Catat! Ini Hal Penting yang Harus Diperhatikan dalam Merawat Aglonema

  • Bagikan

Mediatani – Mungkin masih banyak orang yang sudah lama merawat tanaman aglonema namun mengaku belum merasakan manfaat memelihara tanaman ini.

Padahal, agar manfaat memelihara aglonema ini bisa dirasakan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan khususnya cara yang tepat dalam perawatannya.

Perawatan yang benar itu dapat dilakukan jika mengetahui faktor yang dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman. Karena itu, agar tidak salah dalam merawat aglonema, berikut beberapa faktor yang memengaruhi pertumbuhan aglonema dan cara merawatnya.

Perhatikan Kondisi tanah

Melansir dari thespruce, kondisi tanah menjadi faktor pertama yang harus diperhatikan dalam merawat aglonema. Tanaman ini menyukai tanah yang sedikit lembab, kaya nitrogen, gembur, dan tidak padat.

Kamu bisa menggunakan media tanam dengan campuran gambut dan perlit yang bisa didapatkan di beberapa toko tani atau membelinya secara online.

Selain itu, tanah yang baik untuk aglonema adalah tanah dengan tingkat asam yang ringan, yaitu sekitar pH 5,6-6,5.

Asupan Cahaya

Salah satu hal yang disukai pekebun dari aglonema adalah karena tanaman ini dapat beradaptasi di ruangan yang rendah cahaya. Sehingga, kamu dapat menggunakannya sebagai dekorasi ruangan indoor.

Walaupun menyukai paparan sinar matahari yang secara tidak langsung, penempatan aglonema di dalam ruangan juga perlu diperhatikan. Jangan sampai tanaman aglonema di dalam ruangan justru mendapat cahaya yang terlalu terang.

Baca Juga :   Puluhan Ikan Mati Akibat Kali Kebo Tercemar Limbah Kotoran Sapi

Kelembapan Udara

Aglonema dapat tumbuh dengan baik di lingkungan yang hangat, lembap, dan cerah. Tanaman ini tidak menyukai angin dingin atau suhu di bawah 18 derajat celcius.

Kebutuhan Air

Salah satu kelebihan Aglonema yaitu mampu bertahan dalam kondisi air yang minim. Namun, bukan berarti kamu dapat membiarkannya berada dalam kondisi yang benar-benar kering untuk waktu yang lama. Oleh karena itu, jangan biarkan tanah mengering lebih dari 25-30 persen.

Agar kadar airnya tetap terjaga, kamu dapat menyemprotkan air pada tanaman sesekali untuk menaikkan tingkat kelembapannya.

Pemupukan

Pupuk yang dapat kamu gunakan untuk merawat Aglonema adalah jenis pupuk cair. Kamu bisa menyemprotkannya sekali dalam sebulan saat musim kemarau.

Baca Juga :   Jangan Biarkan Tanaman Hiasmu Kotor, Begini Cara Mudah Membersihkannya

Namun, saat peralihan musim penghujan, kamu bisa mengurangi dosisnya menjadi sekali dalam beberapa bulan dan tidak melakukan pemupukan saat musim hujan tiba.

Repotting

Repotting merupakan tindakan mengganti pot tanaman sesuai dengan ukuran tanaman. Hal ini dilakukan agar tanaman dapat tumbuh lebih besar dan menyediakan wadah yang cukup untuk pertumbuhan akar.

Repotting biasanya dilakukan setiap 2-3 tahun sekali sesuai dengan kebutuhan.

Pemangkasan dan Penanaman Bibit Baru

Jika terdapat daun yang layu atau mengering, kamu dapat memangkasnya dari batang dedaunan hingga ke pangkal tanaman. Ingatlah untuk memangkas bagian yang layu saja dan membiarkan tumbuh bagian tanaman yang masih sehat.

Sedangkan saat tunas baru muncul, kamu dapat membiarkannya hingga memiliki sekitar 3-4 daun lalu pindahkan ke pot yang baru. Hal ini bertujuan agar tunas baru dapat tumbuh dengan optimal tanpa mengganggu tanaman induknya.

***

Itulah beberapa hal yang patut diperhatikan saat memelihara si cantik Aglonema, selamat mencoba!

Banner Iklan @a2tani.id
  • Bagikan
Banner Iklan Mediatani
Banner Iklan Mediatani