut berhasil melaksanakan program ketahanan pangan sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo.

Mereka mengembangkan berbagai jenis tanaman sayuran dan ketela pohon di lahan marginal yang ada di sekitar Pos Pengamatan Congot yang ada di Karangwuni Wates, Kulonprogo.

Sebagaimana dikutip, Sabtu (10/4/2021) dari situs iNews.id, Danlanal Yogyakarta Kolonel Laut Damayanti mengatakan, pihaknya terus melakukan program ketahanan pangan.

Salah satunya diwujudkan dengan menanam aneka jenis sayuran dan ketela pohon di lahan sekitar Posmat Congot.

“Ini adalah bagian dari program ketahanan pangan yang dilakukan oleh TNI Angkatan laut,” kata Damayanti di sela-sela panen sayuran dan ketela pohon, di Kulonprogo, Jumat (8/4/2021).

Program ini, lanjut dia, merupakan salah satu upaya dalam mendukung ketahanan pangan di masyarakat.

Selama masa pandemi Covid-19, mereka juga melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam mencegah penularan yang terus dilakukan secara masif sampai saat ini.

“Kami juga membudidayakan ikan lele dan kami telah menebar benih di 20 kolam milik warga binaan,” katanya.

Sementara itu, Perwira Staf Potmar (Paspotmar) Lanal Yogyakarta Mayor Laut Herlin Hestiowati, mengutip dari situs yang sama, mengatakan bahwa budidya pertanian di sekitar Pos Pengamatan Congot akan terus dilanjutkan.

Baca Juga :   Belenggu Impor Gandum

Bila perlu akan ditingkatkan agar bisa dinikmati keluarga besar TNI AL dan juga masyarakat.

“Penanaman ketela dan sayuran merupakan kelanjutan dari program ketahanan pangan TNI AL yang telah dilaksanakan oleh Staf Potmar Lanal Yogyakarta,” katanya.

Budidaya pertanian di sekitar Posmat dengan menanam 30.000 bibit ketela pohon dengan sistem tumpang sari dengan cabai, tomat, terong serta melon.

Sebelumnya, mediatani.co juga menayangkan inspiratif dari anggota Babinsa Koramil 19/Pekalongan Utara, Kodim 0710 Pekalongan yang patut menjadi contoh dan menginspirasi kita semua.

Pasalnya, pria bernama lengkap Serka Eko Winaryo ini begitu produktif dalam bekerja dan berwirausaha.

Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, Serka Eko sebagai seorang Babinsa telah berhasil dan sukses beternak kelinci hias yang dia beri nama New Zealand.

Dengan segala keterbatasan dan kesulitan, usaha Serka Eko mampu memiliki 90 ekor kelinci dewasa dan 26 ekor anakan kelinci hias yang diternakkan di kandang berukuran kurang lebih 6 meter x 8 meter.

Lokasi peternakannya berada di Gang Widoro Kelurahan Kandang Panjang, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jawa Tengah.

Saat ditemui di kandang ternaknya, Serka Eko mengatakan, dirinya mulai beternak kelinci sudah sekitar 1 tahun yang lalu saat pandemi Covid-19 baru mulai masuk ke Indonesia.

Baca Juga :   Doyan Makan Kacang Mete? Waspadai Efek Sampingnya

Meski dengan berbekal pengalaman dari teman peternak, dia ternyata mampu ikut mencoba hingga sukses seperti sekarang ini.

“Awalnya ternak sapi tapi gagal, akhirnya saya memilih ternak kelinci ini karena perawatan lebih mudah dan tidak menyita waktu saya dalam berdinas,” kata Serka Eko, Rabu (7/4/2021), melansir, Jumat (9/4/2021) dari situs iNews.id.

Ia menuturkan bahwa untuk penjualan kelincinya, dia menggunakan sarana media sosial dan juga dipasarkan di pasar-pasar di wilayah Kota Pekalongan, Pemalang dan Batang.

Harga yang dipatok pun bervariasi tergantung dari umur kelinci tersebut.

“Yang paling murah yaitu kelinci umur 1,5 bulan dengan harga Rp70.000 . Sedangkan paling mahal bisa mencapai Rp500.000  per ekornya,” jelas dia.

Dengan usaha sampingan yang saat ini ditekuninya tersebut, dia mengaku bisa mendapatkan tambahan uang belanja per bulan berkisar Rp3-4 juta rupiah tergantung dari banyak sedikitnya hasil dari anakan yang keluar.

“Alhamdulilah, untuk omset penjualan antara 3 sampai 4 juta rupiah per bulan. Jelas ini sangat membantu perekonomian keluarga saya,” ujarnya.

Menurutnya, untuk menuju kesuksesan dalam dunia usaha apa pun itu memang dibutuhkan inovasi, kreativitas, keuletan serta ketekunan. (*)

  • Bagikan